JAKARTA - Mobil listrik murah kini semakin beragam di Indonesia. Dari enam model yang dibahas dalam video, harga termurah mulai Rp184 juta, dengan pilihan jarak tempuh hingga 410 km dalam sekali pengisian baterai.
Harga menjadi salah satu pertimbangan utama masyarakat yang ingin beralih dari mobil berbahan bakar bensin ke kendaraan listrik. Meski menawarkan biaya operasional lebih rendah, mobil listrik selama ini identik dengan banderol yang cukup tinggi.
Namun, sejumlah merek mulai menawarkan kendaraan listrik dengan harga yang lebih kompetitif. Pilihannya pun tidak hanya mengandalkan harga, tetapi juga kapasitas baterai dan jarak tempuh.
Baca Juga: Geser Dominasi Pasar, Ini Daftar 15 Mobil Listrik Terlaris di Indonesia Periode Agustus 2025
Dalam video tersebut, terdapat enam mobil listrik yang disebut sebagai pilihan dengan harga relatif terjangkau. Model yang masuk daftar berasal dari Wuling, DFSK, Neta, VinFast, dan Polytron.
Wuling Air EV Lite hingga DFSK Seres E1
Pilihan paling murah adalah Wuling Air EV Lite 200 km. Mobil listrik berukuran mungil ini disebut dibanderol mulai Rp184 juta.
Wuling Air EV Lite menggunakan baterai lithium ferro-phosphate (LFP) berkapasitas 17,3 kWh dengan tegangan 115 volt. Baterai tersebut diklaim mampu membawa mobil menempuh jarak hingga 200 km dalam sekali pengisian.
Baca Juga: BYD Sealion Diklaim Punya Rasa Mobil Eropa, SUV Listrik Kencang di Bawah Rp1 Miliar Ini Jadi Sorotan
Pilihan berikutnya adalah DFSK Seres E1. Mobil listrik ini disebut sebagai pendatang baru di Indonesia dengan harga Rp189 juta.
Seres E1 mengusung desain kecil dan modern. Kapasitas baterainya tersedia dalam pilihan 13,8 kWh hingga 16,8 kWh. Jarak tempuh yang disebutkan berada di kisaran 180 km hingga 220 km dalam sekali pengisian.
Dari sisi harga, selisih kedua model tersebut cukup tipis. Keduanya juga sama-sama mengedepankan dimensi kompak yang sesuai untuk penggunaan perkotaan.
Berikutnya ada Neta V dengan harga mulai Rp299 juta. Mobil produksi Hozon Auto ini menawarkan desain futuristis dan sejumlah fitur yang disebut cukup lengkap.
Neta V dibekali baterai lithium ferro-phosphate berkapasitas 36,1 kWh. Jarak tempuhnya diklaim mencapai 400 km dalam kondisi baterai penuh.
Wuling Binguo EV dan VinFast VF3
Pilihan lain datang dari Wuling melalui Binguo EV. Mobil listrik ini memiliki kapasitas lima penumpang dan ditawarkan mulai Rp345 juta.
Baca Juga: Honda Q1e Punya Teknologi Mirip Mobil Listrik, Ternyata Ada Proteksi Canggih di Baliknya
Binguo EV tersedia dengan dua pilihan baterai. Versi 31,8 kWh disebut memiliki jarak tempuh hingga 333 km. Sementara baterai 37,9 kWh mampu membawa mobil menempuh jarak hingga 410 km.
Dengan jarak tempuh tersebut, Binguo EV menjadi salah satu model dalam daftar yang menawarkan angka range paling tinggi. Desainnya juga mengusung karakter city car.
Sementara itu, ada VinFast VF3 yang berasal dari Vietnam. Mobil listrik mungil tersebut dibanderol Rp227 juta.
Baca Juga: 10 Sepeda Listrik Terbaik 2026, Pilihan Baru untuk Mobilitas Praktis di Perkotaan
VinFast VF3 mengusung bentuk yang kompak sehingga disebut dapat menjadi alternatif untuk kebutuhan mobilitas perkotaan. Motor listriknya memiliki tenaga 43 horsepower dan torsi 110 Nm.
Jarak tempuh VF3 berada di kisaran 210 km. Kombinasi dimensi kecil dan tenaga tersebut menjadi bagian dari daya tarik model ini untuk penggunaan di lingkungan perkotaan.
Polytron Fox-U Tawarkan Jarak 402 Km
Model terakhir adalah Polytron Fox-U. Mobil ini merupakan hasil kolaborasi Polytron dengan perusahaan otomotif asal China, Skywell Auto.
Baca Juga: Honda Q1e Punya Teknologi Mirip Mobil Listrik, Ternyata Ada Proteksi Canggih di Baliknya
Dalam video disebutkan bahwa Polytron Fox-U telah memenuhi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 40 persen. Mobil tersebut menggunakan baterai lithium ferro-phosphate berkapasitas 51,9 kWh.
Untuk jarak tempuh, Polytron Fox-U diklaim mampu mencapai 402 km. Angka tersebut membuatnya berada di jajaran mobil listrik dengan jarak tempuh terpanjang dalam daftar.
Menariknya, harga Polytron Fox-U disebut hanya Rp299 juta. Dengan banderol tersebut, model ini menawarkan kapasitas baterai dan jarak tempuh yang cukup besar dibandingkan beberapa pilihan lain dalam daftar.
Baca Juga: Honda Q1e Punya Teknologi Mirip Mobil Listrik, Ternyata Ada Proteksi Canggih di Baliknya
Enam model tersebut menunjukkan bahwa pilihan mobil listrik murah di Indonesia tidak hanya tersedia pada segmen dengan harga di bawah Rp200 juta. Konsumen juga dapat memilih model dengan kapasitas baterai dan jarak tempuh yang lebih besar sesuai kebutuhan.
Bagi calon pengguna yang memiliki anggaran terbatas tetapi ingin beralih ke kendaraan listrik, keenam model tersebut disebut dapat menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : NetralNewsdotcom