RADAR TULUNGAGUNG - Indomobil E-Motor Sprinto menjadi salah satu motor listrik yang tengah mencuri perhatian di segmen harga Rp25 jutaan.
Motor ini diuji langsung dalam berbagai mode berkendara dan menghasilkan performa yang cukup mengejutkan, terutama pada aspek kecepatan puncak yang diklaim mampu menembus angka lebih dari 100 km/jam.
Sejak awal pengujian, Indomobil E-Motor Sprinto sudah menunjukkan karakter yang berbeda dibanding motor listrik entry level lain.
Dengan tiga mode berkendara yaitu Comfort, Sport, dan Boost, motor ini menawarkan fleksibilitas performa sesuai kebutuhan pengendara.
Pada mode Comfort, kecepatan dibatasi sekitar 42 km/jam yang lebih cocok untuk area perumahan.
Namun pada mode ini, motor dinilai terlalu lambat untuk penggunaan jalan raya.
Memasuki pembahasan utama, Indomobil E-Motor Sprinto pada mode Sport mampu mencapai 70 km/jam.
Kecepatan ini dianggap cukup ideal untuk penggunaan harian di perkotaan, termasuk untuk menyalip kendaraan lain dengan lebih aman.
Sementara itu, pada mode Boost, motor ini mampu mencapai top speed hingga 101 km/jam dalam kondisi pengujian tertentu.
Performa Akselerasi dan Perbandingan Rival
Dari hasil pengujian Racebox, Sprinto mencatat akselerasi 0–60 km/jam dalam waktu sekitar 10 detik, serta 0–402 meter di kisaran 23–24 detik. Angka ini memang masih sedikit di bawah Polytron Fox 350, namun menariknya Sprinto justru unggul di sisi top speed.
Perbandingan ini membuat Indomobil E-Motor Sprinto berada di posisi unik. Motor ini tidak sepenuhnya unggul di akselerasi, namun mampu memberikan kecepatan puncak yang lebih tinggi di kelasnya. Hal ini menjadikannya opsi menarik bagi pengguna yang mengutamakan kecepatan akhir dibanding tarikan awal.
Jarak Tempuh dan Efisiensi
Dari sisi jarak tempuh, Sprinto juga menunjukkan hasil yang cukup kompetitif. Pada mode Comfort, motor ini mampu menempuh hingga 116–120 km. Mode Sport menghasilkan 85–90 km, sementara mode Boost masih mampu bertahan di kisaran 75 km.
Dengan baterai berkapasitas 2,45 kWh, Indomobil E-Motor Sprinto memang tidak sebesar beberapa kompetitor. Namun efisiensi daya yang dihasilkan masih dianggap cukup untuk kebutuhan harian, terutama di area perkotaan.
Kesimpulan Performa
Secara keseluruhan, Indomobil E-Motor Sprinto lebih menonjol pada kecepatan puncak dibanding akselerasi. Karakter ini membuatnya cocok bagi pengguna yang ingin sensasi berkendara lebih agresif, tetapi tetap dalam kategori motor listrik harian. Dibandingkan rival seperti Polytron Fox 350, Sprinto menawarkan keunggulan berbeda yang tidak bisa diabaikan.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan