Daftar 10 Mobil yang Disebut Bakal Dilarang Isi Pertalite, Ada Avanza hingga Innova

Hikmatul Insaniya • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 18:20 WIB
Pembatasan Pertalite 2026 ramai dibahas. 10 mobil bermesin di atas 1.400 cc disebut berpotensi terdampak. Benarkah aturan ini berlaku?
Pembatasan Pertalite 2026 ramai dibahas. 10 mobil bermesin di atas 1.400 cc disebut berpotensi terdampak. Benarkah aturan ini berlaku?

 

JAKARTA - Pembatasan Pertalite 2026 kembali ramai menjadi perbincangan di media sosial. Salah satu isu yang beredar menyebut kendaraan dengan kapasitas mesin di atas 1.400 cc kemungkinan tidak lagi diperbolehkan menggunakan BBM subsidi mulai Juni 2026.

Kabar pembatasan Pertalite 2026 tersebut membuat pemilik mobil mulai mempertanyakan apakah kendaraannya masuk daftar yang terdampak. Sejumlah mobil populer bermesin 1.500 cc bahkan disebut berpotensi harus beralih menggunakan BBM nonsubsidi seperti Pertamax.

Namun, informasi tersebut perlu disikapi dengan hati-hati. Berdasarkan transkrip video yang menjadi sumber artikel ini, daftar kendaraan yang beredar masih berupa kabar dan belum menjadi keputusan final pemerintah.

Baca Juga: Gaji PNS April 2026 Cair 1 April, Ada Tambahan Penghasilan di Luar Gaji Pokok

Daftar Mobil yang Disebut Berpotensi Terdampak

Salah satu mobil yang ramai disebut adalah Toyota Avanza 1.5. Mobil keluarga yang banyak digunakan untuk aktivitas harian, perjalanan keluarga hingga usaha tersebut memiliki kapasitas mesin 1.500 cc.

Jika pembatasan berdasarkan kapasitas mesin benar-benar diterapkan, Avanza 1.5 berpotensi tidak lagi dapat menggunakan Pertalite. Pemilik kendaraan kemungkinan harus mempertimbangkan BBM nonsubsidi untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: Gaji Pensiunan 2026 Disebut Berubah Total, Ini Fakta Pengumuman Presiden dan Kebijakan Terbarunya

Berikutnya ada Toyota Veloz. Mobil yang dikenal sebagai versi lebih modern dan premium dari Avanza ini juga memiliki kapasitas mesin di atas 1.400 cc. Karena itu, Veloz disebut berpotensi terkena pembatasan.

Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross juga masuk daftar yang ramai dibicarakan. Keduanya menggunakan mesin 1.500 cc. Jika aturan diterapkan, pengguna dua model tersebut berpotensi harus beralih dari Pertalite ke BBM nonsubsidi.

Mobil lain yang disebut adalah Honda HR-V. SUV ini memiliki sejumlah varian dengan kapasitas mesin di atas 1.400 cc. Karena itu, HR-V juga disebut berpotensi masuk kategori kendaraan yang terdampak.

Innova hingga Suzuki Ertiga Ikut Disebut

Toyota Innova Reborn juga menjadi salah satu kendaraan yang disebut berpotensi terkena pembatasan BBM subsidi. Kapasitas mesinnya yang besar membuat biaya operasional kendaraan ini berpotensi meningkat apabila harus menggunakan BBM nonsubsidi.

Kemudian ada Hyundai Creta yang disebut memiliki kapasitas mesin sekitar 1.500 cc. SUV modern tersebut juga masuk dalam daftar kendaraan yang berpotensi terdampak jika pembatasan diterapkan berdasarkan kapasitas mesin.

Honda BR-V menjadi mobil kedelapan yang disebut. SUV keluarga tujuh penumpang ini menggunakan mesin 1.500 cc sehingga ikut masuk dalam pembahasan mengenai pembatasan Pertalite.

Baca Juga: Gaji Pensiunan PNS 2026 Masih Segini, Taspen Bantah Kabar Kenaikan dan Rapelan

Selanjutnya terdapat Suzuki XL7. Mobil keluarga dengan mesin 1.500 cc tersebut dikenal memiliki konsumsi BBM yang relatif hemat. Namun, jika parameter pembatasan hanya berdasarkan kapasitas mesin, efisiensi kendaraan tidak menjadi penentu utama.

Terakhir adalah Suzuki Ertiga 1.5. Mobil keluarga ini juga disebut berpotensi kehilangan akses terhadap Pertalite karena menggunakan mesin 1.500 cc.

Belum Ada Keputusan Final

Baca Juga: Anggaran Kenaikan Gaji Pensiunan Masuk RAPBN 2027? Ini Fakta yang Perlu Diketahui

Meski daftar tersebut ramai diperbincangkan, masyarakat sebaiknya tidak langsung menganggap informasi tersebut sebagai aturan yang sudah berlaku.

Transkrip menyebut pemerintah belum mengumumkan keputusan final mengenai pembatasan kendaraan berdasarkan kapasitas mesin. Karena itu, pemilik mobil masih perlu menunggu informasi resmi.

Informasi mengenai pembatasan BBM subsidi sebaiknya diperiksa melalui kanal resmi Pertamina, BPH Migas, dan Kementerian ESDM. Dengan begitu, masyarakat tidak salah mengambil keputusan hanya berdasarkan unggahan media sosial.

Jika aturan pembatasan Pertalite 2026 nantinya benar-benar diberlakukan, pemilik kendaraan yang terdampak perlu mempersiapkan perubahan biaya operasional. Namun, sampai ada keputusan resmi, daftar 10 mobil tersebut masih sebatas informasi yang beredar dan belum dapat dijadikan dasar bahwa kendaraan tertentu dilarang membeli Pertalite.

source: YouTube/@LensaOtomotif96

Editor : Hikmatul Insaniya
BBM subsidi Pembatasan Pertalite 2026 mobil 1.500 cc pertalite pertamina