Polygon Xtrada 2026 Dirombak Total, Bawa 4 Upgrade Utama dari UDH hingga Roda 29 Inci

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 20:10 WIB
Polygon Xtrada 2026 mendapat 4 upgrade utama, dari groupset terbaru, teknologi UDH, dropper seat post hingga seluruh seri memakai roda 29 inci.(pinterest)
Polygon Xtrada 2026 mendapat 4 upgrade utama, dari groupset terbaru, teknologi UDH, dropper seat post hingga seluruh seri memakai roda 29 inci.(pinterest)

JAKARTA - Polygon Xtrada 2026 hadir dengan perombakan spesifikasi pada seluruh serinya melalui tajuk All New. Bukan sekadar perubahan tampilan, lini MTB cross country andalan Polygon ini mendapat empat pembaruan utama, mulai dari groupset terbaru, penggunaan Universal Derailleur Hanger atau UDH, dropper seat post pada seri tertentu, hingga penggunaan roda 29 inci.

Xtrada dikenal sebagai salah satu model andalan Polygon di segmen MTB XC. Model ini dipasarkan tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di sejumlah negara lain, dari Eropa hingga Australia.

Dalam pengembangan Xtrada, Polygon juga mempertahankan pendekatan sizing yang disebut Wheel Fit Size System. Sistem ini memperhitungkan keselarasan ukuran frame, proporsi tubuh pengendara, dan ukuran roda.

Pendekatan tersebut membuat pilihan ukuran frame dibuat lebih detail agar setiap rentang tinggi badan mendapatkan posisi berkendara yang sesuai. Meski Polygon Xtrada kini menggunakan roda 29 inci, filosofi fit sizing tersebut tetap dipertahankan untuk menjaga karakter handling, kontrol, dan kenyamanan di setiap ukuran frame.

Empat Pembaruan Utama Polygon Xtrada 2026

Pembaruan pertama pada Polygon Xtrada 2026 adalah penggunaan groupset terbaru dari Shimano dan SRAM, dengan spesifikasi yang berbeda di setiap seri.

Baca Juga: E Bike Polygon Terbaru 2026, Pilihan Sepeda Listrik untuk Mobilitas dan Petualangan

Pembaruan kedua adalah penggunaan Universal Derailleur Hanger atau UDH. Komponen ini merupakan standar pengait derailleur belakang yang dirancang agar dapat digunakan secara universal pada banyak frame sepeda modern, terutama MTB.

Sebelumnya, setiap merek dan frame sepeda dapat memiliki bentuk hanger berbeda. Kondisi tersebut dapat menyulitkan pengguna ketika membutuhkan penggantian karena tidak semua hanger kompatibel dengan model lain.

Dengan UDH, bentuk hanger menjadi lebih standar sehingga lebih mudah mencari komponen pengganti. Sistem ini juga disebut lebih terlindungi dari benturan, lebih fleksibel untuk penggunaan groupset modern, serta membantu mengurangi risiko kesalahan pemasangan.

Pada desainnya, UDH membuat posisi derailleur belakang lebih masuk ke area frame. Posisi tersebut disebut dapat memberikan perlindungan lebih ketika sepeda jatuh atau terkena benturan sekaligus menjaga alignment derailleur dengan drivetrain.

Pembaruan ketiga terdapat pada Xtrada 6 dan Xtrada 7 yang sudah menggunakan dropper seat post. Kedua seri ini disebut telah memiliki karakter yang dapat digunakan untuk kebutuhan MTB trail, tidak hanya cross country.

Sementara pembaruan keempat adalah penggunaan roda 29 inci pada seluruh seri terbaru. Penggunaan ukuran roda ini disebut sebagai adaptasi terhadap tren pasar MTB yang mengarah ke 29er.

Roda 29 inci dinilai lebih efisien melibas rintangan serta memiliki traksi dan handling yang lebih baik. Karakternya juga disebut menawarkan kestabilan dan efisiensi saat digunakan berkendara.

Xtrada 5 dan Xtrada 6 Punya Karakter Berbeda

Seluruh seri Xtrada terbaru mendapat frame alloy ALX yang ringan, internal cable routing, Boost thru axle di bagian depan dan belakang, serta tapered head tube.

Baca Juga: Feda Ega Pratama Raih Tiket Moto3 Usai Jadi Vice Champion Red Bull Rookies Cup 2025

Perubahan dari sistem quick release atau QR ke Boost thru axle disebut membuat rangka lebih kaku dan handling lebih presisi. Geometri Xtrada 2026 juga mengarah ke desain modern dengan triangle yang lebih kecil.

Desain tersebut diklaim membuat sepeda lebih gesit saat bermanuver sekaligus membantu memusatkan distribusi bobot. Kontrol tetap diarahkan agar stabil di medan kasar tanpa menghilangkan karakter responsif.

Untuk Xtrada 5, sepeda ini menggunakan fork Suntour XCM32 dengan travel 120 mm. Sistem penggeraknya menggunakan Shimano CUES 1x10 speed, mulai shifter, rear derailleur Shadow Plus, hingga sprocket cassette.

Transmisi tersebut memakai chainring 32T yang dipadukan dengan cassette 10-48T. Xtrada 5 juga telah menggunakan bottom bracket Hollowtech, rem hidraulik, ban berukuran 2,25 inci, rim alloy double wall, serta freehub yang kini disebut sudah memiliki suara khas "jangkrik".

Sementara itu, Xtrada 6 mendapat peningkatan untuk kebutuhan riding yang lebih teknis. Seri ini menggunakan fork X-Fusion MIGO dengan sistem air spring yang menggantikan sistem coil pada seri sebelumnya.

Xtrada 6 juga dilengkapi dropper seat post X-Fusion Manic LC. Fitur ini memungkinkan pengendara mengatur ketinggian sadel secara instan melalui tuas di stang, termasuk menurunkan sadel saat menghadapi turunan atau medan teknis.

Di sektor penggerak, Xtrada 6 menggunakan Shimano Deore 1x12 speed dengan chainring 32T dan cassette 10-51T. Rasio tersebut ditujukan untuk memberikan pilihan gear lebih fleksibel saat menghadapi tanjakan maupun lintasan datar.

Seri ini turut memakai BB Hollowtech, rem hidraulik, ban 2,25 inci, rim alloy double wall, serta hub dan freehub Shimano.

Masih ada dua catatan yang disebut berlaku pada seluruh seri Xtrada terbaru, yakni hand grip yang masih menggunakan karet standar dan belum tipe lock ring. Selain itu, seluruh seri masih memakai rem Shimano MT200.

Secara penggunaan, Xtrada 5 ditujukan untuk kebutuhan harian hingga off-road ringan. Sedangkan Xtrada 6 diarahkan bagi pengendara yang membutuhkan fitur tambahan untuk riding lebih teknis, terutama melalui penggunaan fork air spring dan dropper seat post.

Untuk Xtrada 7, pembahasan spesifikasinya disebut akan dilakukan secara terpisah karena membawa komponen dengan spesifikasi lebih tinggi. Adapun informasi harga Polygon Xtrada 2026 tidak disebutkan dalam transkrip dan diarahkan untuk dicek melalui kolom deskripsi.

Editor : Maylanni Diana Fitri
Shimano Deore Sepeda MTB Polygon Polygon Xtrada 2026 Universal Derailleur Hanger