Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Fast Charging Indomobil E-Motor Tirano Dibuktikan, Baterai dari 45 Persen ke 100 Persen Hanya 30 Menit, Secepat Apa Sebenarnya?

Fadhilah Salsa Bella • Jumat, 19 Juni 2026 | 17:33 WIB
Fast charging Indomobil E-Motor Tirano terbukti mampu mengisi baterai dari 45 persen ke 100 persen hanya dalam 30 menit (Pinterest).
Fast charging Indomobil E-Motor Tirano terbukti mampu mengisi baterai dari 45 persen ke 100 persen hanya dalam 30 menit (Pinterest).

RADAR TULUNGAGUNG - Fast charging Indomobil E-Motor Tirano kembali menjadi sorotan setelah diuji langsung oleh seorang kreator otomotif dalam perjalanan dari Jakarta menuju Bogor. Pengujian ini dilakukan untuk membuktikan klaim pengisian daya cepat yang disebut mampu mengisi baterai motor listrik hanya dalam waktu sekitar satu jam.

Motor listrik Tirano yang digunakan dalam pengujian tersebut memiliki kondisi baterai sekitar 45 persen saat tiba di dealer Indomobil E-Motor Bogor. Dengan memanfaatkan perangkat fast charging Indomobil E-Motor Tirano, proses pengisian daya kemudian dilakukan untuk melihat seberapa cepat baterai dapat kembali penuh.

Hasilnya cukup mengejutkan. Dalam waktu kurang lebih 30 menit, kapasitas baterai berhasil meningkat dari sekitar 45 persen menjadi 100 persen. Temuan ini sekaligus memperkuat klaim bahwa teknologi fast charging Indomobil E-Motor Tirano memang mampu memangkas waktu pengisian secara signifikan dibandingkan metode pengisian daya konvensional.

Baca Juga: Spesifikasi Indomobile E-Motor Tirano Terungkap, Baterai Bergaransi 3 Tahun, Fast Charging 1 Jam dan Kecepatan Tembus 85 Km/Jam

Pengisian Daya Langsung ke Baterai

Dalam demonstrasi tersebut dijelaskan bahwa proses fast charging berbeda dengan pengisian daya biasa yang dilakukan melalui port pengisian standar.

Untuk menggunakan perangkat fast charging, pengguna harus membuka kompartemen baterai terlebih dahulu. Setelah itu, kabel pengisi daya langsung dihubungkan ke baterai melalui konektor khusus yang telah disediakan.

Perangkat fast charging yang digunakan memiliki spesifikasi hingga 35 ampere. Kapasitas arus yang besar inilah yang memungkinkan baterai menerima daya lebih cepat dibandingkan charger standar.

Saat proses pengisian berlangsung, indikator lampu pada charger menyala dan kipas pendingin bekerja secara otomatis. Ketika baterai sudah terisi penuh, lampu indikator berubah warna menjadi hijau dan kipas pendingin berhenti beroperasi.

Dari 45 Persen ke 100 Persen dalam 30 Menit

Pengujian dimulai sekitar pukul 10.36 WIB dengan kondisi baterai tersisa sekitar 45 persen. Setelah charger dihubungkan dan proses pengisian berlangsung, pengamatan dilakukan hingga baterai mencapai kondisi penuh.

Sekitar pukul 11.15 WIB, indikator menunjukkan baterai telah mencapai 100 persen. Dengan kata lain, hanya dibutuhkan waktu sekitar 29 hingga 30 menit untuk menambah kapasitas baterai lebih dari 50 persen.

Jika dihitung secara sederhana, laju pengisian tersebut mendukung klaim bahwa baterai Tirano dapat diisi penuh dari kondisi kosong hingga 100 persen dalam kisaran satu jam apabila kondisi pengisian ideal.

Kecepatan ini menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan Indomobil E-Motor untuk menjawab kekhawatiran masyarakat terkait lamanya proses pengisian kendaraan listrik.

Baca Juga: Kisah Ki Hajar Dewantara, Tokoh Pendidikan Indonesia yang Membuka Akses Sekolah untuk Rakyat dan Mengubah Masa Depan Bangsa

Dua Faktor yang Mempengaruhi Kecepatan Fast Charging

Meski hasil pengujian menunjukkan performa yang sangat baik, terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kecepatan pengisian daya.

Faktor pertama adalah kestabilan arus listrik. Pengisian dilakukan di fasilitas dealer Indomobil E-Motor yang memiliki pasokan listrik stabil sehingga charger dapat bekerja secara optimal.

Kondisi serupa juga diperkirakan dapat ditemukan di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Namun jika pengisian dilakukan di rumah, kualitas instalasi dan kestabilan daya listrik menjadi faktor yang perlu diperhatikan.

Faktor kedua adalah kondisi cuaca dan suhu lingkungan. Saat pengujian berlangsung, cuaca di Bogor terpantau cukup panas. Sistem pendinginan pada charger dan baterai akan bekerja menyesuaikan suhu agar proses pengisian tetap aman.

Karena itu, suhu lingkungan yang terlalu tinggi berpotensi memengaruhi performa pengisian meskipun dampaknya tidak terlalu signifikan.

Jadi Nilai Tambah Tirano

Kehadiran teknologi fast charging menjadi salah satu fitur unggulan yang membedakan Tirano dari banyak motor listrik lain di kelas harga yang sama.

Selain menawarkan desain bergaya adventure dan berbagai fitur modern, kemampuan mengisi daya dengan cepat memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi.

Pengguna tidak perlu menunggu berjam-jam untuk mendapatkan tambahan jarak tempuh yang signifikan. Dalam waktu sekitar setengah jam saja, baterai sudah mampu bertambah lebih dari separuh kapasitasnya.

Dengan hasil pengujian tersebut, fast charging Indomobil E-Motor Tirano menunjukkan bahwa kendaraan listrik kini semakin praktis digunakan untuk aktivitas harian maupun perjalanan jarak menengah, sekaligus menjadi salah satu daya tarik utama motor listrik terbaru besutan Indomobil E-Motor.

Baca Juga: Indomobil E-Motor Adora Raih Penghargaan Motor Listrik Terbaik, Begini Strategi Indomobil Hadirkan Tirano dengan Fitur Premium Harga Terjangkau

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#fast charging motor listrik #Indomobil E-Motor #Fast Charging Indomobil E-Motor Tirano #Pengisian Baterai Tirano #motor listrik Tirano