Radar Tulungagung – Sepeda listrik Uwinfly D66i menjadi salah satu pilihan menarik di kelas harga Rp4 jutaan. Meski dibanderol relatif terjangkau, model terbaru ini hadir dengan desain bergaya skutik Eropa, fitur modern, hingga opsi pemasangan dashcam yang mulai jarang ditemui pada sepeda listrik di kelasnya.
Mengusung nama Uwinfly D66i, produk terbaru ini tampil berbeda dibanding generasi sebelumnya. Desain bodinya dibuat lebih elegan dengan garis-garis tegas yang memberi kesan premium. Sekilas tampilannya bahkan mengingatkan pada skuter bergaya Italia, lengkap dengan lampu LED dan detail bodi yang lebih modern.
Dari sisi tampilan, Uwinfly D66i menggunakan lampu depan full LED, aksen bodi baru, serta desain buritan yang lebih rapi. Meski tampil premium, motor listrik ini tetap mempertahankan konsep sederhana dengan rem tromol di roda depan maupun belakang.
Dashcam Jadi Aksesori Tambahan
Salah satu hal yang paling menarik perhatian adalah adanya slot khusus untuk pemasangan dashcam pada bagian depan kendaraan. Namun, fitur tersebut ternyata tidak langsung tersedia dalam paket pembelian.
Dashcam dijual terpisah sebagai aksesori resmi Uwinfly. Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam ulasan, harga perangkat dashcam lengkap mencapai sekitar Rp999 ribu sehingga pengguna harus mengeluarkan biaya tambahan apabila ingin memasangnya.
Selain itu, setiap pembelian Uwinfly D66i juga sudah mendapatkan dua kartu NFC yang dapat digunakan sebagai kunci digital sekaligus dihubungkan dengan aplikasi smartphone.
Performa Mengandalkan Dinamo 600 Watt
Dari sektor penggerak, Uwinfly D66i dibekali motor hub bertenaga 600 watt dengan baterai SLA 48 volt 12 Ah sebagai standar pabrikan.
Pada unit yang diuji, pemilik telah menambahkan satu baterai lithium 48 volt 12 Ah sebagai sumber daya tambahan. Sistem tersebut memungkinkan pengguna berpindah baterai menggunakan sakelar MCB sehingga jarak tempuh menjadi lebih fleksibel.
Motor listrik ini memiliki tiga mode kecepatan. Mode pertama mampu melaju hingga sekitar 32 km/jam, mode kedua mencapai 39 km/jam, sedangkan mode ketiga menyentuh 43 km/jam saat roda menggantung tanpa beban.
Saat digunakan berkendara di jalan raya, kecepatan maksimal yang dicapai berada di kisaran 37 km/jam karena dipengaruhi bobot pengendara dan kondisi jalan.
Bagasi Luas, Tapi Posisi Controller Jadi Catatan
Keunggulan lain Uwinfly D66i terletak pada bagasi berkapasitas besar. Ruang penyimpanan di bawah jok masih menyisakan area cukup luas meski telah dipasang baterai tambahan.
Namun terdapat satu catatan penting. Posisi controller kendaraan berada di bawah baterai sehingga dinilai cukup rentan apabila motor dipaksa menerobos genangan atau banjir.
Karena itu, pengguna disarankan menghindari jalan yang tergenang air demi menjaga usia komponen kelistrikan tetap awet.
Nyaman Dipakai Harian
Secara ergonomi, Uwinfly D66i cukup nyaman dikendarai. Dengan tinggi pengendara sekitar 173 cm, posisi duduk masih terasa lega dan tidak terlalu menekuk.
Stang terasa stabil saat bermanuver, sementara dek kaki cukup luas untuk penggunaan harian.
Panel instrumen digital juga sudah menampilkan informasi lengkap seperti indikator baterai, mode berkendara, odometer hingga status berkendara.
Menariknya lagi, sepeda listrik ini telah dibekali fitur cruise control. Pengendara cukup menekan tombol khusus untuk mempertahankan kecepatan tanpa perlu terus menarik tuas gas.
Selain itu tersedia lampu jauh, lampu dekat, lampu sein, hingga klakson yang seluruh pengoperasiannya berada di setang.
Impresi Berkendara
Saat diuji di kawasan Universitas Indonesia, Uwinfly D66i memberikan karakter berkendara yang ringan dan mudah dikendalikan.
Handling terasa cukup lincah untuk penggunaan di lingkungan perumahan maupun jalan perkotaan. Motor masih mampu menanjak meski tenaga mulai berkurang karena kapasitas motor listrik yang hanya 600 watt.
Di sisi lain, karakter suspensi terasa cukup keras sehingga guncangan dari polisi tidur maupun jalan bergelombang masih cukup terasa ke tubuh pengendara.
Meski begitu, secara keseluruhan Uwinfly D66i menawarkan kombinasi desain menarik, bagasi luas, fitur cruise control, serta performa yang memadai untuk aktivitas harian.
Dengan banderol sedikit di atas Rp4 jutaan, sepeda listrik ini menjadi salah satu alternatif menarik bagi masyarakat yang mencari kendaraan listrik ekonomis dengan tampilan premium.
Editor : Maylanni Diana Fitri