JAKARTA - E Bike Polygon Terbaru menawarkan pilihan yang cukup luas untuk berbagai kebutuhan bersepeda. Polygon saat ini memiliki lini e-bike yang mencakup Collosus TLE, Collosus TE, Collosus NE, Tambora AE, Siskiu TE, Siskiu HE, Kalosi, dan Gili. Pilihan tersebut mencakup sepeda listrik perkotaan hingga e-MTB untuk pengguna yang menginginkan kemampuan di medan lebih berat.
Kehadiran beberapa kategori tersebut membuat sepeda listrik Polygon tidak hanya ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan untuk mobilitas harian. Karakter setiap seri dibuat berbeda, sehingga pengguna dapat memilih berdasarkan medan, gaya bersepeda, serta kebutuhan perjalanan.
Salah satu lini yang cukup menarik untuk penggunaan sehari-hari adalah Kalosi. Polygon menyebut Kalosi sebagai e-bike untuk berbagai kondisi perkotaan. Sistem pedal assist pada sepeda ini memberikan lima variasi bantuan dengan kemampuan hingga 32 kilometer per jam. Polygon juga mencantumkan jarak hingga 95 kilometer dalam kondisi tertentu, tergantung cara penggunaan dan beban pengendara.
Baca Juga: Dua Armada Bus Sekolah Mulai Tua, Dishub Tulungagung Ajukan Pengadaan Bus Baru
Dalam keluarga Kalosi terdapat beberapa pilihan, seperti Kalosi Lanes Evo Bosch, Kalosi Lanes Prime, Kalosi Lanes Evo Shimano, serta Kalosi Miles dalam pilihan low step dan high step. Salah satu yang tercantum sebagai model MY26 adalah Kalosi Lanes Evo Bosch. Polygon mencantumkan harga Rp32 juta untuk wilayah Pulau Jawa.
Model tersebut mengusung konsep hybrid e-bike yang ditujukan untuk mobilitas perkotaan. Sistem pedal assist bekerja dengan sensor yang mendeteksi kayuhan pengguna dan meneruskannya ke motor. Dengan bantuan tersebut, pengguna tidak perlu mengandalkan tenaga kayuhan sepenuhnya ketika bersepeda.
Sementara itu, pengguna yang menginginkan bentuk sepeda lebih ringkas dapat melirik Gili Velo. Model ini masuk kategori mini velo e-bike. Polygon menyebut desainnya memiliki ukuran yang lebih kecil dengan karakter lincah, sekaligus dilengkapi sistem pedal assist dan Smart Battery Management System atau BMS.
Baca Juga: Blang Padang Banda Aceh Belum Diputuskan, Ini yang Jadi Pertimbangan Pemerintah
Gili Velo menggunakan motor belakang Bafang 36V 250W dan sistem pedal assist dengan lima tingkat bantuan. Polygon mencantumkan kemampuan bantuan hingga 32 kilometer per jam. Harga yang tercantum di situs resmi Polygon berada di angka Rp14,2 juta.
Bagi pengguna yang mencari E Bike Polygon Terbaru untuk medan off-road, pilihan tersedia melalui keluarga Siskiu dan Collosus. Polygon memasukkan kedua lini tersebut dalam jajaran e-bike bersama Tambora. Karakternya lebih mengarah pada penggunaan di jalur trail dan medan yang membutuhkan kemampuan sepeda lebih tinggi.
Salah satu model kelas atas adalah Collosus TE 0 AXS 2026. Polygon mencantumkan harga Rp123 juta untuk wilayah Pulau Jawa. Sepeda ini menggunakan motor Bosch Performance Line CX dengan torsi maksimal 100 Nm dan baterai berkapasitas 800 Wh. Polygon juga menyebut desainnya dibuat untuk memberikan kemampuan saat menanjak sekaligus kepercayaan diri ketika melewati turunan.
Baca Juga: Blang Padang Banda Aceh Belum Diputuskan, Pemerintah Pusat dan Aceh Masih Bahas Statusnya
Ada pula keluarga Collosus NE yang dirancang untuk pengguna yang menyukai medan teknis. Polygon menyebut seri ini memiliki travel 160 mm dan sudut head yang slack untuk membantu menghadapi jalur teknis. Pada lini tersebut terdapat Collosus N8XE dan Collosus N8E.
Dengan pilihan tersebut, calon pengguna sebaiknya tidak hanya melihat harga ketika memilih sepeda listrik Polygon. Kebutuhan penggunaan menjadi faktor penting. Kalosi dan Gili lebih sesuai untuk pengguna yang mencari karakter urban dan mobilitas, sedangkan Siskiu serta Collosus menyasar pengguna yang membutuhkan kemampuan lebih untuk jalur trail.
Ukuran sepeda juga perlu disesuaikan dengan tinggi badan. Polygon menyediakan panduan ukuran berdasarkan model dan tinggi pengendara, sekaligus menyarankan bike fitting di dealer untuk mendapatkan ukuran yang lebih tepat.
Editor : Carissa Emrys Fawnia