Sepeda Listrik United, dari Folding hingga Urban, Jarak Tempuh 30-40 Km

Brilian Syifa Almasih • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 16:20 WIB
Sepeda listrik United hadir dalam beberapa pilihan untuk kebutuhan berbeda, mulai dari model folding, MTB, hingga urban.
Sepeda listrik United hadir dalam beberapa pilihan untuk kebutuhan berbeda, mulai dari model folding, MTB, hingga urban.

JAKARTA - Sepeda listrik United hadir dalam sejumlah kategori, mulai dari folding, MTB, hingga urban. Dalam ulasan video, beberapa model yang dibahas meliputi Foton, Manrola, Berlin, dan Galileo. Keempatnya menawarkan kombinasi sistem pedal assist, motor listrik, serta transmisi dengan jumlah percepatan berbeda. Jarak tempuhnya disebut berkisar 30 hingga 40 kilometer dengan kecepatan maksimal 25 hingga 35 kilometer per jam.

Sepeda listrik atau electric bike menggabungkan konsep sepeda dengan motor listrik. Meski menggunakan bantuan mesin, sepeda tetap dapat dikayuh seperti sepeda biasa. Kehadiran motor membuat kayuhan menjadi lebih ringan, terutama ketika pengguna membutuhkan bantuan tambahan saat bersepeda.

Dalam video tersebut, United disebut mengembangkan beberapa model dengan kategori berbeda. United Foton dan Manrola masuk kategori folding atau sepeda lipat, Berlin dan Manrola disebut dalam pembahasan kategori MTB, sementara Galileo masuk kategori urban.\

Baca Juga: Stok Beras Tulungagung Aman hingga 20 Bulan, Serapan Bulog Tembus 65 Ribu Ton

Dari sisi frame, sepeda listrik yang dibahas menggunakan material alloy. Material tersebut disebut ringan dan tahan karat. Perbedaan kemudian terlihat pada bagian suspensi dan komponen pendukung di masing-masing model.

Foton dan Galileo menggunakan fork, sedangkan Galileo disebut menggunakan fork rigid. Foton mendapatkan tambahan karet pada bagian fork yang berfungsi sebagai peredam getaran ketika melewati jalan yang sedikit rusak.

Sementara itu, Berlin menggunakan fork bersuspensi dengan travel 120 milimeter yang dilengkapi fitur tertentu. Detail fitur tersebut tidak dijelaskan lebih lanjut dalam video.

Baca Juga: Yamaha XSR Cafe Racer Tak Perlu Banyak Ubahan, Ini Part yang Wajib Diganti

Keempat sepeda juga dilengkapi speedometer digital. Panel tersebut menampilkan informasi seperti indikator baterai, kecepatan, dan total jarak yang telah ditempuh.

Foton, Galileo, dan Berlin memiliki tuas di bawah speedometer. Tuas tersebut merupakan bagian dari sistem yang disebut electro throttle dalam video. Sistem ini bekerja bersama pedal assist.

Pedal assist menggunakan sensor untuk mendeteksi putaran kaki. Ketika pedal berputar, sensor memberikan sinyal kepada controller untuk mengaktifkan motor secara otomatis.

Baca Juga: Kawasaki W175 Cafe Racer Ini Dirombak Total, Frame dan Kaki-kaki Ikut Berubah

Dengan bantuan sistem tersebut, pengguna tidak perlu terus-menerus mengayuh ketika sepeda sudah melaju. Pada Galileo, sistem pengoperasiannya disebut memiliki pilihan tambahan karena dapat digunakan tanpa mengaktifkan pedal assist dan dioperasikan seperti menggunakan throttle.

Sistem transmisi pada masing-masing model juga berbeda. Foton menggunakan Shimano Sora 11-speed dengan rentang mata gigi 11-28. Galileo menggunakan 8-speed dengan mata gigi 13-28, sedangkan Manrola menggunakan Shimano Altus 8-speed dengan mata gigi 11-34. Berlin menggunakan Shimano Tourney 7-speed.

Untuk pengereman, sepeda listrik yang dibahas menggunakan rem cakram mekanik dengan rotor berdiameter 160 milimeter.

Baca Juga: Gempa Manggarai M5,6 Guncang Dini Hari, Pengungsi Keluar Tenda Bawa Bayi 1 Bulan

Pada bagian baterai, Foton dan Manrola menempatkan baterai di dalam frame. Sementara Galileo dan Berlin menggunakan baterai di luar frame.

Baterai Foton dapat dilepas dari frame untuk dilakukan pengisian secara terpisah. Mekanisme tersebut memungkinkan pengguna mengisi daya tanpa harus membawa seluruh sepeda ke sumber listrik.

Berbeda dengan Foton, baterai Manrola yang berada di dalam frame disebut tidak dapat dilepas. Pengisian daya dilakukan langsung melalui sepeda.

Baca Juga: Yamaha XSR Cafe Racer Tak Perlu Banyak Ubahan, Ini Part yang Wajib Diganti

Kapasitas baterai yang disebut dalam video juga berbeda. Foton menggunakan baterai 36 volt 7,8 Ah dengan motor 300 watt. Berlin menggunakan baterai 36 volt 8 Ah, sedangkan Manrola menggunakan baterai 36 volt 7 Ah. Galileo disebut memiliki kapasitas 11 Ah, sementara angka voltase yang terdengar dalam transkrip tidak cukup jelas sehingga tidak dicantumkan.

Untuk motor, Galileo, Berlin, dan Manrola disebut menggunakan motor 250 watt, sedangkan Foton menggunakan motor 300 watt.

Keempat model tetap dapat dikayuh tanpa bantuan baterai. Bobotnya memang lebih berat dibanding sepeda biasa karena terdapat komponen motor dan baterai, tetapi pilihan transmisi yang tersedia membantu kayuhan tetap terasa lebih ringan.

Baca Juga: Tsunami Hantam Permukiman, Warga Cerita Air Datang Setelah Laut Mendadak Surut

Dalam penggunaannya, video tersebut juga mengingatkan agar sepeda tidak digunakan melewati genangan air maupun saat hujan dengan curah yang tinggi. Hal itu dilakukan untuk menghindari risiko kerusakan pada sistem kelistrikan dan baterai.

Secara umum, sepeda listrik United yang dibahas menawarkan pilihan untuk kebutuhan berbeda. Dengan sistem pedal assist, pilihan transmisi hingga 11-speed, serta jarak tempuh sekitar 30-40 kilometer, model-model tersebut dapat digunakan sebagai alternatif mobilitas tanpa bahan bakar.

Editor : Brilian Syifa Almasih
sepeda listrik United United Foton United Galileo United Manrola United Berlin