Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Polytron Fox 350 Diuji untuk Ojol dan Harian, Jarak Tempuh Tembus 140 Km, Benarkah Lebih Baik dari Fox R?

Gita Dwi Nuraini • Kamis, 18 Juni 2026 | 17:15 WIB
Polytron Fox 350 diuji untuk harian dan ojol. Motor listrik ini mampu menempuh 140 km sekali cas dan lebih nyaman dari Fox R.(Gemini AI)
Polytron Fox 350 diuji untuk harian dan ojol. Motor listrik ini mampu menempuh 140 km sekali cas dan lebih nyaman dari Fox R.(Gemini AI)

 

RADAR TULUNGAGUNG - Motor listrik semakin dilirik masyarakat Indonesia sebagai solusi transportasi harian yang lebih hemat. Di tengah kondisi ekonomi yang menuntut efisiensi, kehadiran Polytron Fox 350 menjadi sorotan karena menawarkan harga terjangkau, fitur modern, dan jarak tempuh yang diklaim mampu menyaingi motor bensin untuk kebutuhan sehari-hari.

Menariknya, Polytron Fox 350 hadir menggantikan Polytron Fox R yang sebelumnya menjadi salah satu motor listrik terlaris di Indonesia. Sejak peluncuran Fox 350, Polytron resmi menghentikan penjualan Fox R dan fokus pada model terbaru tersebut.

Lantas, apakah Polytron Fox 350 benar-benar lebih baik dibanding pendahulunya?

Baca Juga: Tak Sekadar Ujian, Mahasiswa PGSD Universitas Bhinneka PGRI Tulungagung Tampilkan Karya dan Kreativitas

Posisi Duduk Lebih Nyaman Dibanding Fox R

Perubahan paling terasa terdapat pada sektor ergonomi. Jika Fox R banyak dikeluhkan karena posisi duduk yang terlalu tinggi dan membuat pengendara seperti jongkok, Fox 350 hadir dengan desain dek kaki yang lebih rendah.

Perubahan tersebut membuat posisi berkendara terasa lebih natural, terutama bagi pengendara dengan tinggi badan sekitar 170 cm ke atas.

Area dek yang lebih luas juga memberikan ruang kaki lebih lega sehingga nyaman digunakan untuk aktivitas harian maupun perjalanan jarak menengah.

Meski demikian, kenyamanan jok masih menjadi catatan. Busa jok memang terasa empuk saat pertama kali diduduki, namun untuk perjalanan jauh dinilai kurang menopang tubuh sehingga berpotensi menimbulkan rasa pegal.

Performa Lebih Responsif dengan Dua Mode Berkendara

Polytron Fox 350 menawarkan dua pilihan mode berkendara, yakni Drive (D) dan Sport (S).

Pada mode D, karakter akselerasi dibuat lebih halus dengan kecepatan maksimal sekitar 60 km/jam. Mode ini cocok digunakan untuk mobilitas perkotaan yang padat dan lebih hemat energi.

Sementara mode S memberikan respons gas yang lebih agresif dengan kecepatan puncak mencapai 90 km/jam.

Performa tersebut menjadi salah satu peningkatan yang cukup signifikan dibanding generasi sebelumnya, terutama bagi pengguna yang membutuhkan akselerasi lebih cepat saat berkendara di jalan raya.

Baca Juga: Dari Kegelisahan Pribadi, Ayu Kartika Putri Bangun Blog untuk Suarakan Isu Perempuan dan Keadilan Gender

Konsumsi Listrik Sangat Efisien

Salah satu keunggulan utama Polytron Fox 350 adalah efisiensi energinya.

Berdasarkan pengujian, konsumsi daya paling boros tercatat sekitar 33,8 Wh per kilometer dalam penggunaan campuran mode D dan S di area perkotaan.

Sedangkan dalam kondisi berkendara yang lebih santai dengan dominasi mode D dan memanfaatkan regenerative braking, konsumsi listrik mampu ditekan hingga 25 Wh per kilometer.

Dengan kapasitas baterai sebesar 3,7 kWh, angka tersebut memungkinkan motor menempuh jarak hingga 140 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.

Hasil ini bahkan melampaui klaim resmi Polytron yang menyebutkan jarak tempuh maksimal sekitar 130 kilometer.

Baca Juga: Tak Sesuai Jurusan Kuliah, Dinda Rahma Raflesia Sukses Rintis Usaha Dekorasi dan Manfaatkan Platform Digital

Tiga Fitur yang Paling Berguna

Polytron Fox 350 dibekali sejumlah fitur yang benar-benar terasa manfaatnya dalam penggunaan sehari-hari.

Fitur pertama adalah cruise control yang memungkinkan pengendara mempertahankan kecepatan tertentu tanpa harus terus memutar tuas gas.

Kemudian terdapat Hill Start Assist yang membantu saat berhenti di tanjakan sehingga motor tidak mudah mundur ketika hendak kembali berjalan.

Fitur ketiga adalah regenerative braking yang berfungsi mengubah energi deselerasi menjadi tambahan daya untuk baterai.

Meski belum memiliki pengaturan level maupun indikator khusus di panel instrumen, fitur ini tetap mampu membantu meningkatkan efisiensi penggunaan energi.

Bagasi Luas, Cocok untuk Kebutuhan Harian

Dari sisi kepraktisan, Polytron Fox 350 cukup unggul di kelasnya.

Bagasi bawah jok mampu menampung helm half face, jas hujan, hingga perlengkapan harian lainnya. Area dek depan yang lebih luas juga memudahkan pengguna membawa barang seperti galon air maupun belanjaan pasar.

Namun, ruang penyimpanan kecil di bagian depan masih menjadi kekurangan. Ukurannya dinilai terlalu sempit dan belum mampu menampung botol minum atau tumbler berukuran standar.

Meski demikian, tersedia port USB Type-C yang dapat dimanfaatkan untuk mengisi daya smartphone selama perjalanan.

Layak Jadi Pengganti Motor Bensin?

Dengan harga mulai sekitar Rp15 jutaan, jarak tempuh hingga 140 kilometer, serta fitur-fitur modern yang mendukung kenyamanan berkendara, Polytron Fox 350 menawarkan nilai yang menarik bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik.

Berbagai pembaruan yang dilakukan dibanding Fox R membuat motor ini terasa lebih nyaman, lebih efisien, dan lebih sesuai untuk kebutuhan mobilitas harian, termasuk bagi pekerja yang mengandalkan sepeda motor sebagai sumber penghasilan.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#polytron fox r #jarak tempuh 140 km #motor listrik indonesia #motor listrik Polytron #polytron fox 350