RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Pasar otomotif roda dua tanah air kembali diguncang oleh gebrakan terbaru dari PT Astra Honda Motor (AHM). Pabrikan raksasa ini resmi merilis skuter matic andalan teranyar mereka, Honda Vario EVO 160, di pasar domestik.
Kehadiran produk baru ini langsung memicu perhatian besar bagi para pemburu motor matic Honda terbaru. Menariknya, gawai jalanan ini langsung disandingkan dengan saudaranya yang tidak kalah populer, yakni Vario 125 tipe CBS ISS.
Bagi konsumen yang sedang menimbang-nimbang untuk meminang salah satu dari kedua motor matic sport ini, selisih harga di antara keduanya terpaut kurang lebih Rp2 jutaan. Hal ini tentu membuat persaingan di kelas skutik harian menjadi semakin ketat dan menarik untuk dikupas secara mendalam.
Perbandingan Harga Resmi dan Desain Batok Kepala
Mengenai banderol resmi yang berlaku untuk wilayah plat G, plat H, plat K, serta seluruh area Jawa Tengah, kedua skutik ini menawarkan angka yang kompetitif. Vario 125 CBS ISS dipasarkan dengan harga Rp28.380.000, sementara untuk tipe Honda Vario EVO 160 dilepas ke pasar dengan nominal Rp30.490.000.
Unit komparasi ini terpantau sudah tersedia di dealer Super Honda Ketanggungan. Secara dimensi, varian EVO 160 memang dirancang dengan bodi yang cenderung lebih ramping dari generasi terdahulu, namun jika disejajarkan langsung, bodi Vario 125 masih terlihat jauh lebih ramping.
Beralih ke sektor eksterior atas, perbedaan kontras terlihat pada area batok kepala kemudi. Vario 160 mengusung lekukan garis yang cenderung lebih simpel tetapi memiliki dimensi visual yang tampak lebih besar dan lebar.
Sebaliknya, Vario 125 tipe CBS ISS mengadopsi struktur batok kepala yang dipenuhi banyak lekukan tajam dan aerodinamis. Pada area kemudi, kedua motor ini sudah dibekali tuas rem dengan sistem Combi Brake System (CBS), namun Vario 160 telah mengadopsi model hand grip dengan desain terbaru yang lebih segar.
Detail Ornamen Bodi dan Sektor Kaki-Kaki
Menelusuri bagian bodi depan hingga area tameng tengah, perbedaan karakter desain dari kedua skutik ini semakin tampak jelas. Area tengah Vario 160 dilapisi oleh panel berbahan plastik dengan sentuhan warna hitam dove yang elegan.
Sementara itu, Vario 125 menggunakan material plastik kasar hitam dengan potongan desain yang lebih memanjang serta meruncing dari bagian atas hingga ke area bawah bodi. Untuk sistem pencahayaan utama, kedua model andalan AHM ini sudah kompak mengaplikasikan lampu berteknologi LED full system demi pencahayaan optimal.
Perbedaan signifikan juga merambah pada sektor kaki-kaki, terutama komponen piringan rem cakram hidrolik dengan kaliper piston tunggal lansiran Nissin. Vario 125 tipe CBS ISS sudah menggunakan cakram model bergelombang (wave disk) yang dipadukan dengan pelek palang terbuka berwarna cokelat (brown).
Sedangkan untuk varian EVO 160 masih mengandalkan piringan cakram model bulat biasa yang dikombinasikan dengan pelek palang berlubang tengah berkelir hitam. Ukuran ban luar keduanya pun berbeda, di mana Vario 160 mengusung ukuran 100/80 ring 14, sementara Vario 125 menggunakan profil 90/80 ring 14.
Kelengkapan Fitur Dasbor dan Akomodasi Berkendara
Memasuki area panel instrumen digital, spesifikasi Vario 160 dan 125 tipe CBS ISS ini rupanya menyajikan fitur-fitur fungsional yang sama persis. Kedua motor ini telah dilengkapi tombol Idling Stop System (ISS), tombol starter, sakelar lampu jauh-dekat, klakson, serta lampu sein dengan tata letak serupa.
Kedua dasbor skutik ini juga sudah mengadopsi sistem penguncian pintar tanpa anak kunci (keyless) serta laci konsol depan yang di dalamnya terintegrasi sebuah power outlet atau power charger untuk mengisi daya gawai.
Meski demikian, detail estetika di area dasbor memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Vario 125 dilengkapi gantungan barang model standar, sedangkan Vario 160 dibekali gantungan barang model terbaru yang dipercantik dengan motif serat karbon (carbon).
Dimensi dek pijakan kaki pada Vario 160 juga dirancang jauh lebih lebar dan terasa lebih longgar bagi pengendara dibandingkan milik Vario 125. Namun, untuk urusan daya tampung akomodasi di bawah jok, kedua motor ini sama-sama dibekali bagasi berkapasitas 18 liter serta tangki bahan bakar berukuran 5,5 liter.
Konstruksi Buritan, Mesin, dan Kenyamanan Berkendara
Pada area buritan, perbedaan mencolok kembali terlihat pada komponen pegangan belakang atau behel, di mana milik Vario 160 memiliki dimensi yang jauh lebih lebar. Komponen sparkbor atau spakbor belakang pada Vario 160 versi terbaru kini telah mengadopsi cetakan desain serta motif yang sama persis dengan spakbor belakang milik Vario 125.
Untuk sektor mekanikal, posisi tabung reservoir atau air cadangan radiator Vario 160 diletakkan tersembunyi di dalam bodi, sedangkan untuk Vario 125 posisinya berada di area luar yang mudah terlihat.
Meskipun kedua motor matic Honda terbaru ini sudah dibekali sistem pendingin cairan berupa radiator dan lengan ayun (arm) berwarna silver, basis mesin yang digendongnya berbeda total. Konsekuensinya, ukuran boks filter udara pada varian 160 dirancang jauh lebih besar dan melebar guna mengimbangi kapasitas mesinnya yang membengkak.
Sentuhan akhir pada bodi samping memperlihatkan Vario 125 CBS ISS menggunakan emblem timbul (3D), sementara Vario 160 masih memakai stiker striping biasa. Karakter kulit jok Vario 125 terasa lebih lentur dan lembut, sedangkan tekstur jok bawaan Vario 160 cenderung sedikit lebih kasar saat diraba.
Baca Juga: Kelas 1 Kosong, SDN 5 Bungur Pilih Fokus Jaga Mutu Pembelajaran
Editor : Natasha Eka Safrina