Uji Tanjakan Puncak Berbeban 180 Kg, Ini Ketangguhan dan Efisiensi Indomobil Emotor Sprinto

Nadhifatul Azmi Nur Azizah • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:00 WIB
Simak hasil uji tanjakan Puncak motor listrik Indomobil Emotor Sprinto berbeban 180 kg. Ulas kemampuan nanjak, efisiensi baterai, dan pengisian fast charging.
Simak hasil uji tanjakan Puncak motor listrik Indomobil Emotor Sprinto berbeban 180 kg. Ulas kemampuan nanjak, efisiensi baterai, dan pengisian fast charging.

JAKARTA - Menguji ketangguhan kendaraan listrik di rute menanjak ekstrem menjadi tolok ukur utama dalam menilai performa dan keandalan operasionalnya. Melalui pengujian jarak jauh bernavigasi tanjakan jalur Puncak, Jawa Barat, Indomobil Emotor Sprinto membuktikan kemampuannya saat melibas berbagai karakter tanjakan curam dengan total beban berkisar 180 kilogram, lengkap dengan tambahan barang bawaan dan perangkat fast charger.

Perjalanan diawali dari area perkotaan menuju Puncak Pas dengan memanfaatkan mode berkendara Boost untuk mendapatkan keluaran tenaga maksimal. Jalur Tajur yang diwarnai situasi stop-and-go serta tanjakan landai sukses dilalui, menguras kapasitas baterai dari kondisi penuh 100 persen menjadi 41 persen saat tiba di titik awal Puncak (Gadog). Sepanjang rute, motor listrik ini menunjukkan penyaluran tenaga yang konstan dan responsif meski membawa beban kerja yang cukup berat.

Pengisian daya darurat dilakukan di SPKLU PLN Rayon Cipayung memanfaatkan perangkat fast charger 35 Ampere yang dihubungkan langsung ke konektor baterai. Fitur pengisian cepat ini terbukti efisien dengan mampu mengisi kapasitas baterai dari kisaran 30 persen hingga menyentuh 91 persen hanya dalam waktu pengisian sekitar 48 menit.

Baca Juga: Poco C85 Rp2,2 Jutaan, Layar 120 Hz, Baterai 6.000 mAh dan Fast Charging 33 Watt

Performa Mengesankan di Tanjakan Ekstrem

Tantangan sesungguhnya diuji saat melintasi tanjakan terjal area Bakmi Golek, Razen Primer, hingga area pelataran Grand Hill. Meski sempat kehilangan momentum akibat kepadatan arus lalu lintas dan barisan bus, Indomobil Emotor Sprinto sanggup menjaga laju kendaraan secara stabil pada kecepatan 31 hingga 32 km/jam saat tuas gas diputar penuh. Suhu dan manajemen termal kendaraan tetap terjaga aman tanpa menunjukkan gejala overheat maupun penurunan tenaga.

Saat tiba di puncak titik akhir (Puncak Pas), sisa kapasitas baterai tercatat berada di angka 32 persen. Perjalanan dilanjutkan menuju rute turunan untuk menguji efektivitas fitur regenerative braking. Saklar penyesuaian pengereman regeneratif di stang kanan terbukti bekerja optimal pada opsi maksimal (posisi kiri), memberikan efek engine brake yang kuat untuk menahan laju kendaraan secara aman di turunan tajam tanpa harus mengandalkan rem secara terus-menerus.

Pengujian jalur Puncak ini menegaskan bahwa Indomobil Emotor Sprinto tidak sekadar unggul secara tampilan sporty, namun juga memiliki performa daya tanjakan yang tangguh, sistem pengereman yang adaptif, serta dukungan pengisian daya cepat yang dapat diandalkan untuk mobilitas antar-kota.

Editor : Nadhifatul Azmi Nur Azizah
fast charging motor listrik Indomobil EMotor Sprinto EV uji tanjakan Puncak motor listrik indonesia motor listrik Indomobil