BEIJING - Omoda O4 menjadi salah satu produk yang diperkenalkan Chery Group dalam ajang Auto China 2026. SUV kompak tersebut menawarkan desain futuristis, teknologi hybrid dan listrik, serta kabin yang dilengkapi 13 game bawaan. Versi yang disebut akan lebih dulu masuk Indonesia adalah varian listrik.
Omoda O4 diperkenalkan sebagai model yang menyasar konsumen lebih muda. Desainnya mengusung konsep yang disebut cyber meca, dengan bentuk tegas, overfender, dan karakter crossover yang kuat.
Mobil ini juga memiliki konsep kabin seperti cockpit gaming. Terdapat 13 game bawaan yang dapat dimainkan pengemudi dan penumpang ketika mobil dalam kondisi parkir atau berhenti.
Chery juga menyiapkan Omoda O4 Ultra dengan tenaga mencapai 221 PS. Akselerasi 0-100 km/jam diklaim dapat ditempuh sekitar tujuh detik.
Omoda O4 Dibekali Teknologi Hybrid
Selain versi listrik, Omoda O4 juga tersedia dengan teknologi Super Hybrid System atau SHS. Sistem tersebut memadukan mesin pembakaran internal dengan motor listrik.
Dalam pemaparannya, teknologi SHS disebut mengutamakan efisiensi sekaligus performa. Chery mengembangkan mesin yang disebut Kunpeng High Efficiency Engine dengan efisiensi termal lebih dari 48 persen.
Baca Juga: 10 Sepeda Listrik Terbaik 2026, Pilihan Baru untuk Mobilitas Praktis di Perkotaan
Chery Group juga mengembangkan dedicated hybrid transmission. Teknologi transmisi untuk sistem hybrid tersebut sebelumnya menggunakan tiga tingkat kecepatan, kemudian dikembangkan menjadi sistem continuous speed yang diklaim lebih efisien.
Motor listrik yang digunakan memiliki power density 18,4 kW per kilogram. Teknologi tersebut menjadi bagian dari pengembangan sistem elektrifikasi Chery Group.
Selain powertrain, Chery juga memperkenalkan teknologi baterai solid-state yang disebut Rhinoceros Battery S Series. Dalam demonstrasi yang ditampilkan, satu sel baterai dipotong dan disebut tidak menimbulkan api maupun asap.
Kepadatan energinya diklaim mencapai 400 Wh per kilogram. Chery menyebut teknologi tersebut dikembangkan untuk meningkatkan daya tahan dan keamanan baterai.
Di Indonesia, Omoda dan Jaecoo menjadi bagian dari lini produk Chery Group. Karena itu, kehadiran Omoda O4 di Indonesia menjadi salah satu produk yang dinantikan setelah diperkenalkan secara global pada 2026.
Fitra juga sempat mencoba Omoda O4 versi hybrid dalam waktu singkat. Menurutnya, penyaluran tenaga terasa seperti mobil listrik meski unit yang dicoba menggunakan sistem hybrid.
Baca Juga: Rekomendasi Sepeda Listrik Terbaik 2026: Anti Ribet, Baterai Awet, dan Cocok untuk Mobilitas Harian!
Tenaga disebut keluar secara gradual sehingga karakter berkendaranya terasa halus. Setirnya juga dinilai memiliki bobot yang cukup, sementara suspensinya cenderung kaku tetapi memberikan pengendalian yang stabil ketika bermanuver.
Ruang belakang dinilai masih memadai untuk ukuran SUV kompak. Posisi duduk memberikan dukungan paha yang cukup, dengan ruang kepala dan kaki yang masih terasa lega.
Teknologi Parkir Bisa Dipanggil dari Ponsel
Selain produk baru, perjalanan ke markas Chery Group di Wuhu juga memperlihatkan teknologi bantuan berkendara yang dikembangkan perusahaan.
Salah satunya adalah Valet Parking Driver atau VPD. Teknologi ini memungkinkan mobil mencari tempat parkir sendiri setelah pengemudi turun di lobi.
Mobil dapat memetakan area parkir, menentukan jalur, menghindari orang maupun hambatan, lalu melakukan parkir secara otomatis. Setelah pemilik selesai beraktivitas, mobil dapat dipanggil kembali menggunakan aplikasi di ponsel.
Teknologi tersebut diuji menggunakan J5. Mobil berjalan tanpa pengemudi dan mampu mencari tempat parkir di antara dua kendaraan. Spion juga dapat melipat otomatis ketika kendaraan melakukan manuver di ruang sempit.
Namun, penerapan VPD di Indonesia masih membutuhkan sejumlah penyesuaian. Sistem tersebut harus bekerja di area parkir yang sudah dipetakan.
Selain itu, lobi dan area parkir perlu mempertimbangkan sistem pembayaran elektronik yang harus dilewati kendaraan. Chery Indonesia disebut mulai mempelajari dan memetakan sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta.
Chery juga memperkenalkan berbagai teknologi robot melalui merek Imoga. Salah satunya Argos berbentuk anjing yang dilengkapi kamera untuk memantau lingkungan dan mengirimkan rekaman ke ponsel.
Robot Argos disebut berpotensi dijual di Indonesia dengan kisaran harga Rp50 juta hingga Rp100 juta. Harga pastinya belum ditentukan.
Dengan berbagai teknologi tersebut, Chery Group menunjukkan arah pengembangan produknya tidak hanya pada kendaraan. Omoda O4, sistem hybrid, teknologi parkir mandiri, hingga robot menjadi bagian dari inovasi yang mulai dipersiapkan untuk pasar global, termasuk Indonesia.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : Fitra eri