RADAR TULUNGAGUNG – ALVA One XP kembali menjadi perbincangan di kalangan pengguna motor listrik setelah seorang pemilik Volta 401 memutuskan menukar motornya dengan ALVA One keluaran 2022. Keputusan tersebut menarik perhatian karena Volta 401 yang ditukar merupakan unit yang sudah dimodifikasi dan memiliki jarak tempuh lebih jauh.
Dalam ulasan yang dibagikan melalui kanal YouTube pribadi, pemilik motor tersebut mengaku sudah mengincar ALVA One sejak pertama kali diluncurkan. Alasannya bukan semata soal performa, melainkan desain yang dinilai lebih mirip motor bensin konvensional.
"Desainnya memang dari awal yang saya suka. Stangnya terbuka, bodinya besar, dan tampilannya lebih seperti motor bensin pada umumnya," ungkapnya.
Meski demikian, ia menyadari bahwa perpindahan dari Volta 401 ke ALVA One XP sebenarnya bisa dianggap sebagai langkah mundur dari sisi spesifikasi tertentu, terutama terkait jarak tempuh.
Baca Juga: Harga BBM Non Subsidi Bisa Naik Lagi? Pemerintah Ungkap Faktor Penentu Harga Bahan Bakar
Desain Jadi Daya Tarik Utama
Secara tampilan, ALVA One XP memang menawarkan desain yang berbeda dibanding banyak motor listrik di kelasnya. Bodinya besar dengan posisi berkendara yang lebih natural sehingga memberikan sensasi seperti mengendarai skuter bensin.
Bagian depan terlihat kokoh dengan dimensi yang besar, sementara posisi stang terbuka memberikan kesan premium. Hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa ALVA One memiliki basis penggemar tersendiri di Indonesia.
Selain itu, motor listrik ini juga dibekali bagasi yang cukup luas. Pada unit yang diulas, pemilik bahkan melakukan modifikasi konfigurasi baterai sehingga ruang penyimpanan menjadi lebih fungsional.
Baca Juga: Harga BBM Non Subsidi Berpotensi Naik, Pemerintah Pastikan Pertalite dan Solar Tetap Aman
Motor 4 kW Jadi Nilai Plus
Salah satu keunggulan utama ALVA One XP terletak pada penggunaan motor listrik atau BLDC berdaya 4 kW. Angka tersebut tergolong besar untuk motor listrik harian dan menjanjikan performa yang mumpuni.
Namun, berdasarkan pengalaman pengguna, performa bawaan motor ini belum sepenuhnya memaksimalkan potensi yang dimiliki.
Ia menilai konsumsi daya ALVA One XP relatif lebih boros dibanding Volta 401 yang sebelumnya telah dimodifikasi. Dengan kapasitas baterai yang sama, jarak tempuh yang diperoleh tidak sejauh motor lamanya.
"Kalau di Volta dengan baterai 20 Ah bisa sekitar 60 kilometer, sedangkan di ALVA One hanya sekitar 40 kilometer," ujarnya.
Meski demikian, ia mengakui bahwa karakter tenaga yang dihasilkan ALVA One berbeda dan lebih cocok untuk kebutuhan tertentu.
Baca Juga: Ekonomi Indonesia 2026 Terancam? Rupiah Melemah hingga Daya Beli Masyarakat Mulai Tertekan
Baterai Jadi Perhatian Pengguna
Motor yang digunakan dalam ulasan tersebut merupakan ALVA One keluaran 2022 yang kini berusia sekitar tiga tahun. Pemilik mengungkapkan bahwa salah satu baterai bawaan sudah mengalami penurunan performa cukup signifikan.
Dalam kondisi tertentu, baterai tersebut hanya mampu menempuh jarak sekitar 30 hingga 40 kilometer sebelum kehabisan daya.
Untuk mengatasi hal itu, ia mengombinasikan baterai bawaan dengan baterai lithium iron phosphate (LFP) milik motor sebelumnya. Modifikasi tersebut dilakukan agar distribusi beban kerja baterai lebih seimbang dan usia pakainya bisa lebih panjang.
Menurutnya, sistem bawaan ALVA One menggunakan satu baterai terlebih dahulu sebelum beralih ke baterai berikutnya. Kondisi tersebut dianggap dapat memberikan tekanan lebih besar terhadap baterai yang sedang digunakan.
Potensi Modifikasi Sangat Besar
Meski memiliki beberapa kekurangan dalam kondisi standar, ALVA One XP dikenal sebagai salah satu motor listrik yang memiliki potensi modifikasi cukup besar.
Sejumlah bengkel spesialis motor listrik bahkan berhasil meningkatkan performa motor ini melalui penggantian controller, baterai bertegangan lebih tinggi, hingga sistem pendinginan tambahan.
Dengan konfigurasi tertentu, performa ALVA One dapat meningkat signifikan, baik dari sisi akselerasi, kemampuan menanjak, maupun kecepatan maksimum.
Hal inilah yang membuat banyak pengguna memilih mempertahankan ALVA One dan melakukan upgrade dibanding menjual unit mereka.
Layak Jadi Pilihan?
Secara keseluruhan, ALVA One XP tetap menjadi salah satu motor listrik yang menarik di pasar Indonesia. Desain yang modern, posisi berkendara nyaman, serta motor listrik 4 kW menjadi nilai jual utama.
Di sisi lain, pengguna perlu memperhatikan kondisi baterai, terutama pada unit bekas yang sudah berusia beberapa tahun. Pemeriksaan kesehatan baterai menjadi faktor penting sebelum memutuskan membeli motor listrik bekas.
Bagi penggemar motor listrik yang mengutamakan desain dan memiliki rencana melakukan modifikasi di masa depan, ALVA One XP masih dianggap sebagai salah satu platform yang menjanjikan.
Editor : Gita Dwi Nuraini