Charge Indonesia Siapkan 3 Motor Listrik, Ada Model Rimba dengan Jarak 300 Km

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 20:23 WIB
Charge Indonesia menyiapkan tiga motor listrik  untuk Indonesia pada November, termasuk Project Bike Rimba dengan tiga baterai dan jarak 300 km. (Gemini AI)
Charge Indonesia menyiapkan tiga motor listrik untuk Indonesia pada November, termasuk Project Bike Rimba dengan tiga baterai dan jarak 300 km. (Gemini AI)

JAKARTA - Charge Indonesia bersiap meluncurkan tiga model motor listrik di Indonesia pada November. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Project Bike Rimba, motor listrik yang dimodifikasi khusus untuk mendukung aktivitas konservasi di kawasan hutan dengan kemampuan membawa hingga tiga baterai.

Motor Rimba dikembangkan dari basis motor listrik yang nantinya akan dipasarkan Charge Indonesia. Kendaraan tersebut dibuat khusus sebagai kendaraan operasional bagi organisasi yang berfokus pada konservasi lingkungan dan hewan.

Dalam pengembangannya, motor ini mendapat sejumlah ubahan agar lebih siap digunakan di medan hutan. Salah satunya adalah penggunaan roda depan berdiameter lebih besar dengan pelek 16 inci, sedangkan roda belakang menggunakan pelek 14 inci.

Baca Juga: Motor Listrik Charge Indonesia Siap Meluncur, Punya Jarak Tempuh hingga 300 Km

Bagian bodi juga dilengkapi crash bar untuk melindungi panel ketika motor terjatuh. Di belakang terdapat bagasi tambahan berbahan kain yang dapat diperbesar ketika membutuhkan ruang penyimpanan lebih banyak.

Bisa Membawa Tiga Baterai

Modifikasi paling mencolok terdapat pada sistem baterainya. Motor Rimba memiliki dua baterai yang ditempatkan di bawah jok dan satu slot tambahan untuk baterai ketiga.

Setiap baterai memiliki kapasitas 60 volt 45 Ah dan menggunakan sel lithium dari ATL. Dalam video, satu baterai disebut mampu memberikan jarak tempuh hingga 100 kilometer jika menggunakan mode berkendara pertama.

Baca Juga: Charge Maleo S Bikin Geger Ojol! Upgrade Ini Bikin Motor Listrik 70 Km/Jam Jadi Lebih Nendang, Tahan Nanjak & Fast Charging

Dengan tiga baterai, jarak tempuh yang disebutkan dapat mencapai sekitar 300 kilometer. Konfigurasi ini dinilai sesuai untuk penggunaan di hutan karena akses terhadap sumber listrik tidak selalu mudah.

Namun, konfigurasi tiga baterai tersebut hanya diterapkan pada Project Bike Rimba. Untuk versi produk yang nantinya dijual, jumlah baterai disebut maksimal dua unit dengan potensi jarak tempuh hingga sekitar 200 kilometer.

Bobot satu baterai mencapai 18 kilogram. Baterai tersebut memiliki klaim siklus penggunaan hingga 1.500 kali dan garansi lima tahun.

Baca Juga: Charge Maleo Jadi Sorotan! Motor Listrik 2000W Ini Ternyata Bisa Tempuh 120 Km, Punya Fitur Canggih ala Skutik Eropa

Untuk pengisian, tersedia charger reguler dan fast charging. Pengisian dari 5 hingga 100 persen menggunakan charger reguler membutuhkan sekitar enam jam. Sementara fast charging memangkas waktunya menjadi sekitar tiga setengah jam.

Motor 4 kW dan Tiga Mode Berkendara

Dari sektor performa, motor listrik ini menggunakan dinamo dengan tenaga 4 kW. Pengendaliannya menyediakan tiga riding mode yang memiliki batas kecepatan berbeda.

Mode pertama memiliki kecepatan maksimal sekitar 50 km/jam. Mode kedua mencapai sekitar 70 km/jam, sedangkan mode ketiga dapat menyentuh 90 km/jam.

Baca Juga: Charge Maleo Jadi Sorotan! Motor Listrik 2000W Ini Ternyata Bisa Tempuh 120 Km, Punya Fitur Canggih ala Skutik Eropa

Perbedaan mode berkendara juga berpengaruh terhadap jarak tempuh. Dengan satu baterai, klaim jarak hingga 100 kilometer berlaku ketika menggunakan mode pertama dengan kecepatan maksimal 50 km/jam.

Jika menggunakan mode ketiga untuk mendapatkan performa hingga 90 km/jam, jarak tempuh disebut berada di kisaran 70 kilometer.

Motor ini juga dilengkapi sejumlah fitur berbasis konektivitas. Terdapat remote keyless dan kunci fisik, sementara sistem alarm dapat mengunci motor ketika kendaraan digerakkan secara paksa.

Baca Juga: Charge Maleo Jadi Sorotan! Motor Listrik 2000W Ini Ternyata Bisa Tempuh 120 Km, Punya Fitur Canggih ala Skutik Eropa

Alarm tersebut terhubung dengan aplikasi pada smartphone sehingga pengguna dapat mengetahui ketika motornya dipindahkan.

Aplikasi juga menyediakan informasi lokasi parkir, statistik berkendara, kecepatan maksimum, waktu berkendara, hingga historical track. Kondisi baterai dan nomor seri masing-masing baterai juga dapat dipantau.

Fitur lain yang tersedia adalah fault diagnostic untuk mengetahui kondisi sistem motor dan baterai. Motor juga memiliki reverse gear serta sistem pengamanan ketika berpindah dari mode mundur ke maju.

Baca Juga: TECNO POVA 6 Pro 5G Resmi Dirilis: HP Gaming Futuristik dengan Lampu LED, Baterai 6000 mAh dan Fast Charge 70W

Charge Indonesia sendiri disebut bekerja sama dengan VMoto, perusahaan kendaraan listrik yang menurut video telah memiliki jaringan di 60 negara. Di Indonesia, sejumlah produk VMoto akan dipasarkan menggunakan merek Charge Indonesia.

Selain penjualan, Charge Indonesia juga menyiapkan skema berlangganan. Pengguna disebut dapat memilih periode tiga bulan, enam bulan, hingga satu tahun untuk mencoba motor listrik tanpa harus mengeluarkan biaya pembelian di awal.

Sementara itu, peluncuran tiga model motor listrik Charge Indonesia di Indonesia dijadwalkan pada November. Nama dan bentuk final motor yang akan dipasarkan belum dijelaskan dalam transkrip.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : OTOMOTIF TV
Charge Indonesia VMoto motor listrik Charge Project Bike Rimba motor listrik