Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Polytron Fox 500 Bikin Terkejut Saat Dicoba, Performa Motor Listrik Setara XMAX dengan Harga Rp43 Jutaan, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Maylanni Diana Fitri • Jumat, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB
Polytron Fox 500 hadir dengan performa bertenaga, fitur lengkap, dan harga menarik. Simak hasil first ride serta kelebihan dan kekurangannya.(pinterest)
Polytron Fox 500 hadir dengan performa bertenaga, fitur lengkap, dan harga menarik. Simak hasil first ride serta kelebihan dan kekurangannya.(pinterest)

Radar TulungagungPolytron Fox 500 menjadi sorotan setelah akhirnya mendapat kesempatan diuji langsung di jalan. Motor listrik bergaya maxi scooter ini menawarkan dimensi yang setara dengan Yamaha XMAX maupun Honda Forza, namun dibanderol dengan harga jauh lebih terjangkau. Dari hasil pengujian perdana, Polytron Fox 500 menghadirkan kombinasi kenyamanan, performa bertenaga, serta fitur modern yang membuatnya layak diperhitungkan di pasar motor listrik Indonesia.

Dalam sesi first ride tersebut, pengujian difokuskan pada dua aspek utama, yakni kenyamanan berkendara serta performa motor listrik. Hasilnya, Polytron Fox 500 dinilai mampu memberikan pengalaman berkendara yang cukup mengejutkan, terutama dari sisi akselerasi dan karakter pengendaliannya.

Posisi Berkendara Nyaman, Mirip Skutik Premium

Secara ergonomi, posisi duduk Polytron Fox 500 sangat mengingatkan pada Yamaha XMAX. Joknya lebar dengan busa tebal sehingga terasa nyaman untuk perjalanan jauh.

Baca Juga: Dampak Jembatan Gondang 1 Tulungagung Ditutup, Jalan Duwet-Ngebong Rusak Parah, Warga Minta Perbaikan Segera

Meski tinggi jok tidak diumumkan secara resmi, pengendara dengan tinggi badan sekitar 173 sentimeter masih harus sedikit berjinjit ketika kedua kaki menapak ke aspal. Hal tersebut dipengaruhi dimensi jok yang cukup lebar sehingga posisi kaki menjadi lebih mengangkang.

Area pijakan kaki juga luas sehingga pengendara dapat memilih posisi kaki secara fleksibel, baik tegak maupun sedikit selonjoran. Sementara posisi setang dibuat cukup dekat sehingga menghasilkan posisi duduk yang santai.

Handling Stabil, Suspensi Jadi Nilai Plus

Sebagai motor listrik berukuran besar, kesan pertama saat bermanuver memang terasa cukup berat. Namun setelah beberapa saat digunakan, karakter handling mulai terasa nyaman.

Baca Juga: Dana Instan di Aplikasi DANA 2026 Diklaim Bisa Kurang dari 1 Menit, Begini Cara Aktifkan dan Dapat Limit hingga Rp1 Juta

Penempatan baterai di bagian bawah membuat pusat gravitasi motor lebih rendah sehingga membantu menjaga kestabilan saat menikung.

Suspensi depan mampu meredam guncangan dengan baik ketika melewati polisi tidur maupun jalan bergelombang. Suspensi belakang bahkan memberikan kesan lebih empuk sehingga meningkatkan kenyamanan berkendara.

Sistem pengeremannya juga cukup responsif. Menariknya, saat tuas rem ditekan, tenaga motor listrik ikut diputus sehingga motor terasa lebih aman ketika melakukan pengereman.

Radius Putar Jadi Catatan

Di balik berbagai kelebihannya, terdapat satu kekurangan yang cukup mengganggu.

Sudut belok setang dinilai terlalu sempit sehingga radius putar menjadi sangat besar. Kondisi tersebut membuat motor terasa kurang lincah saat harus berputar balik maupun melewati gang sempit.

Dengan wheelbase yang panjang dipadukan sudut belok terbatas, pengendara membutuhkan ruang lebih besar ketika bermanuver di area padat.

Performa Motor Listrik Sangat Responsif

Polytron Fox 500 menggunakan motor listrik tipe mid-drive dengan tenaga nominal 5 kW dan tenaga puncak mencapai 14,7 kW.

Motor ini memiliki tiga mode berkendara, yaitu Eco, Drive dan Sport.

Mode Eco masih cukup responsif untuk penggunaan harian meski akselerasinya dibuat lebih halus. Pada mode Drive, karakter tenaga menjadi lebih agresif sehingga cocok digunakan di perkotaan.

Sementara itu, mode Sport menjadi yang paling menarik. Akselerasi awal tetap halus tanpa hentakan, tetapi setelah kecepatan melewati sekitar 20 km/jam, tenaga langsung terasa mengisi dengan sangat baik.

Polytron mengklaim motor ini mampu mencapai kecepatan maksimum hingga 130 km/jam.

Jarak Tempuh dan Skema Sewa Baterai

Motor listrik ini dibekali baterai lithium berkapasitas 3,89 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 130 kilometer dalam sekali pengisian dengan kecepatan rata-rata 40 km/jam.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah skema kepemilikan baterainya.

Meski harga motor berada di kisaran Rp43 jutaan OTR Jakarta dan bahkan sempat mendapatkan potongan harga hingga sekitar Rp38 jutaan, baterai tidak dimiliki secara langsung oleh konsumen.

Pengguna diwajibkan membayar biaya sewa baterai sebesar Rp200 ribu setiap bulan.

Sebagai kompensasi, Polytron memberikan garansi baterai seumur hidup sehingga apabila terjadi kerusakan, baterai dapat diganti tanpa harus membeli unit baru.

Fitur Lengkap, Build Quality Masih Perlu Penyempurnaan

Dari sisi fitur, Polytron Fox 500 dibekali bagasi berkapasitas besar yang mampu menampung helm, panel instrumen kombinasi analog-digital, trip meter, pengaturan jam, cruise control, hingga fitur keselamatan yang berkaitan dengan sistem penguncian motor.

Meski demikian, kualitas perakitan masih menjadi perhatian. Beberapa panel bodi terlihat memiliki celah yang belum seragam sehingga dinilai masih perlu penyempurnaan pada produksi berikutnya.

Secara keseluruhan, Polytron Fox 500 berhasil memberikan impresi positif sebagai motor listrik bergaya maxi scooter dengan performa kuat, kenyamanan tinggi, serta fitur yang cukup lengkap. Dengan harga yang kompetitif dan garansi baterai seumur hidup melalui skema sewa, motor ini berpotensi menjadi salah satu pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#review Polytron Fox 500 #harga Polytron Fox 500 #first ride Polytron Fox 500 #Polytron fox 500 #motor listrik