JAKARTA - E Bike MTB Murah kini semakin mudah ditemukan dengan pilihan harga dan spesifikasi yang beragam. Salah satu pilihan yang tersedia di pasar Indonesia berasal dari United Bike melalui lini E-Series Mountain. Beberapa model yang tercantum antara lain Manrola, Tuskar, Geneva, dan E-Clovis, dengan harga yang berbeda sesuai spesifikasi masing-masing.
Bagi calon pengguna yang ingin mencoba sepeda gunung listrik tanpa langsung masuk ke kelas harga tinggi, pilihan dengan harga lebih terjangkau dapat menjadi pertimbangan. United mencantumkan Manrola dengan harga Rp8,87 juta, sedangkan Tuskar berada di angka Rp16,58 juta dan Geneva Rp17,03 juta. Di kelas yang lebih tinggi, terdapat E-Clovis dengan harga Rp53,42 juta.
Kehadiran model tersebut memperlihatkan bahwa e-MTB tidak selalu identik dengan harga puluhan hingga ratusan juta rupiah. Konsumen dapat menyesuaikan pilihan dengan anggaran dan kebutuhan berkendara. Namun, semakin rendah harga sebuah e-MTB, spesifikasi motor, baterai, suspensi, rem, serta komponen lainnya tetap perlu diperhatikan.
Baca Juga: Blang Padang Banda Aceh Masih Dikaji, Bima Arya Sebut Keputusan Terbaik Belum Ditetapkan
Salah satu model yang dapat dipertimbangkan adalah United Tuskar. Sepeda ini masuk kategori E-Series Mountain dan dibanderol Rp16,58 juta pada situs resmi United Bike. Tuskar menggunakan motor belakang 350 watt serta baterai lithium 36V berkapasitas 11,6 Ah.
Dari sisi kemampuan jelajah, United mencantumkan jarak hingga 50 kilometer dalam mode kombinasi. Waktu pengisian baterainya mencapai sekitar 6,5 jam. Sepeda ini juga menggunakan fork Suntour XCM dengan travel 100 milimeter serta ban 27,5 x 2,25 inci.
Untuk sistem pengereman, Tuskar menggunakan mechanical disc brake berukuran 160 milimeter pada bagian depan dan belakang. Sistem tersebut dilengkapi motor cut-off sensor. Sementara sistem penggeraknya menggunakan Microshift Marvo LT 9-speed.
Baca Juga: Blang Padang Banda Aceh Belum Jelas, Pemerintah Pusat Masih Kaji Status dan Pengelolaannya
Pilihan lain adalah United Geneva yang memiliki harga Rp17,03 juta. Model ini menggunakan motor elektrik 350 watt dan dirancang dengan frame E-Mountain Alloy serta comfort geometry. Geneva juga menggunakan suspensi Suntour XCM 30 dengan travel 120 milimeter.
Geneva memiliki sistem pengereman Tektro hydraulic disc brake pada roda depan dan belakang. Untuk sistem penggerak, sepeda ini menggunakan Shimano Altus M2000 1x9 speed. United mencantumkan jarak hingga 35 kilometer per pengisian dalam mode kombinasi.
Selain United, pengguna yang mengincar sepeda gunung tanpa motor listrik juga dapat menemukan sejumlah MTB dengan harga lebih rendah. Sebagai gambaran, Polygon mencantumkan Siskiu T6 with UDH 2026 seharga Rp20 juta dan Siskiu T7 with UDH 2026 seharga Rp25 juta. Namun, kedua model tersebut merupakan MTB biasa, bukan e-bike.
Baca Juga: Blang Padang Banda Aceh Belum Diputuskan, Pemerintah Pusat dan Aceh Masih Bahas Statusnya
Sementara untuk e-MTB kelas lebih tinggi, Polygon memiliki Siskiu HE. Model ini diposisikan sebagai e-SUV yang memadukan kebutuhan berkendara di perkotaan dan aktivitas off-road. Varian yang tercantum antara lain versi Bosch seharga Rp64 juta, Shimano Di2 Rp53,5 juta, dan Shimano Rp44 juta untuk wilayah Pulau Jawa.
Karena itu, istilah E Bike MTB Murah sebaiknya tidak hanya dilihat dari nominal harga. Motor, kapasitas baterai, kemampuan jelajah, suspensi, jenis rem, ukuran roda, serta sistem penggerak perlu menjadi pertimbangan sebelum membeli.
Untuk pemula dengan anggaran terbatas, model seperti United Manrola dapat menjadi salah satu titik awal pencarian. Sementara pengguna yang membutuhkan tenaga lebih besar dan kemampuan jelajah lebih jauh dapat mempertimbangkan Tuskar atau Geneva. Harga dan spesifikasi produk dapat berubah, sehingga calon pembeli tetap perlu mengecek informasi terbaru dari produsen atau dealer resmi sebelum melakukan transaksi.
Editor : Carissa Emrys Fawnia