JAKARTA - VF MPV7 resmi diperkenalkan sebagai mobil listrik 7-seater dengan harga awal Rp329 juta. Selain menawarkan kapasitas penumpang yang besar, mobil ini membawa tenaga 201 HP dan jarak tempuh hingga 450 kilometer.
Harga tersebut berlaku untuk 2.000 pembeli pertama selama pameran. Setelah kuota tersebut terpenuhi, harga VF MPV7 menjadi Rp345 juta.
Harga itu belum termasuk baterai. Konsumen dikenakan biaya berlangganan baterai sebesar Rp88 ribu per bulan.
Skema tersebut menjadi salah satu bagian yang ditawarkan untuk menekan harga awal kendaraan. Pengguna juga disebut dapat mengajukan penggantian baterai apabila kapasitas baterai mengalami penurunan.
Kabin 7 Penumpang Jadi Andalan
VF MPV7 mengusung konfigurasi tujuh penumpang. Kabinnya dirancang dengan ruang yang cukup lega, termasuk pada baris ketiga.
Baca Juga: Zongshen ES5 Meluncur, Motor Listrik Hibrida dengan Jarak Tempuh hingga 300 Km
Baris kedua memiliki posisi duduk yang cukup tinggi sehingga penumpang mendapatkan pandangan ke depan lebih baik. Joknya menggunakan material kulit dan terasa empuk.
Baris kedua juga dapat digeser ke belakang. Dengan posisi tersebut, ruang kaki penumpang baris ketiga tetap terasa luas.
Menariknya, baris ketiga tidak hanya menjadi tempat duduk tambahan. Penumpang mendapatkan ruang kepala dan ruang kaki yang cukup, bahkan ketika baris kedua digeser ke belakang.
Sandaran kursi baris ketiga juga dapat direbahkan. Area tersebut dilengkapi armrest, tempat menaruh ponsel, cup holder, serta pegangan tangan.
Sistem pendingin udara juga tersedia hingga baris ketiga. Penumpang belakang dapat mengatur blower dan pendingin sesuai kebutuhan.
Konsep tempat duduk bertingkat membuat posisi baris belakang lebih tinggi. Dengan begitu, penumpang baris ketiga tetap mendapatkan pandangan yang cukup baik ke depan.
Tenaga 201 HP dan Jarak Tempuh 450 Km
Dari sektor performa, VF MPV7 dibekali motor listrik dengan tenaga 201 HP dan torsi 280 Nm.
Baca Juga: Review Polytron Fox 350, Motor Listrik Rp15 Jutaan dengan Jarak Tempuh hingga 136 Km
Karakter tenaga motor listrik membuat respons akselerasi terasa langsung. Tidak ada perpindahan gigi seperti pada mobil dengan transmisi konvensional.
Untuk pengisian daya, VF MPV7 menggunakan konektor CCS2. Pengisian cepat dari 10 hingga 70 persen diklaim dapat dilakukan dalam waktu sekitar 30 menit.
Sementara itu, jarak tempuhnya mencapai 450 kilometer berdasarkan pengujian NEDC.
VF MPV7 juga memiliki sistem pendinginan terpisah untuk baterai dan motor listrik. Bagian dalam area fender turut mendapatkan material peredam suara untuk membantu mengurangi kebisingan.
Dari sisi eksterior, MPV listrik ini menggunakan pelek alloy berukuran 19 inci. Desain bagian depan memiliki lampu DRL yang terhubung hingga ke bagian tengah.
Bagian belakang dilengkapi wiper, defogger, lampu rem high-mount, serta antena model shark fin. Ruang bagasinya juga dibuat cukup besar untuk menunjang kebutuhan membawa barang.
Di dalam kabin, tersedia sejumlah ruang penyimpanan serta port USB-A, USB-C, dan soket 12V.
Layar infotainment masih memiliki tampilan yang serupa dengan model sebelumnya. Fitur Apple CarPlay dan Android Auto disebut dipersiapkan untuk kendaraan tersebut.
Sementara itu, sistem pendingin udara dan sejumlah pengaturan kendaraan dapat dikendalikan melalui layar.
Untuk pengisian daya di luar rumah, tersedia jaringan VF Green charging network. Jaringan tersebut juga disebut bekerja sama dengan PT Pos Indonesia. Pengguna mendapatkan fasilitas pengisian gratis melalui jaringan tersebut hingga Maret 2028.
Dengan kombinasi kapasitas tujuh penumpang, tenaga 201 HP, jarak tempuh hingga 450 kilometer, serta harga awal Rp329 juta, VF MPV7 menyasar kebutuhan mobilitas dengan penggunaan tinggi.
Skema berlangganan baterai juga membuat harga pembelian awal kendaraan lebih rendah. Paket tersebut menjadi salah satu pilihan yang ditawarkan bagi konsumen yang mempertimbangkan MPV listrik untuk kebutuhan keluarga maupun operasional.
Editor : Maylanni Diana Fitri