Polytron Fox 350 Dipakai 350 Km, Ini Kelebihan serta Kekurangannya

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:20 WIB
Polytron Fox 350 diuji hampir 350 km. Simak kelebihan, kekurangan, tenaga, baterai, jarak tempuh, fitur, dan biaya operasionalnya. (Youtube. com)
Polytron Fox 350 diuji hampir 350 km. Simak kelebihan, kekurangan, tenaga, baterai, jarak tempuh, fitur, dan biaya operasionalnya. (Youtube. com)

JAKARTA - Polytron Fox 350 diuji selama satu minggu dengan jarak tempuh hampir 350 kilometer. Dari pemakaian tersebut, motor listrik ini dinilai punya tenaga, posisi berkendara, fitur, serta efisiensi yang menarik, meski masih menyisakan sejumlah kekurangan.

Ulasan tersebut disampaikan Randi Walinugraha melalui kanal YouTube-nya. Motor yang digunakan merupakan unit pinjaman dari Terbaik Elektrik untuk pengujian selama satu pekan.

Selama pengujian, Randi menemukan beberapa bagian yang menurutnya masih perlu diperbaiki. Salah satunya adalah speedometer yang belum dilengkapi jam.

Baca Juga: Polytron Fox 350 Resmi Meluncur, Bawa Banyak Upgrade dan Harga Mulai Rp15,5 Juta

Menurutnya, keberadaan jam di panel instrumen akan memudahkan pengendara memantau waktu tanpa harus melihat perangkat lain. Selain itu, bagian windshield juga disebut menimbulkan bunyi berdecit ketika motor melewati jalan bergelombang.

Suspensi belakang juga menjadi catatan. Dengan bobot pengendara sekitar 60-an kilogram, suspensi Polytron Fox 350 masih terasa kaku. Randi menyebut pengguna bisa mempertimbangkan suspensi aftermarket jika menginginkan karakter yang lebih nyaman.

Kekurangan lain muncul pada standar tengah yang dapat berbunyi ketika motor melaju di jalan tidak rata. Bagian spatbor depan juga dinilai masih menyisakan area terbuka sehingga bagian bawah dapat terlihat dari posisi pengendara.

Baca Juga: Modifikasi Polytron Fox Air Makin Gahar, Intip Daftar Upgrade dan Biaya yang Bikin Tampil Beda

Saat digunakan dalam kondisi macet pada kecepatan sekitar 7-8 kilometer per jam, Randi juga merasakan sensasi seperti getaran atau “gredek”. Menurutnya, efek tersebut terasa sampai ke bagian stang depan.

Tenaga Besar, Jarak Tempuh Jadi Andalan

Di balik sejumlah kekurangan tersebut, Polytron Fox 350 memiliki beberapa keunggulan yang cukup menonjol. Salah satunya tenaga motor listrik yang mencapai 3.000 watt.

Dalam mode S, kecepatan maksimal yang dirasakan Randi mencapai sekitar 95 kilometer per jam. Sementara mode D dibatasi sekitar 61 kilometer per jam.

Baca Juga: Modifikasi Polytron Fox 350 Tampil Fungsional, Kaki-Kaki NMAX hingga Shock PCX Jadi Sorotan

Menurut Randi, karakter tersebut membuat motor terasa cukup bertenaga ketika digunakan di jalan raya. Mode S juga dinilai lebih responsif untuk kebutuhan menyalip atau menghadapi hambatan angin.

Kapasitas baterainya mencapai 72 volt 52 Ah atau sekitar 3,7 kWh. Dalam salah satu perjalanan, motor digunakan dari kawasan Kebon Jeruk menuju Depok dan kembali dengan total jarak 77,4 kilometer.

Saat tiba di rumah, indikator baterai masih menyisakan sekitar 10 persen. Randi kemudian menghitung kebutuhan listrik untuk pengisian ulang sekitar 3,7 kWh dengan tarif listrik yang disebut Rp1.699,53 per kWh.

Baca Juga: 5 Motor Listrik Murah Terbaru 2025 Mulai Rp15 Jutaan, Polytron Fox Air hingga Indomobil Adora

Hasil perhitungannya sekitar Rp6.400 untuk mengisi daya tersebut. “Itu murah banget ya,” ujar Randi dalam ulasannya.

Polytron mengklaim jarak tempuh Fox 350 mencapai 130 kilometer. Namun, hasil penggunaan nyata tentu bergantung pada kondisi berkendara, bobot pengendara, serta pemakaian mode D dan S.

Sewa Baterai Jadi Nilai Tambah

Salah satu hal yang diapresiasi adalah sistem sewa baterai. Dalam skema tersebut, biaya sewa disebut Rp200.000 per bulan.

Baca Juga: Polytron Fox R Tembus 96 Km/Jam dan Range 130 Km, Motor Listrik yang Bikin Perjalanan Jauh Lebih Tenang

Menurut Randi, skema ini cocok bagi pengguna yang baru beralih ke motor listrik. Pasalnya, baterai yang mengalami kerusakan atau penurunan kesehatan dapat ditangani melalui pihak Polytron sesuai ketentuan layanan sewa.

Fox 350 juga mendukung fast charging. Berdasarkan buku manual yang dirujuk Randi, kemampuan pengisian dapat mencapai 40 ampere. Dengan kapasitas baterai 52 Ah, ia memperkirakan pengisian dari kosong hingga penuh dapat berlangsung sekitar 1 sampai 1,5 jam menggunakan fasilitas tersebut.

Fitur lain yang disorot adalah hill start assist, cruise control, keyless, serta kemampuan mundur. Bagasi juga dinilai cukup untuk kebutuhan harian, termasuk membawa charger, kabel ekstensi, jas hujan, dan perlengkapan lainnya.

Baca Juga: Polytron Fox-R Diklaim Lebih Murah dan Lebih Kencang, Simak Kelebihan hingga Kekurangannya

Untuk pengisian menggunakan charger bawaan, output yang disebut mencapai 84 volt 10 ampere dengan kebutuhan daya sekitar 860 watt. Pengisian penuh diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 5-6 jam.

Dari sisi desain, Randi menilai tampilan Fox 350 cukup sesuai dengan selera pengguna motor di Indonesia karena mengusung gaya maxi scooter. Setelah menempuh hampir 350 kilometer, ia menilai motor ini menawarkan kombinasi tenaga, jarak tempuh, fitur, dan biaya operasional yang menarik, meski beberapa detail kenyamanan dan kualitas komponen masih menjadi catatan.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : randy waluya nugraha
Fox 350 motor listrik indonesia motor listrik Polytron polytron fox 350 motor listrik