RADAR TULUNGAGUNG – Kehadiran JAC Tracker T9 EV menjadi salah satu sorotan utama dalam ajang Indomobil EV Expo 2026 yang berlangsung di Senayan City, Jakarta. Kendaraan ini menarik perhatian karena diklaim sebagai double cabin listrik pertama di Indonesia yang dirancang khusus untuk kebutuhan bisnis, logistik, perkebunan, hingga pertambangan.
Dalam sesi talkshow yang digelar bersama Radio Elshinta di panggung utama Indomobil EV Expo 2026, perwakilan Indomobil JAC Motors memaparkan berbagai keunggulan kendaraan listrik niaga tersebut. JAC Motors melihat peluang besar di Indonesia seiring meningkatnya kebutuhan kendaraan operasional yang efisien, ramah lingkungan, dan mampu menghadapi berbagai kondisi medan.
Marketing Head Indomobil JAC Motors, Fransiska Sonia Rikianto, menjelaskan bahwa JAC Motors berbeda dengan sebagian besar merek kendaraan listrik lain yang fokus pada mobil penumpang. Perusahaan ini lebih menyasar sektor kendaraan niaga dan kebutuhan bisnis.
"Target market kami adalah pemilik usaha dari berbagai sektor seperti pertambangan, perkebunan, FMCG, logistik, hingga perusahaan yang membutuhkan kendaraan operasional untuk menunjang aktivitas bisnis sehari-hari," ujarnya.
JAC Motors Kuasai Pasar Kendaraan Niaga di China
Menurut Sonia, JAC Motors merupakan salah satu merek kendaraan niaga terbesar di China. Produk-produknya banyak digunakan sebagai armada komersial, terutama di segmen truk ringan dan kendaraan pengangkut barang.
Pengalaman panjang di pasar China menjadi modal bagi perusahaan untuk mengembangkan bisnis di Indonesia. JAC Motors optimistis kendaraan listrik niaga akan semakin dibutuhkan seiring meningkatnya kesadaran terhadap efisiensi operasional dan pengurangan emisi karbon.
"Kami berharap JAC Motors bisa berkembang di Indonesia seperti di China, terutama di sektor kendaraan komersial," katanya.
Tracker T9 EV Dirancang untuk Medan Berat
Salah satu alasan hadirnya JAC Tracker T9 EV adalah untuk menjawab kebutuhan industri di Indonesia yang memiliki kondisi jalan beragam. Kendaraan ini dikembangkan agar tetap mampu beroperasi di jalan raya maupun medan berat seperti area tambang dan perkebunan.
JAC bahkan mengusung slogan "Libas Semua Medan" untuk Tracker T9 EV. Kendaraan tersebut diklaim mampu melintasi jalan berlumpur, kawasan perkebunan kelapa sawit, hingga area pertambangan dengan kondisi ekstrem.
"Kendaraan ini bisa digunakan di berbagai situasi, baik on-road maupun off-road. Kami ingin menghadirkan solusi kendaraan listrik yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri di Indonesia," ujar Sonia.
Mampu Angkut Beban Hampir 1 Ton
Technical and After Sales Head Indomobil JAC Motors, Edo Dwi Putro, menjelaskan bahwa Tracker T9 EV memiliki kemampuan angkut yang cukup besar untuk kelas double cabin listrik.
Menurutnya, kendaraan ini mampu membawa penumpang sekaligus muatan di bak belakang dengan total beban hingga 900 kilogram. Selain itu, kendaraan juga dapat menarik trailer atau beban tambahan hingga 2 ton.
"Kapasitas angkutnya mencapai 900 kilogram dan kemampuan towing hingga 2.000 kilogram. Jadi sangat cocok untuk kebutuhan operasional bisnis maupun aktivitas lapangan," jelas Edo.
Tak hanya itu, Tracker T9 EV juga memiliki ground clearance setinggi 20,5 sentimeter yang membuatnya lebih siap menghadapi jalur tidak rata dan medan berat.
Dilengkapi Fitur V2L untuk Aktivitas Outdoor
Salah satu fitur menarik yang ditawarkan Tracker T9 EV adalah Vehicle to Load (V2L). Teknologi ini memungkinkan kendaraan berfungsi sebagai sumber listrik portabel untuk berbagai perangkat elektronik.
Melalui fitur tersebut, pengguna dapat menghubungkan laptop, ponsel, microwave, hingga kulkas portable langsung ke kendaraan. Kemampuan ini dinilai sangat berguna bagi pekerja lapangan maupun pecinta aktivitas luar ruang seperti camping dan perjalanan jarak jauh.
"Tracker T9 EV bisa menjadi sumber daya untuk berbagai kebutuhan listrik. Jadi bukan hanya kendaraan operasional, tetapi juga mendukung aktivitas outdoor," kata Edo.
JAC Hadirkan Tiga Kendaraan Listrik Niaga
Selain Tracker T9 EV, JAC Motors juga membawa dua produk kendaraan listrik niaga lainnya ke Indonesia, yakni Metro Mover N35 EV dan Urban Mover N90 EV.
Metro Mover N35 EV ditujukan untuk sektor logistik dalam kota dan distribusi barang antarwilayah. Sementara Urban Mover N90 EV menyasar kebutuhan transportasi barang antar kota dan antar provinsi dengan kapasitas lebih besar.
Melalui lini produk tersebut, JAC Motors ingin memperkuat ekosistem kendaraan listrik komersial di Indonesia dan menawarkan alternatif kendaraan operasional yang lebih efisien serta ramah lingkungan.
Editor : Gita Dwi Nuraini