JAKARTA - Suzuki ERTIGA 2026 versi non-hybrid masih dinilai relevan sebagai mobil keluarga, terutama karena menawarkan transmisi otomatis (AT), kabin tiga baris, dan harga yang disebut berada di bawah Rp300 juta. Model ini juga mendapat sejumlah sentuhan pada bagian eksterior maupun interior.
Dalam video tersebut, Suzuki ERTIGA 2026 diperlihatkan sebagai salah satu pilihan mobil keluarga yang masih menarik. Varian yang dibahas merupakan versi non-hybrid dan tidak memiliki emblem hybrid pada bodinya.
Bagian depan menjadi salah satu area yang mendapat perhatian. Lampu utama sudah menggunakan projector, sedangkan bagian fog lamp masih menggunakan halogen. Untuk lampu lainnya, disebut sudah menggunakan LED.
Grille depan juga tampil dengan desain baru. Bentuknya disebut lebih klasik dengan sentuhan chrome yang menjadi salah satu ciri tampilan mobil tersebut.
Eksterior Suzuki ERTIGA 2026
Beranjak ke sisi samping, Suzuki ERTIGA 2026 menggunakan velg single tone berukuran ring 15. Sistem pengereman bagian depan sudah memakai disc brake, sedangkan roda belakang masih menggunakan drum brake atau tromol.
Spion pada mobil ini belum dilengkapi kamera T60 seperti yang disebut dalam video. Sementara itu, desain bodi dinilai tetap cocok untuk karakter mobil keluarga.
Handle pintu juga belum menggunakan cover atau pelindung tambahan. Posisi tangki bahan bakar berada di sisi kiri.
Pada bagian belakang, terdapat emblem ERTIGA. Lampu belakang atau stop lamp disebut sudah menggunakan LED. Varian yang ditampilkan merupakan versi non-hybrid sehingga tidak ditemukan emblem hybrid pada bagian bodi.
Untuk bagian interior, setir mempertahankan desain khas Suzuki. Desainnya disebut kokoh dan mendapat respons positif dari pembawa video.
Head unit menjadi salah satu perangkat yang cukup menonjol. Ukurannya diperkirakan sekitar 8 atau 9 inci dan sudah dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan entertainment.
Namun, bagian dashboard masih didominasi material hard. Tidak terdapat material soft touch pada area yang diperlihatkan. Pengaturan jok juga masih dilakukan secara manual menggunakan handle.
Kabin Tiga Baris dan Fitur Pendukung
Suzuki ERTIGA 2026 menawarkan konfigurasi tiga baris. Menariknya, ruang di baris ketiga disebut masih cukup lega sehingga penumpang tidak sekadar mendapat ruang tambahan.
Baris ketiga juga sudah memperoleh cup holder dan sejumlah kebutuhan pendukung lainnya. Dengan demikian, area paling belakang tetap mendapat perhatian dalam hal kepraktisan.
Beralih ke baris tengah, terdapat colokan USB-C. Namun, pengaturan AC tidak tersedia di bagian tersebut karena kontrol AC berada di bagian atas.
Jok menggunakan material fabric dengan warna gelap. Warna tersebut dinilai lebih praktis untuk mobil keluarga karena tidak terlalu mengkhawatirkan ketika digunakan membawa anak kecil dan relatif mudah dibersihkan.
Di bagian tengah terdapat dua cup holder yang dilengkapi pendingin. Mobil ini juga masih menggunakan rem tangan manual.
Transmisi AT Jadi Sorotan
Selain untuk kebutuhan keluarga, Suzuki ERTIGA 2026 dalam video tersebut dinilai cocok digunakan untuk bekerja. Karakter mobil yang sederhana dan transmisi otomatis menjadi salah satu pertimbangan.
Pembawa video juga menilai mobil ini bisa menjadi pilihan untuk penggunaan keluarga di wilayah pegunungan. Salah satu alasannya adalah penggunaan transmisi AT.
Dari sisi harga, Suzuki ERTIGA versi non-hybrid yang ditampilkan disebut berada di bawah Rp300 juta. Angka tersebut membuatnya diposisikan sebagai salah satu opsi bagi konsumen yang mencari mobil keluarga dengan harga lebih terjangkau.
Pada akhir video, pembawa konten memberikan rating 8 dari 10 untuk mobil tersebut. Transmisi AT menjadi salah satu alasan penilaian itu karena dinilai cukup tangguh dan disebut jarang mengalami masalah.
Secara keseluruhan, Suzuki ERTIGA 2026 non-hybrid yang ditampilkan menawarkan pendekatan sederhana untuk kebutuhan mobil keluarga. Kabin tiga baris, transmisi otomatis, serta sejumlah fitur praktis menjadi bagian yang disorot, sementara desain eksterior dan interior tetap mempertahankan karakter Suzuki ERTIGA.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : Gear Wan