JAKARTA - Penetrasi kendaraan listrik roda dua di Indonesia kian agresif dengan hadirnya pilihan model yang disesuaikan dengan selera konsumen lokal. Salah satu lini yang menyedot perhatian adalah Indomobil Emotor Sprinto. Mengusung bahasa desain tajam dan agresif ala skutik populer Asia Tenggara, motor listrik ini diproyeksikan menjadi model kunci Indomobil E-Motor untuk memperkuat posisinya di pasar otomotif nasional.
Secara spesifikasi teknis, Indomobil Emotor Sprinto dibekali motor listrik tipe hub drive bertenaga 3,5 kW (setara 4,7 PS) dengan torsi puncak di hub mencapai 195 Nm. Sumber dayanya mengandalkan baterai lithium LFP berkapasitas 2,45 kWh rakitan lokal yang mendukung daya jelajah hingga 110 km dalam sekali pengisian penuh. Pengisian daya fleksibel dapat dilakukan melalui port di bawah jok maupun memanfaatkan fitur pengisian cepat (fast charging) yang terhubung langsung ke konektor baterai.
Dari sisi ergonomi dan dimensi, posisi berkendara Sprinto dirancang sangat natural layaknya skutik konvensional. Memiliki tinggi jok 770 mm dan ground clearance 150 mm, posisi setang dan tinggi pijakan kaki terasa pas untuk tubuh rata-rata orang Indonesia. Kaki-kaki menggunakan suspensi depan teleskopik serta suspensi belakang ganda yang dapat diatur tingkat kekerasannya (preload adjustable). Kedua roda mengusung velg 14 inci yang terbalut ban berukuran 90/90 di depan dan 100/80 di belakang, disempurnakan oleh pengereman cakram ganda berteknologi Combined Brake System (CBS).
Baca Juga: Pabrik Gula Merah di Tapan Terbakar, dari Tumpukan Sepah Tebu hingga Kerugian Rp10 Juta
Fitur Digital Berlimpah dan Mode Berkendara
Sektor fitur menjadi daya tarik utama Indomobil Emotor Sprinto. Motor ini mengusung panel instrumen layar sentuh digital yang mendukung konektivitas mirroring gawai, hiburan audio via Bluetooth speaker, serta indikator performa seperti G-Force meter. Sektor pengamanan dan keselamatan berkendara diperkuat oleh fitur Traction Control System (TCS), Hill Start Assist untuk kemudahan berakselerasi di tanjakan, anti-theft alarm, serta sistem penguncian keyless.
Impresi berkendara disokong oleh tiga mode laju (Comfort, Sport, dan Boost) serta pengatur pengereman regeneratif (regenerative braking) dua tingkat. Mode Comfort menyajikan penyaluran tenaga yang halus untuk penggunaan di area pemukiman, sementara mode Sport menjadi pilihan paling ideal untuk lalu lintas perkotaan dengan kecepatan puncak di atas 60 km/jam. Bagi pengendara yang membutuhkan akselerasi instan, mode Boost sanggup melayangkan kendaraan hingga kecepatan maksimum 90 km/jam.
Dibanderol pada kisaran harga yang kompetitif di kelasnya, Indomobil Emotor Sprinto menawarkan paket lengkap berupa performa bertenaga, pengendalian yang presisi, serta deretan fitur modern. Skutik listrik ini menjadi opsi menarik bagi konsumen yang menginginkan sensasi berkendara familier ala skutik Jepang namun tetap berteknologi ramah lingkungan.
Editor : Nadhifatul Azmi Nur Azizah