Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Jangan Beli Honda EM1 e? Honda Icon e Rp28 Juta Dinilai Lebih Worth It, Handling Lebih Natural dan Cocok untuk Harian

Dyah Wulandari • Rabu, 10 Juni 2026 | 22:31 WIB
Honda Icon e Rp28 juta disebut lebih worth it dari EM1 e berkat handling natural, pengendalian nyaman, dan cocok untuk harian.
(Twitter)
Honda Icon e Rp28 juta disebut lebih worth it dari EM1 e berkat handling natural, pengendalian nyaman, dan cocok untuk harian. (Twitter)

JAKARTA – Honda Icon e mulai mendapat banyak perhatian setelah sejumlah penguji otomotif membandingkannya langsung dengan Honda EM1 e. Motor listrik yang dibanderol sekitar Rp28 juta ini bahkan disebut lebih layak dipilih dibandingkan saudaranya sendiri karena menawarkan pengendalian yang lebih natural dan sesuai kebutuhan mobilitas perkotaan.

Dengan harga yang sudah termasuk baterai dan charger, Honda Icon e hadir sebagai salah satu motor listrik Honda paling terjangkau di Indonesia. Tak sedikit pengamat otomotif yang menilai model ini lebih menarik dibandingkan EM1 e karena karakter berkendaranya terasa lebih mirip motor bensin konvensional.

Dalam pengujian di berbagai kondisi jalan, Honda Icon e menunjukkan karakter yang lincah dan mudah dikendalikan. Posisi berkendaranya memang mirip dengan EM1 e karena baterai ditempatkan di bawah dek kaki. Namun bagi pengendara dengan tinggi badan sekitar 164 cm, posisi duduk masih tergolong nyaman dan tidak terlalu membuat kaki tertekuk.

Baca Juga: Honda CUV e Viral Usai Dijual Rp1 Juta, Simak Spesifikasi Lengkap Motor Listrik Honda yang Kini Dibanderol Rp50 Jutaan

Handling Jadi Keunggulan Utama

Salah satu aspek yang paling menonjol dari Honda Icon e adalah handling atau pengendaliannya. Motor ini mampu bermanuver dengan mudah saat digunakan di jalan perkotaan yang padat.

Ketika diajak berpindah jalur atau melewati tikungan tajam, motor tetap terasa ringan dan stabil. Karakter tersebut membuat Honda Icon e cocok digunakan sebagai kendaraan harian, terutama untuk menghadapi kemacetan di kota-kota besar.

Baca Juga: BGN Perketat Pengawasan, Sebanyak 18 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tulungagung Kena Sanksi Suspend

Meski wheelbase atau jarak sumbu rodanya relatif pendek, kestabilan motor masih terjaga dengan baik. Namun pengendara tetap tidak disarankan melakukan manuver agresif atau menikung dengan kecepatan tinggi karena karakter bodinya yang cukup ringan.

Performa Cukup untuk Mobilitas Dalam Kota

Honda Icon e dibekali motor listrik dengan tenaga sekitar 2,4 PS dan torsi puncak mencapai 85 Nm. Di atas kertas, angka torsinya terlihat besar, tetapi karakter tenaga yang disalurkan dibuat halus dan tidak mengagetkan.

Baca Juga: Perjalanan Hidup Soekarno: Dari Kusno Sosrodihardjo hingga Menjadi Presiden Pertama RI, Penuh Perjuangan dan Kontroversi

Justru hal inilah yang menjadi nilai lebih dibandingkan banyak motor listrik murah di pasaran. Bukaan gas Honda Icon e terasa lebih linear sehingga mudah dikontrol oleh pengendara pemula maupun pengguna yang baru beralih dari motor bensin.

Saat digunakan dalam lalu lintas perkotaan, akselerasinya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Motor juga tetap nyaman digunakan saat melakukan manuver kecil di sela-sela kendaraan lain.

Meski demikian, performa mulai terasa terbatas ketika kecepatan melewati 40 km per jam. Karakter tersebut menunjukkan bahwa Honda memang merancang Icon e sebagai kendaraan komuter perkotaan, bukan untuk perjalanan jarak jauh atau kecepatan tinggi.

Baca Juga: Strategi Soekarno Pertahankan Kemerdekaan Indonesia: Pilih Diplomasi daripada Perang, Hadapi Belanda hingga Pemberontakan PKI dan DI/TII

Pengendalian Disebut Lebih Natural

Salah satu alasan mengapa Honda Icon e dianggap lebih menarik dibandingkan EM1 e adalah sensasi berkendaranya yang lebih natural.

Respons gas, pengereman, hingga perpindahan tenaga terasa lebih menyerupai motor skutik berbahan bakar bensin. Karakter ini dinilai menjadi keunggulan dibandingkan sejumlah motor listrik murah yang sering kali memiliki respons gas terlalu agresif atau pengereman yang kurang nyaman.

Baca Juga: Honda Icon e: Motor Listrik Termurah Honda Rp28 Juta, Punya Bagasi 26 Liter dan Jarak Tempuh 53 Km

Pengereman Honda Icon e juga mendapat apresiasi karena terasa empuk dan mudah dikendalikan. Meski masih menggunakan rem tromol di belakang dan belum dilengkapi ABS, sistem pengeremannya dinilai cukup aman untuk penggunaan sehari-hari.

Harga Sudah Termasuk Baterai dan Charger

Keunggulan lain yang ditawarkan Honda Icon e adalah paket pembelian yang sudah lengkap. Dengan harga sekitar Rp28 juta, konsumen tidak perlu membeli baterai maupun charger secara terpisah.

Baca Juga: Honda Icon e Resmi Dijual Rp28 Juta, Motor Listrik Bergaya Honda BeAT Ini Punya Bagasi Besar dan Baterai Bisa Dilepas

Selain itu, motor ini juga menggunakan rangka yang berbeda dari rangka eSAF sehingga memberikan rasa percaya diri lebih bagi sebagian konsumen yang memperhatikan aspek kekuatan konstruksi kendaraan.

Dengan kombinasi harga kompetitif, pengendalian yang natural, serta dukungan jaringan purna jual Honda yang luas, Honda Icon e berpotensi menjadi salah satu pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik untuk kebutuhan harian.

Bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan berkendara di perkotaan, Honda Icon e dinilai menawarkan paket yang lebih seimbang dibandingkan banyak motor listrik lain di kelas harga yang sama.

Baca Juga: Honda Icon e Layak Dibeli? Motor Listrik Rp28 Juta Ini Punya Bagasi Luas, Irit untuk Harian, Tapi Ada Kekurangannya Berita:

Editor : Dyah Wulandari
#motor listrik Honda #Honda Icon E #harga Honda Icon E #Review Honda Icon e #Honda EM1 e