Radar Tulungagung – Kehadiran iQOO Z10 membawa warna baru di pasar smartphone kelas menengah Indonesia. Ponsel terbaru dari sub-brand Vivo ini datang dengan satu senjata utama yang langsung mencuri perhatian, yakni baterai berkapasitas 7.300 mAh.
Kapasitas tersebut menjadikan iQOO Z10 sebagai salah satu smartphone dengan baterai terbesar yang resmi dipasarkan di Indonesia saat ini. Angkanya bahkan melampaui sejumlah ponsel yang sebelumnya dikenal memiliki daya tahan baterai luar biasa, seperti Samsung Galaxy M62 maupun beberapa model lain yang mengusung baterai 7.000 mAh.
Menariknya, iQOO tidak mengambil jalan mudah dengan membuat bodi ponsel menjadi lebih tebal. Sebaliknya, perangkat ini justru hadir dengan desain yang relatif tipis dan ringan untuk ukuran smartphone berkapasitas baterai jumbo.
Desain Tipis Meski Bawa Baterai Raksasa
Salah satu hal yang paling mengejutkan dari iQOO Z10 adalah desainnya. Dengan baterai sebesar 7.300 mAh, perangkat ini tetap memiliki ketebalan hanya sekitar 7,89 mm.
Bobotnya pun masih berada di bawah 200 gram sehingga terasa nyaman saat digunakan dalam waktu lama.
Rahasia di balik desain tersebut terletak pada penggunaan teknologi baterai silikon karbon yang memiliki kepadatan energi lebih tinggi dibanding baterai konvensional. Teknologi ini memungkinkan kapasitas baterai lebih besar tanpa harus memperbesar dimensi perangkat.
Dari sisi ergonomi, iQOO Z10 juga terasa nyaman digenggam berkat desain sudut yang membulat serta bagian belakang yang dibuat sedikit melengkung.
Daya Tahan Baterai Jadi Bintang Utama
Tak berlebihan jika baterai menjadi nilai jual utama smartphone ini.
Dalam berbagai pengujian penggunaan sehari-hari, iQOO Z10 menunjukkan ketahanan yang sangat impresif. Saat digunakan untuk streaming musik melalui YouTube selama delapan jam menggunakan jaringan WiFi, konsumsi daya hanya sekitar 32 persen.
Penggunaan navigasi Google Maps selama 30 menit juga hanya mengurangi baterai sekitar 6 persen.
Sementara itu, Mobile Legends dengan pengaturan grafis tinggi dan frame rate 90 fps menghabiskan sekitar 6 persen daya dalam waktu setengah jam.
Bahkan ketika digunakan memainkan Genshin Impact yang dikenal cukup berat, konsumsi baterai hanya sekitar 7 persen selama 30 menit permainan.
Kombinasi baterai besar dan efisiensi chipset membuat smartphone ini menjadi salah satu perangkat paling awet di kelasnya.
Performa Stabil untuk Gaming dan Aktivitas Harian
Di sektor performa, iQOO Z10 ditenagai chipset Snapdragon 7s Gen 3 yang dipadukan dengan pilihan RAM hingga 12 GB.
Performa yang dihasilkan cukup kompetitif untuk kelas harga menengah. Berbagai aplikasi harian berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Untuk kebutuhan gaming, Mobile Legends mampu berjalan stabil pada pengaturan Super Ultra dengan frame rate hingga 90 fps. Sedangkan Genshin Impact mampu dimainkan pada pengaturan medium dengan performa yang masih nyaman untuk dinikmati.
Keunggulan lainnya adalah manajemen suhu yang tergolong baik. Selama pengujian bermain game, suhu perangkat disebut tidak melebihi 40 derajat Celsius sehingga tetap nyaman digenggam.
Kamera dan Audio Jadi Kekurangan
Meski memiliki banyak kelebihan, iQOO Z10 bukan tanpa kekurangan.
Sektor kamera menjadi salah satu area yang paling banyak mendapat sorotan. Smartphone ini hanya mengandalkan satu kamera utama tanpa dukungan lensa ultrawide maupun telefoto.
Dalam kondisi cahaya yang cukup, hasil foto masih terlihat memuaskan dengan warna yang hidup dan detail yang baik. Namun saat malam hari, kualitas gambar mengalami penurunan yang cukup terasa akibat munculnya noise dan berkurangnya ketajaman detail.
Selain itu, speaker yang digunakan masih berjenis mono. Kualitas suaranya dinilai cukup keras tetapi belum mampu memberikan pengalaman audio yang istimewa.
Perangkat ini juga hanya mengantongi sertifikasi IP65 sehingga belum sepenuhnya aman untuk penggunaan di dalam air.
Layak Dibeli Saat Promo
Salah satu faktor yang menentukan daya tarik iQOO Z10 adalah harga jualnya.
Reviewer menilai smartphone ini menjadi sangat menarik ketika tersedia promo cashback yang membuat harganya turun hingga sekitar Rp500 ribu dari harga normal.
Dengan harga tersebut, kombinasi baterai jumbo, desain tipis, performa stabil, dan pengisian daya cepat menjadi nilai yang sulit ditandingi kompetitor.
Namun jika dijual pada harga normal, konsumen perlu mempertimbangkan beberapa alternatif lain yang menawarkan kamera lebih lengkap dan fitur multimedia yang lebih baik.
Meski demikian, bagi pengguna yang memprioritaskan daya tahan baterai di atas segalanya, iQOO Z10 menjadi salah satu pilihan paling menarik di kelas menengah saat ini.