Radar Tulungagung – Polytron Fox 500 mulai menunjukkan keseriusannya bersaing di segmen motor listrik premium Tanah Air. Mengusung desain maxi scooter yang sekilas mengingatkan pada Yamaha XMAX dan Honda Forza, motor listrik ini menawarkan kombinasi performa, kenyamanan, serta fitur modern dengan harga yang lebih kompetitif.
Dalam pengujian perdana atau first ride, Polytron Fox 500 memberikan impresi positif, terutama dari sisi akselerasi, kenyamanan suspensi, hingga tenaga yang terasa responsif. Namun di balik berbagai kelebihannya, terdapat satu catatan yang dinilai cukup mengganggu saat digunakan di area perkotaan.
Posisi Duduk Nyaman untuk Perjalanan Jauh
Salah satu daya tarik utama Polytron Fox 500 adalah ergonominya. Jok dibuat lebar dengan busa tebal sehingga memberikan kenyamanan bagi pengendara maupun pembonceng.
Meski demikian, pengendara dengan tinggi sekitar 173 sentimeter masih harus sedikit berjinjit ketika berhenti. Penyebabnya bukan karena jok terlalu tinggi, melainkan dimensinya yang lebar sehingga posisi kaki menjadi lebih renggang.
Area pijakan kaki juga luas sehingga pengendara dapat mengubah posisi kaki saat perjalanan jauh. Posisi setang yang dekat turut menciptakan postur berkendara yang santai dan tidak cepat melelahkan.
Handling Stabil Berkat Posisi Baterai
Saat pertama kali dikendarai, motor ini memang terasa cukup besar dan berat. Namun karakter tersebut perlahan menghilang setelah beberapa menit digunakan.
Hal itu didukung oleh posisi baterai yang ditempatkan di bagian bawah rangka sehingga menghasilkan pusat gravitasi lebih rendah. Dampaknya, motor terasa stabil ketika diajak bermanuver maupun saat menikung.
Suspensi menjadi salah satu sektor yang paling mencuri perhatian. Suspensi depan mampu meredam benturan dengan baik, sementara suspensi belakang terasa empuk sehingga meningkatkan kenyamanan di berbagai kondisi jalan.
Pengeremannya juga responsif. Menariknya lagi, sistem elektronik akan memutus tenaga motor listrik ketika tuas rem ditekan sehingga proses deselerasi terasa lebih aman.
Radius Putar Besar Jadi Kekurangan
Meski menawarkan banyak kelebihan, Polytron Fox 500 masih memiliki kekurangan yang cukup terasa.
Sudut belok setang dinilai terlalu terbatas sehingga radius putarnya menjadi besar. Saat harus berbalik arah atau melewati gang sempit, pengendara membutuhkan ruang yang lebih luas dibandingkan skutik pada umumnya.
Karakter ini membuat kelincahan motor sedikit berkurang ketika digunakan di jalan perkotaan yang padat.
Performa Responsif dengan Tiga Riding Mode
Polytron Fox 500 mengandalkan motor listrik tipe mid-drive yang menghasilkan tenaga nominal 5 kW dan tenaga puncak hingga 14,7 kW.
Motor ini menyediakan tiga mode berkendara, yaitu Eco, Drive, dan Sport.
Mode Eco cocok digunakan untuk mobilitas harian karena tenaga disalurkan lebih halus. Mode Drive menawarkan respons gas yang lebih cepat, sedangkan mode Sport mampu mengeluarkan seluruh potensi tenaga motor.
Akselerasi awal memang dibuat lembut agar nyaman dikendarai. Namun setelah kecepatan melewati sekitar 20 km/jam, dorongan tenaganya langsung terasa signifikan.
Polytron mengklaim Fox 500 mampu melaju hingga kecepatan maksimum 130 km/jam, angka yang tergolong tinggi untuk motor listrik di kelasnya.
Jarak Tempuh dan Skema Sewa Baterai
Motor listrik ini dibekali baterai lithium berkapasitas 3,89 kWh dengan klaim jarak tempuh mencapai 130 kilometer dalam sekali pengisian pada kecepatan rata-rata 40 km/jam.
Harga jualnya berada di kisaran Rp43 jutaan OTR Jakarta, bahkan sempat mendapatkan promo hingga sekitar Rp38 jutaan.
Namun konsumen perlu memahami bahwa baterai menggunakan sistem sewa dengan biaya Rp200 ribu per bulan.
Sebagai gantinya, Polytron memberikan garansi baterai seumur hidup. Jika terjadi penurunan performa atau kerusakan, baterai dapat diganti tanpa biaya pembelian unit baru.
Fitur Lengkap, Kualitas Finishing Masih Bisa Ditingkatkan
Polytron Fox 500 juga dibekali bagasi luas, panel instrumen kombinasi analog-digital, cruise control, trip meter, pengaturan jam, hingga berbagai indikator informasi kendaraan.
Meski fitur tergolong lengkap, kualitas finishing masih menjadi pekerjaan rumah. Beberapa sambungan panel bodi terlihat memiliki celah yang belum seragam sehingga dinilai masih perlu penyempurnaan pada produksi berikutnya.
Secara keseluruhan, Polytron Fox 500 tampil sebagai motor listrik maxi scooter yang menawarkan kenyamanan berkendara, tenaga melimpah, fitur modern, serta harga yang kompetitif. Dengan performa yang mampu bersaing di kelas premium, motor ini menjadi salah satu alternatif menarik bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik.
Editor : Maylanni Diana Fitri