Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Realme C100 Baterai 8.000 mAh Resmi Dibahas, Benarkah Jadi HP Paling Awet? Ini Fakta yang Jarang Diketahui soal mAh dan Daya Tahan Baterai

M. Helmi Nurhisam • Jumat, 19 Juni 2026 | 20:45 WIB
Realme C100 hadir dengan baterai 8.000 mAh. Simak fakta soal mAh, daya tahan baterai, dan hasil pengujian smartphone terbaru ini.(Pinterest)
Realme C100 hadir dengan baterai 8.000 mAh. Simak fakta soal mAh, daya tahan baterai, dan hasil pengujian smartphone terbaru ini.(Pinterest)

Radar Tulungagung – Banyak pengguna smartphone masih beranggapan bahwa semakin besar kapasitas baterai, maka semakin awet pula daya tahan sebuah perangkat. Misalnya, ponsel dengan baterai 6.500 mAh dianggap pasti lebih irit dibandingkan perangkat berkapasitas 5.000 mAh.

Padahal, anggapan tersebut tidak selalu benar. Kehadiran Realme C100 dengan baterai 8.000 mAh menjadi contoh menarik untuk membahas mengapa kapasitas baterai bukan satu-satunya faktor yang menentukan ketahanan daya sebuah smartphone.

Dalam pembahasan terbaru yang mengulas Realme C100, dijelaskan bahwa ukuran baterai memang penting, tetapi masih ada sejumlah faktor lain yang berperan besar terhadap efisiensi penggunaan daya sehari-hari.

Baca Juga: 5 Manhwa Terbaik yang Wajib Dibaca, dari Revenge of the Baskerville Bloodhound hingga Surviving the Game as a Barbarian

mAh Bukan Satuan Energi yang Sebenarnya

Sebelum membahas lebih jauh mengenai Realme C100, ada fakta menarik yang sering luput dari perhatian pengguna.

Kapasitas baterai smartphone biasanya ditulis dalam satuan mAh atau milliampere-hour. Secara teknis, satuan tersebut sebenarnya bukan ukuran energi, melainkan ukuran arus listrik.

Satuan yang lebih tepat untuk mengukur energi adalah Wh (Watt-hour), seperti yang umum digunakan pada baterai laptop.

Namun karena mayoritas smartphone menggunakan tegangan baterai yang relatif sama, sekitar 3,7 hingga 4,2 volt, maka penggunaan mAh dianggap cukup praktis untuk membandingkan kapasitas antar perangkat.

Meski demikian, angka mAh hanya menunjukkan potensi kapasitas baterai, bukan jaminan daya tahan yang sesungguhnya.

Baca Juga: How to Fight Jadi Webtoon Favorit Pembaca, Karya Kreator Lookism Ini Tawarkan Kisah Bullying dan Perjuangan Jadi YouTuber

Lima Faktor yang Menentukan Baterai Awet

Menurut ulasan tersebut, terdapat lima faktor utama yang memengaruhi daya tahan smartphone.

Faktor pertama adalah chipset atau System on Chip (SoC). Semakin efisien chipset yang digunakan, semakin sedikit energi yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas yang sama.

Misalnya, chipset dengan fabrikasi 4 nanometer umumnya lebih hemat daya dibandingkan chipset generasi lama yang masih menggunakan proses 6 nanometer atau 8 nanometer.

Faktor kedua adalah layar. Ukuran layar, refresh rate, tingkat kecerahan, hingga jenis panel sangat berpengaruh terhadap konsumsi daya.

Layar 120Hz misalnya, mampu memberikan pengalaman visual lebih mulus dibandingkan 60Hz, tetapi juga membutuhkan daya yang lebih besar.

Faktor ketiga adalah konektivitas dan kualitas sinyal. Smartphone yang berada di area dengan sinyal lemah akan bekerja lebih keras untuk mempertahankan koneksi sehingga konsumsi baterai meningkat.

Faktor keempat adalah optimalisasi perangkat lunak. Dua smartphone dengan chipset yang sama bisa memiliki daya tahan berbeda jika sistem operasinya memiliki manajemen daya yang berbeda.

Sedangkan faktor terakhir adalah pola penggunaan pengguna itu sendiri, mulai dari jenis aplikasi yang digunakan hingga kondisi jaringan saat perangkat dipakai.

Realme C100 Hadir dengan Baterai Jumbo 8.000 mAh

Di tengah pembahasan tersebut, Realme C100 muncul sebagai salah satu contoh smartphone yang mampu memaksimalkan kapasitas baterai besar dengan efisiensi yang baik.

Perangkat ini dibekali baterai 8.000 mAh berbasis teknologi silikon karbon yang memungkinkan kapasitas besar tanpa membuat bodi smartphone menjadi terlalu tebal atau berat.

Realme juga melengkapinya dengan pengisian cepat 45 watt, dukungan reverse charging 10 watt, serta fitur bypass charging yang mulai banyak dicari pengguna mobile gaming.

Untuk dapur pacu, Realme C100 menggunakan chipset Helio G92 Max yang dipadukan dengan RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB.

Hasil Pengujian Baterai Realme C100

Dalam pengujian pemakaian nyata, Realme C100 menunjukkan performa yang mengesankan.

Saat digunakan untuk memutar video lokal resolusi Full HD secara nonstop, perangkat mampu bertahan hingga 35 jam 18 menit atau lebih dari satu setengah hari.

Sementara untuk streaming YouTube selama satu jam, konsumsi baterainya hanya sekitar 4 persen.

Aktivitas scrolling TikTok selama satu jam mengurangi daya sekitar 5 persen, sedangkan bermain Mobile Legends selama satu pertandingan sekitar 20 menit hanya menghabiskan 4 persen baterai.

Untuk PUBG Mobile, satu pertandingan berdurasi sekitar 12 menit bahkan hanya mengonsumsi sekitar 2 persen daya.

Hasil tersebut membuat Realme C100 dinilai berhasil membuktikan bahwa baterai besar tidak hanya sekadar angka di atas kertas, tetapi benar-benar mampu menghasilkan daya tahan yang sesuai ekspektasi.

Cocok untuk Aktivitas Seharian

Dengan kombinasi baterai 8.000 mAh, chipset yang cukup efisien, serta optimalisasi sistem yang baik, Realme C100 dinilai cocok untuk pengguna dengan mobilitas tinggi.

Mulai dari pelajar, pekerja lapangan, hingga pengguna yang membutuhkan smartphone cadangan berdaya tahan lama dapat menjadikan perangkat ini sebagai pilihan menarik di kelas harga Rp3 jutaan.

Kehadiran Realme C100 sekaligus menjadi bukti bahwa daya tahan baterai tidak hanya ditentukan oleh angka mAh semata, melainkan oleh perpaduan antara perangkat keras, perangkat lunak, dan efisiensi sistem secara keseluruhan.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
#Realme Indonesia #Baterai 8000 mAh #Realme C100 #Daya Tahan Baterai Smartphone #HP baterai jumbo