Keragaman tersebut membuat sepeda listrik Polygon bisa dipilih berdasarkan karakter penggunaan. Pengguna yang lebih banyak beraktivitas di jalan perkotaan dapat mempertimbangkan lini Kalosi atau Gili. Sementara mereka yang mencari sensasi bersepeda di jalur off-road memiliki pilihan dari keluarga Siskiu dan Collosus.
Polygon menempatkan Kalosi sebagai salah satu lini e-bike yang ditujukan untuk berbagai kebutuhan di lingkungan perkotaan. Seri ini menggunakan sistem pedal assist yang membantu memperingan kayuhan pengguna. Polygon menyebut sistem tersebut dapat memberikan bantuan hingga kecepatan maksimal 32 kilometer per jam dengan lima variasi tingkat assist.
Baca Juga: Dua Armada Bus Sekolah Mulai Tua, Dishub Tulungagung Ajukan Pengadaan Bus Baru
Salah satu model yang tersedia adalah Kalosi Lanes Evo Bosch. Sepeda ini menggunakan sistem motor Bosch Active Line Plus dengan baterai Bosch PowerPack 545. Polygon mencantumkan harga Rp32 juta untuk wilayah Pulau Jawa. Model tersebut tersedia dalam pilihan high step dan low step.
Selain dukungan motor listrik, Kalosi juga menawarkan kemampuan jelajah yang cukup jauh. Polygon mencantumkan jarak hingga 95 kilometer dengan pedal assist, dengan catatan jarak sebenarnya bergantung pada cara penggunaan dan beban pengendara. Fitur pedal assist bekerja melalui sensor yang mendeteksi kayuhan dan meneruskannya ke motor sehingga kayuhan menjadi lebih ringan.
Pilihan lain adalah Gili, yang mengusung konsep mini velo e-bike. Ukurannya lebih kompak dibandingkan sepeda pada umumnya, sehingga memiliki karakter yang lincah. Polygon menyebut Gili dilengkapi sistem pedal assist dan Smart Battery Management System atau BMS yang dirancang untuk membantu memperpanjang masa pakai baterai.
Salah satu modelnya, Gili Velo, menggunakan motor belakang Bafang 36V 250W dan sensor pedal assist. Sepeda ini juga memakai ban berukuran 20 inci serta rem cakram hidrolik Shimano. Polygon mencantumkan harga Gili Velo sebesar Rp14,2 juta pada halaman produknya.
Bagi pengguna yang tidak hanya mengandalkan sepeda listrik untuk perjalanan di jalan kota, E Bike Polygon Terbaru juga memiliki lini e-MTB. Polygon mencantumkan keluarga Siskiu dan Collosus sebagai bagian dari jajaran tersebut. Siskiu TE merupakan trail e-MTB dengan travel 150/140 mm, sedangkan Collosus TE hadir sebagai trail e-MTB dengan travel 160/150 mm.
Di kelas yang lebih tinggi, terdapat Collosus TE 0 AXS. Model 2026 ini tercantum sebagai electric MTB dengan harga Rp123 juta untuk wilayah Pulau Jawa. Polygon membekalinya dengan motor Bosch Performance Line CX yang memiliki torsi maksimal 100 Nm serta baterai berkapasitas 800 Wh.
Baca Juga: Potensi Zakat ASN Tulungagung Rp 15 Miliar, Baznas Soroti Kepatuhan yang Baru 30 Persen
Karakter tersebut membuat pilihan E Bike Polygon Terbaru cukup luas. Dari sepeda mini velo untuk mobilitas yang lebih praktis, sepeda hybrid untuk penggunaan perkotaan, hingga e-MTB untuk jalur trail, masing-masing memiliki sasaran penggunaan yang berbeda.
Calon pembeli sebaiknya menentukan kebutuhan sebelum memilih model. Faktor seperti medan yang sering dilewati, jarak perjalanan, jenis motor, kapasitas baterai, serta kemampuan sepeda perlu disesuaikan dengan aktivitas. Polygon juga mengingatkan bahwa spesifikasi, warna, dan ketersediaan produk dapat berubah sewaktu-waktu.
Editor : Carissa Emrys Fawnia