Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

8 Bulan Pakai Indomobil E-Motor Tirano, Pengguna Ungkap Kelebihan dan Kekurangan Motor Listrik yang Sedang Naik Daun Ini

M. Helmi Nurhisam • Jumat, 19 Juni 2026 | 20:30 WIB
Pengguna Indomobil E-Motor Tirano membagikan pengalaman setelah 8 bulan dan 5.000 km pemakaian. Ini kelebihan dan kekurangannya.(Pinterest)
Pengguna Indomobil E-Motor Tirano membagikan pengalaman setelah 8 bulan dan 5.000 km pemakaian. Ini kelebihan dan kekurangannya.(Pinterest)

Radar Tulungagung – Tren motor listrik di Indonesia terus berkembang seiring hadirnya berbagai model baru yang menawarkan desain dan teknologi modern. Salah satu yang cukup menyita perhatian adalah Indomobil E-Motor Tirano, motor listrik bergaya adventure yang menjadi produk terlaris dari lini kendaraan roda dua Indomobil.

Namun bagaimana performanya setelah digunakan dalam jangka panjang?

Seorang pengguna yang telah menempuh lebih dari 5.000 kilometer bersama Indomobil E-Motor Tirano membagikan pengalaman lengkapnya setelah memakai motor tersebut selama kurang lebih delapan bulan. Hasilnya, ada sejumlah kelebihan yang membuat motor ini layak dipilih, tetapi juga terdapat beberapa catatan yang perlu diperhatikan calon pembeli.

Baca Juga: 5 Manhwa Terbaik yang Wajib Dibaca, dari Revenge of the Baskerville Bloodhound hingga Surviving the Game as a Barbarian

Jadi Produk Terlaris Indomobil E-Motor

Menurut pengakuan pengguna, salah satu alasan utama Tirano begitu diminati adalah desainnya yang berbeda dibanding motor listrik kebanyakan.

Motor ini mengusung konsep adventure dengan berbagai aksesori bawaan seperti crash bar, dudukan side bag, pelindung lampu depan, hingga bracket top box yang sudah tersedia sejak awal.

Desain tersebut membuat Tirano terlihat siap diajak berpetualang tanpa perlu banyak modifikasi tambahan.

Tak heran jika banyak penggemar touring dan pecinta motor adventure tertarik melirik motor listrik ini sebagai alternatif kendaraan ramah lingkungan.

Baca Juga: 5 Manhwa Wajib Dibaca Versi Nikom, dari Omniscient Reader’s Viewpoint hingga Nano Machine yang Bikin Pembaca Ketagihan

Sudah Dipakai Touring Ribuan Kilometer

Selama delapan bulan pemakaian, Tirano telah digunakan untuk berbagai aktivitas, mulai dari perjalanan harian hingga touring jarak jauh.

Salah satu perjalanan terpanjang yang pernah dilakukan adalah touring dari Tangerang menuju Madiun dan kembali lagi dengan total jarak mencapai sekitar 1.883 kilometer.

Rute yang ditempuh melintasi sejumlah daerah di Pulau Jawa, mulai dari Pantura, Semarang, Salatiga, Madiun, Ponorogo, Pacitan, Yogyakarta, Pangandaran hingga Sumedang sebelum kembali ke Tangerang.

Selain itu, motor juga pernah digunakan menjelajahi wilayah Banten dengan rute Cilegon, Labuan, Pandeglang, hingga Rangkasbitung.

Pengalaman touring tersebut memberikan gambaran nyata mengenai kemampuan dan keterbatasan Tirano dalam penggunaan jarak jauh.

Lebih Cocok Jadi Motor Harian

Meski tampilannya identik dengan motor touring, pengguna justru menyimpulkan bahwa Tirano lebih cocok digunakan sebagai kendaraan harian.

Menurutnya, kecepatan puncak sekitar 85 km/jam dan jarak tempuh realistis sekitar 80 kilometer membuat motor ini ideal untuk mobilitas dalam kota maupun perjalanan rutin ke tempat kerja.

Setelah touring jarak jauh selesai dilakukan, motor tersebut lebih sering digunakan untuk aktivitas kantor dengan jarak pulang-pergi sekitar 26 kilometer per hari.

“Kalau untuk harian itu enak banget. Tapi kalau untuk touring jauh terus-menerus, saya pribadi sekarang lebih memilih motor lain,” ujarnya.

Kelemahan Ada di Struktur Rangka

Meski secara umum puas dengan performanya, pengguna mengungkap satu kekurangan yang cukup terasa saat motor dipacu dalam kecepatan tinggi.

Menurutnya, bagian rangka utama masih menimbulkan getaran ketika motor digunakan secara agresif. Kondisi tersebut membuat Tirano kurang ideal untuk dimodifikasi ekstrem demi mengejar kecepatan tinggi.

Karena alasan itu, motor ini dinilai kurang cocok bagi pengguna yang ingin melakukan upgrade besar pada baterai maupun controller demi meningkatkan performa secara signifikan.

Sebaliknya, Tirano dianggap lebih tepat dipertahankan dalam kondisi standar untuk kebutuhan harian yang nyaman dan aman.

Minim Gangguan dan Nyaris Tanpa Servis

Di luar catatan tersebut, Tirano mendapatkan pujian dalam hal keandalan.

Selama delapan bulan penggunaan, hampir tidak ditemukan kerusakan serius. Motor tetap berfungsi normal meski digunakan dalam berbagai kondisi cuaca, termasuk saat melintasi jalan yang tergenang air.

Pengguna juga mengaku tidak perlu melakukan perawatan rutin yang rumit. Tidak ada penggantian oli mesin, filter udara, maupun komponen lain yang biasa ditemukan pada motor berbahan bakar bensin.

Biaya operasional yang rendah menjadi salah satu keuntungan terbesar yang dirasakan selama menggunakan kendaraan listrik ini.

Dengan desain yang menarik, fitur lengkap, garansi baterai hingga tiga tahun, serta pengalaman penggunaan yang minim masalah, Indomobil E-Motor Tirano dinilai sebagai pilihan menarik bagi masyarakat yang mencari motor listrik praktis untuk aktivitas sehari-hari.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
#review motor listrik #touring motor listrik #Indomobil E-Motor Tirano #Pengalaman Tirano #motor listrik indonesia