Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

iQOO Z10 Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.300 mAh Terbesar di Indonesia, Tapi Ada Catatan Penting Sebelum Membeli

M. Helmi Nurhisam • Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35 WIB
iQOO Z10 hadir dengan baterai 7.300 mAh terbesar di Indonesia, desain tipis, Snapdragon 7s Gen 3, dan pengisian cepat 90W.(Pinterest)
iQOO Z10 hadir dengan baterai 7.300 mAh terbesar di Indonesia, desain tipis, Snapdragon 7s Gen 3, dan pengisian cepat 90W.(Pinterest)

Radar Tulungagung – Persaingan smartphone kelas menengah kembali memanas setelah hadirnya iQOO Z10, ponsel terbaru yang langsung mencuri perhatian berkat kapasitas baterainya yang mencapai 7.300 mAh. Angka tersebut menjadikannya sebagai salah satu smartphone dengan baterai terbesar yang resmi dipasarkan di Indonesia saat ini.

Menariknya, kapasitas baterai jumbo tersebut tidak membuat bodi iQOO Z10 menjadi tebal dan berat seperti kebanyakan ponsel berdaya besar lainnya. Justru, iQOO berhasil mempertahankan desain yang ramping dengan ketebalan hanya 7,89 mm dan bobot di bawah 200 gram.

Kombinasi baterai besar, desain tipis, dan harga yang kompetitif membuat iQOO Z10 langsung menjadi perbincangan di kalangan pecinta gadget.

Baca Juga: 5 Manhwa Terbaik yang Wajib Dibaca, dari Revenge of the Baskerville Bloodhound hingga Surviving the Game as a Barbarian

Baterai 7.300 mAh Jadi Senjata Utama

Keunggulan terbesar iQOO Z10 tentu berada pada sektor daya. Smartphone ini menggunakan teknologi baterai silikon karbon yang diklaim memiliki kepadatan energi lebih tinggi dibanding baterai lithium konvensional.

Berkat teknologi yang disebut BlueVolt Battery Technology tersebut, iQOO mampu menyematkan baterai 7.300 mAh tanpa harus mengorbankan desain.

Dalam pengujian penggunaan sehari-hari, daya tahan baterai menunjukkan hasil yang mengesankan. Saat digunakan untuk streaming musik melalui YouTube selama delapan jam penuh menggunakan WiFi, konsumsi baterai hanya berkurang sekitar 32 persen.

Sementara untuk navigasi menggunakan Google Maps, penggunaan selama sekitar 30 menit hanya menghabiskan sekitar 6 persen daya. Bahkan saat memainkan Mobile Legends dengan pengaturan 90 fps selama setengah jam, baterai hanya berkurang sekitar 6 persen.

Untuk game yang lebih berat seperti Genshin Impact, konsumsi daya tercatat sekitar 7 persen dalam waktu 30 menit.

Tak hanya awet, pengisian daya juga berlangsung cepat berkat dukungan Flash Charge 90W yang sudah tersedia dalam paket penjualan. Pengisian selama 15 menit mampu mengisi hingga 30 persen, sedangkan baterai penuh dapat dicapai dalam waktu sekitar satu jam.

Baca Juga: 5 Manhwa Wajib Dibaca Versi Nikom, dari Omniscient Reader’s Viewpoint hingga Nano Machine yang Bikin Pembaca Ketagihan

Performa Kelas Menengah yang Stabil

iQOO Z10 dibekali chipset Snapdragon 7s Gen 3 dengan skor AnTuTu yang mencapai kisaran 800 ribu poin.

Perangkat ini hadir dalam beberapa konfigurasi memori, mulai dari RAM 8 GB hingga 12 GB serta pilihan penyimpanan internal hingga 512 GB.

Untuk penggunaan harian, performanya dinilai sangat memadai. Aplikasi berjalan lancar dan multitasking dapat dilakukan tanpa kendala berarti.

Saat digunakan bermain Mobile Legends, frame rate mampu bertahan stabil pada pengaturan Super Ultra 90 fps. Sedangkan Genshin Impact dengan pengaturan medium menghasilkan rata-rata sekitar 34 fps selama sesi permainan.

Menariknya, suhu perangkat tetap terjaga dengan baik. Selama pengujian gaming, temperatur smartphone disebut hanya berada di kisaran 40 derajat Celsius sehingga tetap nyaman digunakan dalam waktu lama.

Layar Cerah dan Nyaman di Luar Ruangan

iQOO Z10 mengusung panel P-OLED berukuran 6,77 inci dengan resolusi Full HD Plus dan refresh rate 120Hz.

Layar tersebut menawarkan tampilan yang tajam serta pergerakan animasi yang mulus. Tingkat kecerahan puncaknya bahkan diklaim mencapai 5.000 nits sehingga tetap nyaman digunakan di bawah sinar matahari.

Desain layar juga terlihat modern berkat penggunaan kaca 2.5D dengan sisi yang sedikit melengkung pada bagian tepinya.

Kamera Jadi Sektor yang Paling Dipertanyakan

Meski unggul dalam baterai dan performa, sektor kamera menjadi salah satu kekurangan yang paling disorot.

iQOO Z10 hanya dibekali satu kamera utama tanpa lensa ultrawide maupun telefoto. Dalam kondisi pencahayaan yang baik, hasil foto masih mampu menghasilkan warna yang menarik, detail tajam, dan dynamic range yang luas.

Namun saat digunakan pada malam hari atau kondisi minim cahaya, kualitas foto mengalami penurunan yang cukup signifikan. Noise mulai terlihat dan detail tidak setajam saat siang hari.

Selain itu, mode malam juga disebut masih memerlukan penyempurnaan karena hasil foto terkadang terlihat terlalu gelap dibanding kondisi sebenarnya.

Harga Jadi Penentu Daya Tarik

Menurut reviewer, daya tarik utama iQOO Z10 sangat bergantung pada harga jualnya. Saat tersedia promo cashback hingga Rp500 ribu, smartphone ini dianggap sebagai salah satu pilihan terbaik di kelas harga Rp3 jutaan.

Namun ketika kembali ke harga normal, persaingan menjadi lebih ketat karena banyak pesaing menawarkan kamera lebih lengkap, speaker stereo, dan sertifikasi ketahanan air yang lebih tinggi.

Meski demikian, bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai ekstrem, desain tipis, serta performa stabil, iQOO Z10 tetap menjadi salah satu smartphone paling menarik di segmen menengah tahun ini.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
#iQOO Z10 #Snapdragon 7s Gen 3 #Baterai 7300 mAh #Review iQOO Z10 #Smartphone iQOO