BANDUNG - Wing Day HDCI berawal dari ajang silaturahmi para penggemar Harley-Davidson di Bandung dan Jawa Barat. Kegiatan yang diprakarsai para senior HCB (Harley Club Bandung) itu kemudian berkembang menjadi agenda besar yang melibatkan komunitas Harley-Davidson dari berbagai daerah.
Wing Day awalnya digelar sebagai sarana berkumpul sekaligus touring dari Bandung menuju Pangandaran. Perjalanan tersebut menjadi bagian penting dari sejarah kegiatan yang kemudian terus diselenggarakan setiap lima tahun.
Dalam perjalanannya, Wing Day juga berkaitan erat dengan lahirnya Harley Davidson Club Indonesia (HDCI). Penyelenggaraan Wing Day kelima sempat tertunda karena pada periode tersebut para komunitas Harley-Davidson tengah mempersiapkan Musyawarah Nasional (Munas) pertama.
Baca Juga: Mirip Harley, Sepeda Motor Ini Punya Harga Tak Lebih Rp 100 Juta
Munas itu menjadi tonggak penting bagi pembentukan organisasi yang menyatukan klub Harley-Davidson dari berbagai daerah di Indonesia.
Berawal dari Perjalanan Bandung-Pangandaran
Kisah awal Wing Day tidak terlepas dari kondisi perjalanan menuju Pangandaran yang jauh berbeda dibanding sekarang. Dalam transkrip, perjalanan tersebut disebut membutuhkan waktu hingga tiga hari karena kondisi jalan yang rusak dan belum seluruhnya beraspal.
Saat itu, rombongan berangkat dengan sekitar 70 motor. Namun, hanya sekitar 30 hingga 40 motor yang akhirnya berhasil sampai ke tujuan.
Baca Juga: Kurang Konsentrasi Jadi Pemicu, Pengendara Motor Masuk Jalur Lawan
Salah satu tantangan berada di kawasan hutan Kalipucang. Jalannya disebut masih rimbun, licin, berlubang, dan sulit dilalui. Kondisi tersebut membuat perjalanan menuju Pangandaran menjadi pengalaman tersendiri bagi para peserta.
Dari perjalanan itulah muncul gagasan untuk membuat Wing Day. Tujuannya bukan sekadar touring, tetapi juga mempererat hubungan antarklub Harley-Davidson yang ada di Indonesia.
Ada pula cerita mengenai asal-usul penghargaan berupa wing. Para peserta yang berhasil mencapai Pangandaran setelah melewati perjalanan berat mendapatkan penghargaan tersebut.
Baca Juga: Scorpio X1, Motor Listrik BYD yang Diklaim Mampu Tempuh 200 Km
Tradisinya cukup unik. Sebelum wing dipasang, peserta harus lebih dulu menceburkan diri ke laut. Dalam cerita yang disampaikan, ada peserta yang bahkan tidak mengenakan baju atau jaket ketika wing tersebut ditempelkan di bagian dada.
Wing Day dan Lahirnya HDCI
Perkembangan komunitas kemudian mengarah pada keinginan membentuk organisasi yang lebih terstruktur. Namun, kondisi ekonomi para pemilik Harley-Davidson saat itu menjadi salah satu kendala untuk menggelar Munas.
Situasi tersebut akhirnya mendapat dukungan dari teman-teman Harley Davidson Club Indonesia Bandung yang memprakarsai Munas pertama.
Pertemuan melibatkan sejumlah klub, termasuk HCB Bandung, HT Cirebon, dan komunitas dari Sukabumi. Mereka membahas upaya mempersatukan klub Harley-Davidson dari berbagai wilayah Indonesia.
Baca Juga: 5 Motor Listrik Terbaik 2026, Ada yang Tembus 130 Km Sekali Cas
Munas pertama kemudian berlangsung pada 25 dan 26 Mei 1990. Dalam pertemuan tersebut, organisasi HDCI disahkan dan tanggal 26 Mei kemudian dianggap sebagai hari lahir HDCI.
Setelah HDCI terbentuk, Wing Day kembali digelar secara berkala. Wing Day kelima berlangsung pada 1995, kemudian berlanjut pada 2000, 2005, 2010, dan 2015 sebagai penyelenggaraan ke-9.
Dari Milik Bandung Menjadi Hajat Biker Dunia
Seiring perkembangannya, Wing Day tidak lagi dipandang sebagai kegiatan milik HCB Bandung. Pada penyelenggaraan ke-9, kegiatan tersebut disebut telah menjadi milik Harley-Davidson Club dari seluruh Indonesia.
Baca Juga: Indomobil Cutie Resmi Diperkenalkan, Motor Listrik Imut Punya Jarak Tempuh 135 Km
Bahkan, Wing Day dipandang sebagai hajat biker dari berbagai penjuru dunia. Harapannya, kegiatan tersebut dapat berkembang menjadi agenda dunia dengan HDCI Bandung sebagai pihak yang bertanggung jawab menyelenggarakannya.
Kecintaan terhadap Harley-Davidson sendiri telah tumbuh sejak lama. Dalam cerita tersebut, ketertarikan terhadap motor asal Amerika Serikat itu muncul ketika melihat Harley-Davidson yang digunakan dalam sebuah perjalanan pada masa lalu.
Motor tersebut dinilai berbeda dibanding kendaraan lain yang ada saat itu. Dari rasa penasaran, muncul kebiasaan mencoba hingga akhirnya tumbuh kecintaan terhadap Harley-Davidson.
Baca Juga: Motor Listrik Terbaik 2026, 5 Pilihan Harga Rp15 Jutaan hingga Rp31 Juta
Perjalanan panjang itu kemudian bertemu dengan gagasan membangun kebersamaan. Dari touring dengan kondisi jalan berat di Bandung-Pangandaran, Wing Day berkembang menjadi wadah silaturahmi dan persatuan komunitas Harley-Davidson.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : MEDIA HDCI BANDUNG