JAKARTA - Polygon Sisq T7E menjadi e-bike yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman mountain bike sekaligus tambahan tenaga dari motor elektrik. Sepeda ini dibanderol sekitar Rp55 juta dan menawarkan kombinasi desain low profile, geometri trail, motor Shimano EP801, serta baterai berkapasitas 630 Wh.
Dalam ulasan yang ditayangkan melalui YouTube, Polygon Sisq T7E disebut mampu memberikan sensasi seperti mountain bike full suspension pada umumnya. Bedanya, sepeda ini mendapatkan tambahan tenaga dari sistem elektrik yang membuat aktivitas menjelajah medan lebih ringan.
Dari sisi tampilan, Polygon Sisq T7E menggunakan frame alloy ALX khas Polygon dengan perpaduan warna brown olive dan hitam. Aksen kuning-oranye pada bagian tertentu membuat tampilannya semakin menonjol.
Baca Juga: Mengamuk, Warga Gedangan Dievakuasi ke RSUD dr. Iskak
Desain frame dibuat dengan profil yang terlihat kokoh dan masif. Namun, posisi baterai serta motor yang dibuat cukup kompak membuat keseluruhan sepeda tetap terlihat ramping. Kesan tersebut membuat Sisq T7E sekilas masih menyerupai MTB manual.
Polygon Sisq T7E memiliki seat tube angle 77 derajat. Posisi tersebut dinilai mendukung efisiensi pedaling karena kaki berada lebih sesuai untuk menghasilkan kayuhan.
Sementara itu, head tube angle berada di 65 derajat. Geometri tersebut memberikan rasa stabil ketika sepeda digunakan di turunan. Chainstay yang memiliki panjang 440 milimeter juga membuat sepeda tetap memiliki karakter lincah dan responsif.
Baca Juga: Tsunami Bikin Warga Berlarian, Rumah-Rumah Disebut Rata Usai Air Laut Menerjang
Polygon turut membekali Sisq T7E dengan flip chip. Fitur tersebut memungkinkan pengaturan posisi sesuai setup roda yang digunakan. Untuk konfigurasi 29 inci depan dan belakang, posisi flip chip dapat diarahkan ke indikator low. Sementara konfigurasi mullet dengan roda 29 inci di depan dan 27,5 inci di belakang menggunakan indikator high.
Pengaturan itu berkaitan dengan ketinggian bottom bracket agar ground clearance tetap sesuai ketika melewati berbagai obstacle di lintasan.
Dari sektor motor, Sisq T7E menggunakan Shimano EP801 dengan torsi 85 Nm dan bobot motor 2,6 kilogram. Tenaga puncaknya disebut mencapai 600 watt, sementara baterainya berkapasitas 630 Wh.
Baca Juga: Kawasaki W175 Cafe Racer Ini Dirombak Total, Frame dan Kaki-kaki Ikut Berubah
Motor tersebut menyediakan tiga mode bantuan, yakni Eco, Trail, dan Boost. Selain itu, tersedia Seven Step Power Mode yang memungkinkan tingkat bantuan tenaga diatur lebih detail. Fitur walk assist juga tersedia untuk membantu ketika sepeda perlu dituntun melewati tanjakan.
Dalam pengujian, motor dinilai responsif dan mampu memberikan tambahan tenaga tanpa jeda yang mengganggu. Pada pengujian baterai sejauh 32 kilometer menggunakan mode Boost dan kondisi jalan relatif datar, indikator baterai berkurang empat dari total 10 strip.
Pengulas kemudian memperkirakan jarak tempuh dalam kondisi pengujian tersebut bisa mencapai sekitar 80 kilometer hingga baterai habis. Namun, hasil tersebut disebut relatif karena penggunaan mode bantuan dan pemilihan gigi dapat memengaruhi daya tahan baterai.
Baca Juga: Gempa Manggarai M5,6 Guncang Dini Hari, Pengungsi Keluar Tenda Bawa Bayi 1 Bulan
Saat digunakan di medan off-road, Sisq T7E juga diuji melewati tanjakan, turunan, serta jalur berbatu dan makadam di kawasan kebun teh. Di tanjakan, sistem lockout rear shock membantu mengurangi bobbing sehingga pedaling tetap terasa nyaman.
Pada turunan panjang dan teknikal, geometri sepeda memberikan rasa stabil dan membuat pengendara tetap merasa mengendalikan sepeda. Namun, terdapat catatan pada sistem suspensi SR Suntour ketika menghadapi benturan beruntun dalam waktu lama.
Menurut pengulas, suspensi awalnya terasa empuk. Namun, setelah melewati makadam cukup panjang, sensasinya berubah menjadi semakin keras. Kondisi tersebut membuat bagian tubuh pengendara terasa pegal meski stabilitas sepeda tetap terjaga.
Baca Juga: Blang Padang Banda Aceh Belum Diputuskan, Ini yang Jadi Pertimbangan Pemerintah
Secara keseluruhan, Polygon Sisq T7E dinilai memiliki desain, build quality, spesifikasi, geometri, serta motor yang menjadi keunggulannya. Pengulas juga menyoroti fitur handlebar stopper yang mencegah setang berputar terlalu jauh.
Dengan harga sekitar Rp55 juta, Polygon Sisq T7E dinilai memberikan pengalaman riding yang sepadan. Karakternya bahkan membuat pengulas terlena menjelajah hingga seharian dan menggambarkan sepeda ini sebagai teman yang cocok untuk berpetualang.
Editor : Brilian Syifa Almasih