Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Polytron Fox 350 Dimodifikasi Jadi Lebih Buas, Pakai Side Drive 5 kW dan Torsi Galak, Biaya Upgrade Cuma Rp 6 Jutaan

Gita Dwi Nuraini • Kamis, 18 Juni 2026 | 17:10 WIB
Polytron Fox 350 dimodifikasi jadi motor listrik 5 kW dengan side drive. Torsi makin buas, biaya upgrade hanya Rp 6 jutaan.(Gemini AI)
Polytron Fox 350 dimodifikasi jadi motor listrik 5 kW dengan side drive. Torsi makin buas, biaya upgrade hanya Rp 6 jutaan.(Gemini AI)

 

RADAR TULUNGAGUNG - Modifikasi motor listrik semakin berkembang di Indonesia. Salah satu yang menarik perhatian datang dari komunitas pengguna Polytron Fox 350 yang berhasil mengubah motor listrik tersebut menjadi lebih bertenaga dengan teknologi side drive dan tenaga mencapai 5 kW.

Motor modifikasi ini diperkenalkan dalam kanal YouTube Motolistrik.com. Pemilik motor, Bayu dari komunitas Polytron Fox Rider Indonesia (PFRI), menjelaskan bahwa perubahan terbesar dilakukan pada sistem penggerak belakang yang sebelumnya menggunakan motor hub bawaan pabrik.

Dengan ubahan tersebut, Polytron Fox 350 modifikasi diklaim memiliki torsi lebih besar dan performa yang jauh lebih baik saat menghadapi tanjakan maupun membawa penumpang.

Ganti Motor Hub Jadi Side Drive Alesa EX3000

Perubahan paling mencolok terdapat pada sektor penggerak. Bayu mengganti motor BLDC hub drive bawaan Polytron Fox 350 dengan sistem side drive menggunakan komponen dari Alesa EX3000.

Menurutnya, alasan utama pergantian tersebut adalah untuk mendapatkan torsi yang lebih besar.

"Yang dicari torsi, terutama kalau boncengan atau melewati tanjakan. Jadi lebih responsif dan tidak perlu khawatir kehilangan tenaga," ujarnya.

Tak hanya mengganti sistem penggerak, tenaga motor juga ditingkatkan dari 3 kW menjadi 5 kW. Dengan peningkatan tersebut, akselerasi motor menjadi lebih agresif dibanding versi standar.

Controller Diganti Agar Tenaga Maksimal

Peningkatan tenaga membuat controller bawaan tidak lagi digunakan. Bayu mengganti controller standar yang masih terkunci dengan controller IM100 milik Polytron Fox-R.

Controller tersebut kemudian di-remap agar mampu menyesuaikan karakter motor side drive yang digunakan.

Menariknya, meski menggunakan controller berbeda, seluruh fitur aplikasi bawaan Polytron masih dapat berfungsi normal. Pengguna tetap bisa memantau kondisi motor melalui smartphone seperti pada versi standar.

Proses pengerjaan controller dilakukan oleh bengkel spesialis motor listrik yang berpengalaman dalam melakukan konversi sistem penggerak.

Baca Juga: Tak Sekadar Ujian, Mahasiswa PGSD Universitas Bhinneka PGRI Tulungagung Tampilkan Karya dan Kreativitas

Kaki-Kaki Ikut Dirombak

Selain sektor mesin, sejumlah komponen kaki-kaki juga mendapat sentuhan modifikasi.

Shockbreaker depan menggunakan aftermarket KYB untuk Yamaha NMAX. Sementara bagian fork depan juga mengadopsi komponen milik skutik premium tersebut.

Pada sisi samping dipasang side bar atau crash bar yang berfungsi melindungi bodi saat motor terjatuh. Komponen ini juga memberikan pijakan tambahan bagi pengendara.

Sektor roda juga mengalami perubahan. Roda depan masih menggunakan velg 13 inci, sedangkan roda belakang memakai ukuran 12 inci sehingga tampilannya menyerupai Honda ADV 160 maupun Honda PCX 160.

Baca Juga: Dari Kegelisahan Pribadi, Ayu Kartika Putri Bangun Blog untuk Suarakan Isu Perempuan dan Keadilan Gender

Dilengkapi Water Cooling dan Charger Tanam

Untuk menjaga suhu tetap stabil saat tenaga meningkat menjadi 5 kW, motor ini dibekali sistem water cooling yang dipasang secara tersembunyi.

Selain itu, pemilik juga memasang charger tanam 25 ampere. Dengan fitur tersebut, proses pengisian daya menjadi lebih praktis karena cukup mencolokkan kabel ke SPKLU tanpa perlu membawa charger tambahan.

Ke depan, pemilik berencana menambahkan charger tipe CCS agar pengisian daya di stasiun pengisian kendaraan listrik umum bisa semakin mudah.

Selain itu, lampu tambahan juga masuk dalam daftar modifikasi berikutnya karena lampu standar dianggap masih kurang terang untuk perjalanan malam hari.

Baca Juga: Tak Sesuai Jurusan Kuliah, Dinda Rahma Raflesia Sukses Rintis Usaha Dekorasi dan Manfaatkan Platform Digital

Biaya Modifikasi Relatif Terjangkau

Meski tampil lebih bertenaga, biaya modifikasi yang dikeluarkan ternyata tidak terlalu mahal.

Motor side drive bekas Alesa EX3000 dibeli dengan harga sekitar Rp 3,5 juta. Sementara biaya fabrikasi, pengecatan, dan pemasangan berbagai komponen tambahan menghabiskan dana sekitar Rp 2,5 juta.

Total biaya yang diperlukan untuk mengubah Polytron Fox 350 menjadi motor listrik 5 kW hanya sekitar Rp 6 juta.

Hasil Test Ride Dinilai Memuaskan

Dalam sesi test ride, motor yang telah dimodifikasi tersebut menunjukkan performa yang jauh lebih responsif.

Akselerasi terasa lebih kuat, terutama saat digunakan menanjak. Bayu bahkan mengaku sempat menjajal motor ini di jalur menanjak Curug Cibeureum dan mampu melibas tanjakan hanya dengan mode D serta setengah bukaan gas.

Menariknya, selama perjalanan motor tetap stabil tanpa mengalami overheat maupun penurunan performa.

Dengan biaya modifikasi yang relatif terjangkau dan peningkatan performa signifikan, Polytron Fox 350 versi side drive ini menjadi bukti bahwa motor listrik lokal memiliki potensi besar untuk dikembangkan sesuai kebutuhan penggunanya.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#Modifikasi Polytron Fox 350 #Motor Listrik 5 kW #Side Drive Alesa EX3000 #Polytron Fox Rider Indonesia #polytron fox 350