Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Review Honda CUV e: Motor Listrik Rp59 Jutaan dengan Fitur Canggih, Tapi Benarkah Layak Dibeli? Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Maylanni Diana Fitri • Rabu, 10 Juni 2026 | 20:33 WIB
Review Honda CUV e terbaru: fitur canggih, rasa berkendara natural, tapi harga Rp59 jutaan dan bagasi minim. (Pinterest)
Review Honda CUV e terbaru: fitur canggih, rasa berkendara natural, tapi harga Rp59 jutaan dan bagasi minim. (Pinterest)

Radar Tulungagung - Honda CUV e menjadi salah satu motor listrik yang paling menyita perhatian sejak diperkenalkan oleh PT Astra Honda Motor (AHM). Tak hanya karena membawa nama besar Honda, tetapi juga karena harganya yang menyentuh Rp54 juta hingga Rp59 jutaan. Lantas, apakah Honda CUV e benar-benar sebanding dengan harga yang ditawarkan?

Dari impresi pertama, Honda CUV e langsung menampilkan kesan premium. Motor listrik ini dibekali panel instrumen TFT full color 7 inci yang tampil modern dan informatif. Seluruh informasi berkendara tersaji lengkap, mulai dari jarak tempuh, trip meter, indikator tenaga, hingga mode berkendara.

Keunggulan utama Honda CUV e terletak pada integrasi fitur Honda RoadSync Duo. Jika pada beberapa model lain hanya menampilkan navigasi turn-by-turn, kali ini pengendara dapat melihat peta secara utuh layaknya Google Maps. Pengguna bahkan dapat melakukan zoom in dan zoom out, mencari lokasi battery swap station, hingga mengetahui estimasi sisa baterai saat tiba di tujuan.

Baca Juga: Review Polytron Fox 500: Top Speed 130 Km/Jam dan Jarak Tempuh 130 Km, Tapi Radius Putarnya Jadi Sorotan

Speedometer Modern dan Fitur Melimpah

Layar TFT Honda CUV e juga mendukung konektivitas smartphone. Pengguna dapat menerima atau menolak panggilan telepon, mengontrol musik, hingga mengatur berbagai pengaturan kendaraan langsung dari panel instrumen.

Tampilan animasinya pun tergolong detail. Status standar samping, bagasi terbuka, hingga indikator lainnya ditampilkan secara visual. Bahkan seluruh panduan penggunaan fitur tersedia di layar sehingga memudahkan pengguna baru.

Fitur menarik lainnya adalah mode mundur otomatis. Pengendara hanya perlu menekan tombol starter beberapa detik lalu mengaktifkan tombol tertentu pada panel kiri tanpa perlu memutar gas.

Impresi Berkendara Mirip Motor Bensin

Saat diuji di lintasan test ride AHM, Honda CUV e menawarkan sensasi berkendara yang natural. Posisi duduk terasa nyaman meskipun jok tergolong cukup lebar, terutama bagi pengendara dengan tinggi sekitar 164 cm.

Karakter setang yang tidak terlalu lebar membuat motor ini lincah saat bermanuver di area sempit. Wheelbase yang tidak terlalu panjang juga membantu kelincahan saat berpindah jalur.

Namun, ada catatan pada sektor suspensi. Setting suspensi terasa cukup keras sehingga bantingan saat melewati jalan bergelombang masih terasa. Di sisi lain, karakter tersebut justru memberikan pengendalian yang stabil ketika diajak bermanuver.

Soal performa, Honda CUV e dibekali tenaga sekitar 6 kW atau setara 8 PS dengan torsi mencapai 22 Nm. Akselerasinya responsif dan disebut sangat mirip motor bensin. Bukaan gas halus di putaran bawah tetapi tetap sigap saat dibutuhkan.

Kecepatan puncaknya diklaim mencapai 83 km/jam, meski dalam pengujian singkat hanya sempat menyentuh sekitar 70 km/jam akibat keterbatasan lintasan.

Baca Juga: First Ride Polytron Fox 500: Motor Listrik Rasa XMAX, Tenaganya Bikin Kaget tapi Ada Kekurangan yang Mengganggu

Bagasi Jadi Kelemahan

Salah satu kekurangan terbesar Honda CUV e ada pada kapasitas bagasinya. Kehadiran dua baterai Honda Mobile Power Pack membuat ruang penyimpanan di bawah jok menjadi sangat terbatas.

Pengguna praktis hanya bisa menyimpan jas hujan atau barang kecil. Helm full face maupun sepatu sulit dimasukkan karena ruang bagasi terpotong dudukan baterai.

Honda CUV e menggunakan dua baterai berkapasitas total 2,8 kWh. Jarak tempuh yang diklaim mencapai 80 kilometer, namun indikator kendaraan menunjukkan estimasi sekitar 75 kilometer saat baterai terisi penuh.

Harga Premium, Kualitas Premium

Honda memasarkan CUV e standar dengan harga Rp54 jutaan on the road Jakarta. Sementara varian Honda RoadSync Duo dibanderol sekitar Rp59 jutaan.

Harga tersebut memang jauh lebih mahal dibanding banyak motor listrik lain di Indonesia. Namun Honda menawarkan kualitas perakitan yang solid, material bodi yang kokoh, fitur berlimpah, serta pengalaman berkendara yang mendekati motor bensin.

Bagi konsumen yang mengutamakan kualitas, teknologi, dan kenyamanan berkendara, Honda CUV e bisa menjadi pilihan menarik. Namun bagi yang mencari motor listrik dengan jarak tempuh lebih jauh dan harga lebih terjangkau, masih banyak alternatif lain yang patut dipertimbangkan.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#motor listrik Honda #Honda CUV e #Review Honda CUV e #Honda RoadSync Duo #Harga Honda CUV e