JAKARTA - Gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 resmi dibuka dengan kejutan luar biasa dari berbagai produsen otomotif global. Sebagai salah satu pagelaran otomotif terbesar di awal tahun, pameran kali ini menjadi saksi lahirnya persaingan sengit antarmerek, terutama dengan membanjirnya produsen asal China. Banyak banget mobil baru paling ditunggu diluncurkan di sini, mulai dari kendaraan listrik kompak hingga SUV bergaya off-road yang futuristis. Geliat pasar otomotif tanah air dipastikan bakal semakin memanas dengan hadirnya lini produk mutakhir tersebut.
Memasuki area Hall B, pengunjung langsung disuguhi pemandangan menarik dari booth grup Indomobil yang menyatukan merek Nissan, Citroen, Maxus, hingga Jeep. Meski Nissan terpantau tidak membawa banyak perombakan besar selain Navara Pro X, pabrikan lain seperti Ford sukses mencuri perhatian lewat pajangan gagah Ranger Raptor, Mustang, serta Focus Titanium. Persaingan semakin ketat saat bergeser ke booth DFSK dan Changan yang memamerkan model andalan mereka seperti Deepal S07 dan Lumin, sebuah mobil listrik berukuran ringkas yang sangat efisien untuk mobilitas perkotaan.
Tidak kalah agresif, Wuling Motors kembali menggebrak pasar dengan memperkenalkan lini mobil baru paling ditunggu mereka yang dinamai Wuling Axiom. Menariknya, SUV bongsor berkapasitas tujuh penumpang ini hadir langsung dalam dua varian ramah lingkungan, yakni plug-in hybrid (PSUV) dan baterai murni (EV). Desain eksteriornya tampil menawan dengan opsi warna two-tone biru beratap putih. Pihak pabrikan mengklaim varian EV mampu menempuh jarak hingga 507 kilometer (CLTC cycle), sedangkan varian PSUV yang memadukan mesin bensin dan baterai sanggup menjelajah hingga jarak fantastis 1.000 kilometer. Kehadiran Axiom diprediksi akan menjadi standar baru bagi kendaraan keluarga yang super irit.
Ekspansi Masif Sub-brand China dan Kejutan Pabrikan Korea
Tepat di sebelah booth Wuling, Chery juga unjuk gigi dengan menyembunyikan produk rahasia mereka di balik selubung misterius. Produk tersebut diduga kuat adalah Chery Omoda C5 Super Hybrid. Selain itu, Chery juga memajang model tangguh double cabin Chery J6 serta varian Phantom Edition untuk tipe G6. Strategi Chery di Indonesia kini semakin matang seiring keputusan mereka untuk memisahkan beberapa model utama menjadi sub-brand independen yang berdiri sendiri demi menjangkau pasar yang lebih spesifik.
Lompat ke pabrikan asal Korea Selatan, Kia yang kini dipegang langsung oleh Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) tampil jauh lebih premium dan memikat. Kia sukses memamerkan Seltos Concept yang dibawa langsung dari negeri asalnya, didampingi oleh Kia Sonet terbaru yang terlihat semakin estetis dan maskulin. Namun, magnet utama di booth Kia adalah kehadiran mobil listrik konsep PV5. Dengan siluet bodi mengotak yang mengingatkan publik pada legenda VW Kombi klasik, kendaraan komersial masa depan ini sudah mulai mengaspal di jalanan Korea dan siap menyasar segmen premium Indonesia bersama sang kakak, EV9 dan Carnival Hybrid.
Evitara hingga Fenomena Viral Tank dan iCar V23
Beralih ke booth Suzuki, produsen asal Jepang ini mencoba mendongkrak popularitasnya dengan menggabungkan lini roda dua seperti Burgman Street bersama kendaraan roda empatnya. Fokus utama pengunjung tertuju pada Suzuki Evitara, mobil listrik perkotaan berbasis konsep tahun lalu yang kini sudah siap diproduksi massal dengan estimasi harga di kisaran Rp700 jutaan. Guna memperkuat penetrasi pasarnya, Suzuki turut memajang Suzuki eX, sebuah kei-car otentik khas Jepang yang sangat lega, serta program promo spesial untuk Jimny 5-Door. Di sisi lain, MG Motor Indonesia tidak mau ketinggalan mengenalkan MG 5 EV yang fungsional lengkap dengan fitur Vehicle-to-Load (V2L) untuk kebutuhan rekreasi luar ruangan.
Panggung utama IIMS 2026 tampaknya benar-benar bergeser ke area luar ruangan, tempat di mana Chery resmi meluncurkan sub-brand khusus off-road listrik mereka, iCar. Jika tahun lalu ruang pameran didominasi oleh riuh rendah pencinta Suzuki Jimny, tahun ini iCar V23 sukses merebut takhta sebagai pusat perhatian utama. Mobil listrik ini tampil sangat gagah dengan ground clearance tinggi, ruang kabin senyap, serta akomodasi baris kedua yang sangat lapang untuk penumpang bertinggi badan 175 cm. Uniknya, area bodi belakang yang menyerupai tempat ban cadangan ternyata berfungsi sebagai ruang penyimpanan logistik tambahan. Dengan kontrol AC yang masih mempertahankan tombol manual, iCar V23 serta varian modifikasinya, Neo Armor, sukses memicu rasa penasaran konsumen setanah air yang berharap harganya ramah di kantong.
Editor : Vicky Permana Saputra