RADAR TULUNGAGUNG – Alva One XP menjadi salah satu motor listrik yang menarik perhatian setelah resmi diperkenalkan pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024. Model terbaru ini hadir sebagai penyegaran dari Alva One dengan sejumlah pembaruan yang diklaim meningkatkan kenyamanan sekaligus daya tahan kendaraan.
Dalam kesempatan uji coba singkat yang dilakukan di area terbatas, Alva One XP menunjukkan sejumlah perubahan yang cukup signifikan dibanding generasi sebelumnya. Meski secara performa masih mempertahankan spesifikasi dasar yang sama, beberapa fitur baru membuat motor listrik ini tampil lebih modern dan kompetitif di pasar roda dua nasional.
Perubahan paling mencolok pada Alva One XP terlihat pada sektor panel instrumen. Kini motor listrik tersebut menggunakan speedometer TFT adaptif yang mampu menyesuaikan tampilan secara otomatis berdasarkan kondisi pencahayaan lingkungan.
Speedometer TFT Adaptif Jadi Pembeda
Saat digunakan pada siang hari, layar TFT menampilkan warna dan angka yang lebih terang sehingga mudah dibaca meski terkena sorot matahari. Sebaliknya, ketika kondisi gelap atau malam hari, layar otomatis beralih ke mode gelap (dark mode) yang lebih nyaman di mata.
Informasi yang ditampilkan juga cukup lengkap, mulai dari kecepatan, mode berkendara, kapasitas baterai, estimasi jarak tempuh, trip meter hingga suhu baterai.
Meski demikian, terdapat satu catatan terkait panel instrumen baru tersebut. Saat kontak dinyalakan, layar membutuhkan waktu loading yang cukup lama sebelum seluruh informasi muncul. Hal ini menjadi salah satu aspek yang masih mendapat perhatian dari penguji.
Selain speedometer, Alva juga memberikan sentuhan baru pada desain grafis bodi. Striping kini dibuat lebih atraktif dengan kombinasi dua warna sehingga tampak lebih segar dibanding model sebelumnya yang cenderung polos.
Posisi Berkendara Nyaman untuk Harian
Dari sisi ergonomi, Alva One XP masih mempertahankan karakter skuter premium yang mirip dengan Honda PCX. Posisi duduk terasa santai dengan pijakan kaki yang fleksibel, baik dalam posisi tegak maupun sedikit selonjoran.
Stang model pipa yang berada cukup dekat dengan tubuh juga membuat posisi tangan terasa rileks saat berkendara. Karakter ini dinilai cocok untuk penggunaan harian, terutama di kawasan perkotaan yang padat.
Untuk sektor suspensi, bagian depan terasa cukup empuk saat melewati polisi tidur maupun permukaan jalan yang tidak rata. Sementara suspensi belakang cenderung disetel untuk kebutuhan berboncengan sehingga terasa sedikit lebih keras ketika digunakan sendiri.
Jok yang lebar juga memberikan kenyamanan tambahan meskipun bagian pengendara dinilai masih terasa agak tipis saat diduduki dalam waktu lama.
Baca Juga: Harga BBM Non Subsidi Bisa Naik Lagi? Pemerintah Ungkap Faktor Penentu Harga Bahan Bakar
Performa Tetap Mengandalkan Torsi Besar
Secara teknis, Alva One XP masih menggunakan motor listrik hub drive dengan tenaga maksimum 4 kW atau sekitar 5,4 hp. Torsi puncaknya mencapai 46,5 Nm, angka yang tergolong besar untuk motor listrik di kelasnya.
Karakter tenaga khas motor listrik langsung terasa saat tuas gas diputar. Respons awal sangat spontan terutama ketika menggunakan mode Sport. Akselerasi bawah terasa kuat dan agresif, meskipun peningkatan kecepatan pada putaran atas cenderung lebih linear.
Kecepatan maksimum yang diklaim mencapai 90 km/jam dinilai sudah cukup untuk kebutuhan mobilitas harian di dalam kota.
Selain itu, karena menggunakan penggerak listrik, motor ini nyaris tanpa getaran dan beroperasi dengan suara yang sangat senyap dibandingkan motor bermesin bensin.
Baca Juga: Harga BBM Non Subsidi Berpotensi Naik, Pemerintah Pastikan Pertalite dan Solar Tetap Aman
Baterai dan Hub Drive Ditingkatkan
Alva One XP dibekali baterai lithium berkapasitas 60 volt 45 Ah. Dalam kondisi standar, motor ini hanya mendapatkan satu baterai, meski tersedia ruang untuk baterai kedua yang bisa dibeli terpisah.
Proses pengisian daya dari kosong hingga penuh membutuhkan waktu sekitar empat jam dengan konsumsi daya charger sekitar 1.000 watt. Karena itu, pengguna disarankan memiliki daya listrik rumah minimal 2.200 watt agar proses pengisian berjalan optimal.
Pihak Alva mengklaim baterai memiliki umur pakai hingga 1.500 siklus pengisian dan didukung garansi selama tiga tahun.
Sementara itu, pembaruan penting lainnya terletak pada hub drive yang telah mendapat peningkatan durabilitas. Komponen ini diklaim lebih tahan terhadap kondisi cuaca tropis Indonesia, termasuk paparan hujan dan genangan air, berkat penyempurnaan sistem pelindung dan penyegelan pada bagian internal.
Harga Alva One XP
Di pasar Indonesia, Alva One XP dipasarkan dengan harga Rp38,5 juta on the road Jakarta. Namun setelah mendapatkan subsidi kendaraan listrik dari pemerintah sebesar Rp7 juta, harga efektifnya menjadi sekitar Rp31,5 juta.
Dengan banderol tersebut, Alva One XP menjadi salah satu pilihan motor listrik yang bersaing langsung dengan skuter premium bermesin bensin seperti Yamaha NMAX maupun Honda PCX tipe CBS.
Editor : Gita Dwi Nuraini