RADARTULUNGAGUNG - Motor listrik Yadea GT80 menarik perhatian setelah diuji langsung dalam sesi unboxing dan test ride. Motor listrik Yadea GT80 disebut memiliki baterai 72 volt 50 Ah, motor BLDC 3 kW dengan peak power 5 kW, serta klaim jarak tempuh hingga 120 kilometer. Harganya disebut berada di bawah Rp30 juta.
Yadea GT80 Tampil Besar dengan Gaya Mirip XMAX
Motor listrik Yadea GT80 hadir dengan desain yang menyerupai skuter maksi seperti Yamaha XMAX dan NMAX, tetapi dimensinya dibuat lebih ringkas. Dalam video review, bodinya dinilai cukup tebal dan solid dengan kombinasi warna merah dan hitam.
Bagian depan GT80 dilengkapi lampu LED dan DRL. Desain lampunya juga tidak lagi menempatkan logo Yadea seperti pada sejumlah model sebelumnya, sehingga tampilannya terlihat lebih sederhana.
Yadea GT80 menggunakan pelek ring 12 dengan ban depan berukuran 100/90 dan ban belakang 120/80. Sistem pengereman menggunakan cakram dengan kombinasi pengereman yang disebut sudah mendukung combi brake system.
Dari sisi kaki-kaki, bagian depan memakai suspensi teleskopik. Sementara itu, suspensi belakang menjadi salah satu bagian yang mendapat catatan dalam pengujian karena terasa cukup keras ketika motor digunakan sendirian.
Baterai 50 Ah Bisa Ditambah Menjadi Dua Baterai
Salah satu fitur yang menjadi perhatian adalah kapasitas baterainya. Motor listrik Yadea GT80 menggunakan baterai 72 volt 50 Ah dan disebut dapat ditambah baterai kedua berkapasitas 30 Ah.
Dalam video, penambahan baterai kedua disebut membutuhkan biaya sekitar Rp5 juta. Dengan konfigurasi tersebut, pengguna dapat memiliki kapasitas baterai lebih besar tanpa harus mengganti motor.
GT80 menggunakan charger 12 ampere dengan output 85,5 volt. Reviewer juga memperkirakan kebutuhan daya listrik rumah perlu memiliki kapasitas yang cukup, dengan daya yang tidak sedang digunakan sekitar 1.200 watt agar proses pengisian dapat berjalan dengan aman.
Sistem baterainya tidak menggunakan konfigurasi paralel secara langsung. Pengguna perlu memindahkan konektor dari baterai pertama ke konektor baterai kedua sesuai kebutuhan.
Punya Tiga Mode Berkendara dan Fitur IoT
Yadea GT80 menawarkan tiga mode berkendara. Mode pertama mampu mencapai sekitar 61 kilometer per jam, sedangkan mode Sport disebut dapat mencapai 99 kilometer per jam.
Motor ini juga memiliki mode bebas serta fitur boost yang dalam pengujian disebut dapat meningkatkan performa. Namun, pengujian kecepatan maksimal tidak dilakukan secara optimal karena test ride berlangsung di area perumahan.
Dari sisi teknologi, GT80 dilengkapi konektivitas Internet of Things (IoT). Fitur tersebut memungkinkan pengguna mengetahui lokasi kendaraan melalui aplikasi dan menyalakan motor melalui ponsel.
Panel instrumennya juga menampilkan informasi seperti kecepatan, persentase baterai, trip meter, jam, sinyal, serta konsumsi daya. Fitur mirroring untuk navigasi disebut tersedia, meski dalam video belum diuji secara langsung.
Dalam test ride, motor listrik Yadea GT80 mampu mencapai 0-50 kilometer per jam sekitar 5-6 detik. Reviewer menilai handling motor terasa nyaman, posisi berkendara lega, dan dek yang luas membuat kaki lebih leluasa.
Baca Juga: Cara Unik Dewi Sahabat Jaksa Kenalkan Hukum kepada Anak Lewat Drama, Lagu, dan Karakter Super Jaksa
Meski demikian, suspensi belakang menjadi kekurangan utama yang ditemukan. Saat digunakan sendiri, suspensi terasa keras terutama ketika melewati polisi tidur. Ketika digunakan berboncengan, karakter suspensi dinilai sedikit lebih nyaman.
Secara keseluruhan, Yadea GT80 dinilai menarik karena menawarkan baterai 50 Ah, fitur IoT, tiga mode berkendara, serta posisi berkendara yang lega. Dengan harga yang disebut di bawah Rp30 juta, motor ini dinilai layak menjadi salah satu pilihan di kelasnya.
Meta Description: Motor listrik Yadea GT80 dibanderol di bawah Rp30 juta dengan baterai 50 Ah, klaim jarak 120 km, tiga mode berkendara, dan fitur IoT.
Editor : Mohammad Ibnu SyafiSumber : Dari berbagai sumber