BYD M6 Hybrid Bawa Teknologi DMI, Klaim Irit hingga 65 Km per Liter

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:40 WIB
BYD M6 hybrid hadir dengan teknologi DMI, baterai Blade, dan klaim konsumsi BBM hingga 65 km per liter. (Youtube. com)
BYD M6 hybrid hadir dengan teknologi DMI, baterai Blade, dan klaim konsumsi BBM hingga 65 km per liter. (Youtube. com)

JAKARTA - BYD M6 hybrid menjadi langkah baru BYD yang sebelumnya dikenal kuat dengan lini mobil listrik murni (EV). Mengusung teknologi Dual Mode Intelligent (DMI), MPV tujuh penumpang ini dapat menggunakan tenaga listrik sekaligus mesin bensin.

Kehadiran teknologi tersebut menjadi perhatian karena BYD M6 selama ini dikenal sebagai mobil listrik tujuh penumpang. Dengan sistem plug-in hybrid, mobil ini menawarkan fleksibilitas pengisian energi melalui listrik maupun bahan bakar.

Dalam video ulasan yang diunggah kanal AutonetMagz, teknologi DMI pada BYD M6 dijelaskan menggunakan mesin bensin 1.500 cc empat silinder. Mesin tersebut disebut memiliki rasio kompresi tinggi hingga 1:16 dan tetap dapat menggunakan bahan bakar minimal RON 92.

Baca Juga: BYD Sealion 7 Jadi Benchmark Baru SUV Listrik, Fitur Lebih Lengkap dengan Harga Lebih Murah dari BYD Seal

Selain mesin, BYD M6 hybrid menggunakan baterai Blade Battery dengan kapasitas belasan kWh. Kapasitas yang disebut dalam ulasan mengacu pada sekitar 18 kWh untuk versi yang menggunakan sistem DMI.

Sistem pengisian baterainya juga mendukung AC charging hingga 6,6 kW. Pengisian dari kondisi habis hingga penuh disebut membutuhkan waktu sekitar lima sampai enam jam. Sementara pengisian DC dari 10 hingga 80 persen diklaim hanya sekitar 30 menit.

Tiga Mode Penggerak BYD M6 Hybrid

Teknologi DMI pada BYD M6 memiliki tiga cara kerja. Pertama adalah full EV, ketika roda digerakkan sepenuhnya menggunakan tenaga listrik dari baterai.

Baca Juga: BYD Dolphin Indonesia Jadi Sorotan, Mobil Listrik Ini Disebut Punya Harga Kompetitif dan Teknologi Modern untuk Anak Muda

Kedua adalah series hybrid. Dalam mode ini, mesin menghasilkan energi untuk baterai, kemudian motor listrik yang menggerakkan roda. Ketiga adalah parallel hybrid, ketika mesin dan baterai sama-sama memberikan tenaga untuk menggerakkan kendaraan.

Jika mengacu pada spesifikasi BYD Song Max DMI di luar Indonesia, sistem tersebut disebut mampu menghasilkan tenaga gabungan hingga 303 horsepower dan torsi 490 Nm. Akselerasi 0-100 kilometer per jam diklaim dapat ditempuh dalam 7,9 detik.

Namun, spesifikasi tersebut belum dapat dijadikan patokan untuk BYD M6 hybrid versi Indonesia. Dalam video disebutkan BYD baru memperkenalkan teknologi dual mode dan belum merilis spesifikasi final untuk pasar Indonesia saat materi tersebut dibuat.

Baca Juga: Guncang Pasar Otomotif! BYD Atto 1 Terbaru Siap Meluncur, Jarak Tempuh 505 KM Harga Cuma 166 Juta?

Salah satu angka yang paling mencuri perhatian adalah klaim konsumsi bahan bakar hingga 65 km per liter. Angka tersebut berlaku dalam kondisi baterai dan tangki bensin terisi penuh.

Dengan baterai yang masih penuh, penggunaan mesin bensin dapat ditekan. Sebaliknya, ketika daya baterai berkurang, mesin akan bekerja lebih banyak sehingga konsumsi bahan bakar berpotensi tidak mencapai angka tersebut.

Eksterior Mirip Versi EV

Dari sisi desain, BYD M6 hybrid tidak mengalami perubahan besar dibandingkan versi listrik. Perbedaan paling terlihat berada pada grille depan, desain pelek, serta tambahan aksen hitam yang membuatnya membawa embel-embel “Cross”.

Baca Juga: BYD Dolphin Indonesia Disebut Jadi Penantang Baru Mobil Listrik, Desain Futuristik dan Teknologi Pintar Bikin Penasaran

Bagian lampu tetap menggunakan desain yang sama dan disebut sudah full LED. Di belakang terdapat logo DMI sebagai pembeda. Port pengisian listrik berada di satu sisi, sedangkan lubang pengisian bahan bakar berada di sisi lainnya.

BYD M6 hybrid juga tetap mempertahankan konfigurasi tujuh penumpang. Baris kedua disebut memiliki ruang kepala dan ruang kaki yang cukup baik. Sementara baris ketiga lebih terbatas, terutama untuk ruang kepala dan kaki.

Meski demikian, kursi baris kedua dapat digeser untuk menambah ruang di belakang. Sirkulasi AC juga tersedia hingga baris ketiga sehingga mobil masih dinilai cukup fleksibel ketika digunakan membawa banyak penumpang.

Baca Juga: BYD Dolphin Indonesia Disebut Siap Menguasai Pasar Mobil Listrik, Desain Modern dan Teknologi Pintar Jadi Daya Tarik Utama

Pada interior, perubahan paling kentara adalah posisi tuas transmisi. Jika pada versi EV berada di konsol tengah, pada model DMI yang diperlihatkan dalam video tuas berpindah ke kolom setir.

Panel instrumen juga sudah menggunakan layar digital penuh. Konsol tengah tetap menyediakan wireless charging serta port USB Type-C dan Type-A.

BYD M6 hybrid juga menawarkan kursi depan elektrik dan pengaturan setir teleskopik. Namun, unit yang ditampilkan bukan trim final untuk pasar Indonesia sehingga fitur dan spesifikasinya belum dapat dijadikan patokan model produksi lokal.

Baca Juga: Mobil Listrik Bekas Terbaru 2026 Terjun Bebas! Ioniq 5, Wuling Air EV hingga BYD Dolphin Anjlok Hingga 50%, Ini Penyebabnya

Kehadiran DMI membuat BYD M6 memiliki karakter berbeda dari versi EV. Mobil ini dapat diisi listrik untuk penggunaan harian, tetapi tetap menyediakan mesin bensin ketika membutuhkan fleksibilitas perjalanan lebih jauh.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : B Channel
BYD M6 hybrid BYD M6 DMI mobil hybrid BYD Indonesia mobil listrik