JAKARTA - E Bike Polygon Terbaru menawarkan pilihan yang mencakup kebutuhan mobilitas perkotaan hingga aktivitas di jalur off-road. Polygon saat ini menempatkan sejumlah keluarga produk dalam lini e-bike, yakni Collosus TLE, Collosus TE, Collosus NE, Tambora AE, Siskiu TE, Siskiu HE, Kalosi, dan Gili.
Keragaman tersebut membuat sepeda listrik Polygon memiliki karakter yang berbeda-beda. Untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan, pengguna dapat melihat lini Kalosi dan Gili. Sementara bagi penggemar medan yang lebih menantang, tersedia pilihan e-MTB dari keluarga Siskiu dan Collosus.
Salah satu pilihan yang ditujukan untuk aktivitas urban adalah Kalosi. Polygon menyebut seri tersebut sebagai pilihan untuk berbagai kondisi perkotaan. Sistem pedal assist-nya menyediakan lima variasi bantuan dan dapat memberikan dukungan hingga kecepatan 32 kilometer per jam. Polygon juga mencantumkan jarak hingga 95 kilometer dengan kondisi yang bergantung pada cara penggunaan dan beban pengendara.
Baca Juga: Dua Armada Bus Sekolah Mulai Tua, Dishub Tulungagung Ajukan Pengadaan Bus Baru
Dalam keluarga Kalosi terdapat beberapa model, termasuk Kalosi Lanes Evo Bosch, Kalosi Lanes Prime, Kalosi Lanes Evo Shimano, Kalosi Miles Low Step, dan Kalosi Miles High Step. Kalosi Lanes Evo Bosch tercantum dengan harga Rp32 juta untuk wilayah Pulau Jawa.
Sistem pedal assist pada Kalosi bekerja dengan sensor yang mendeteksi kayuhan pengendara dan meneruskannya ke motor. Dengan sistem tersebut, kayuhan dapat terasa lebih ringan. Polygon juga menyebut lini ini memiliki karakter yang cocok untuk digunakan secara lincah di area perkotaan.
Pilihan lainnya adalah Gili Velo. Model ini mengusung konsep mini velo e-bike dengan ukuran yang lebih ringkas. Polygon menyebut Gili memiliki smart battery management system atau BMS serta sistem pedal assist yang dirancang untuk membantu pengendara. Bantuan pedal assist pada Gili dapat mencapai 32 kilometer per jam dengan lima variasi assist.
Baca Juga: Blang Padang Banda Aceh Belum Diputuskan, Pemerintah Pusat dan Aceh Masih Bahas Statusnya
Gili Velo menggunakan frame ALX E-Commuting dan fork alloy rigid. Sistem penggeraknya memakai motor Bafang rear motor 36V 250W. Sepeda ini juga menggunakan ban berukuran 20 x 2 inci dan rem cakram hidrolik Shimano. Harga yang tercantum di situs Polygon adalah Rp14,2 juta.
Bagi pengguna yang mencari E Bike Polygon Terbaru untuk aktivitas trail, pilihannya lebih beragam. Polygon mencantumkan keluarga Collosus TLE, Collosus TE, dan Collosus NE sebagai bagian dari lini e-bike performa tinggi. Selain itu, tersedia pula keluarga Siskiu TE dan Siskiu HE.
Collosus NE, misalnya, dirancang untuk pengguna yang menyukai jalur teknis. Polygon menyebut model tersebut memiliki travel 160 milimeter dan head angle yang slack untuk membantu menghadapi medan teknis. Seri ini terdiri atas Collosus N8XE dan Collosus N8E.
Baca Juga: Blang Padang Banda Aceh Belum Jelas, Pemerintah Pusat Masih Kaji Status dan Pengelolaannya
Sementara itu, Collosus TE 8 AXS 2026 menjadi salah satu pilihan e-MTB kelas tinggi. Polygon mencantumkan harga Rp105 juta untuk wilayah Pulau Jawa. Sepeda ini menggunakan motor Bosch Performance Line CX dengan torsi maksimal 100 Nm serta baterai 800 Wh. Model tersebut menggunakan sistem suspensi IFS dan konfigurasi roda 29 inci.
Untuk varian lebih tinggi, Collosus TE 0 AXS tercantum dengan harga Rp123 juta. Polygon menyebut sepeda ini dibuat untuk kebutuhan agresif di jalur trail, dengan frame full carbon, motor Bosch Performance Line CX, torsi 100 Nm, serta baterai 800 Wh.
Dengan pilihan tersebut, pengguna dapat menentukan E Bike Polygon Terbaru berdasarkan kebutuhan. Kalosi dan Gili lebih mengarah pada mobilitas urban, sedangkan Siskiu dan Collosus menawarkan kemampuan untuk medan yang lebih menantang. Sebelum membeli, ukuran sepeda juga perlu diperhatikan karena Polygon menyediakan panduan ukuran berdasarkan tinggi badan dan merekomendasikan bike fitting di dealer untuk mendapatkan ukuran yang tepat.
Editor : Carissa Emrys Fawnia