Xpander Hybrid Sudah Mengaspal di Thailand, Mitsubishi Dinilai Terlalu Lama Tunggu Indonesia

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 15:40 WIB
Mitsubishi Xpander Hybrid sudah dijual di Thailand sejak 2024. Kapan teknologi hybrid Xpander akhirnya hadir untuk konsumen Indonesia?(pinterest)
Mitsubishi Xpander Hybrid sudah dijual di Thailand sejak 2024. Kapan teknologi hybrid Xpander akhirnya hadir untuk konsumen Indonesia?(pinterest)

JAKARTA - Mitsubishi Xpander Hybrid sudah lebih dulu dipasarkan di Thailand sejak 2024. Namun hingga kini, teknologi serupa belum hadir pada Xpander yang dijual di Indonesia. Kondisi itu memunculkan kekecewaan dari sejumlah pengamat dan pegiat otomotif.

Salah satunya disampaikan ANO melalui kanal Otomotif. Dia menilai Mitsubishi terlalu lama membiarkan konsumen Indonesia menunggu kehadiran Xpander Hybrid, Xpander Cross Hybrid, hingga XForce Hybrid.

Padahal, persaingan kendaraan elektrifikasi di Indonesia semakin ramai. Mobil listrik murni maupun hybrid mulai menjadi pilihan konsumen dari berbagai kalangan karena menawarkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik.

"Saya sebenarnya kecewa berat dan rada sedih dan merasa cukup di-PHP lama Mitsubishi," kata ANO dalam videonya.

Menurut dia, Mitsubishi sebenarnya sudah memiliki teknologi hybrid yang siap digunakan. Xpander HEV dan Xpander Cross HEV bahkan telah melakukan debut global sekaligus dipasarkan di Thailand pada Februari 2024. Kedua model tersebut menggunakan sistem hybrid baru yang dikembangkan Mitsubishi.

Hybrid Jadi Kebutuhan Baru Konsumen

ANO menilai tren kendaraan di Indonesia mulai berubah. Jika sebelumnya konsumen lebih banyak mempertimbangkan mesin konvensional, kini efisiensi bahan bakar menjadi salah satu faktor penting dalam memilih mobil.

Baca Juga: Suzuki Baleno Facelift Ternyata Irit, Uji Pakai 383 Km Catat Konsumsi 11,87 Km per Liter

Dia membandingkan konsumsi bahan bakar kendaraan bermesin turbo dengan mobil hybrid. Menurutnya, mobil bermesin turbo masih memiliki keunggulan tersendiri, terutama dari sisi karakter mesin dan biaya penggantian beberapa komponen.

Namun dalam urusan konsumsi bahan bakar, teknologi hybrid dianggap memiliki keunggulan yang sulit dibantah.

ANO menyebut sejumlah kendaraan hybrid mampu mencatatkan efisiensi bahan bakar lebih baik untuk penggunaan harian. Kondisi tersebut membuat biaya operasional kendaraan berpotensi lebih ringan dalam jangka panjang.

Hal inilah yang menurutnya membuat Mitsubishi perlu segera mempertimbangkan kehadiran Mitsubishi Xpander Hybrid Indonesia.

Sebab, Xpander merupakan salah satu model penting Mitsubishi di Tanah Air. Menariknya, model tersebut justru pertama kali diperkenalkan di Indonesia sebelum berkembang ke sejumlah negara lain.

"Ketiga mobil yang sudah hybrid di Thailand ini ada Xpander, Xpander Cross sama Mitsubishi XForce itu sebenarnya diperkenalkan pertama kali di Indonesia lalu dikirim ke Thailand," ujarnya.

Di Thailand, Xpander HEV menggunakan mesin bensin 1,6 liter MIVEC yang dipadukan dengan motor listrik. Mitsubishi menyebut sistem tersebut mampu bekerja dalam beberapa kondisi, mulai dari EV driving, hybrid driving, hingga regenerative braking.

Indonesia Masih Menunggu Kepastian

Menurut ANO, kehadiran varian hybrid bisa menjadi dorongan baru bagi Mitsubishi Indonesia. Tidak hanya bagi konsumen, tetapi juga jaringan dealer, tenaga penjualan, hingga layanan purnajual.

Baca Juga: Suzuki Baleno Sudah Discontinue, Intip Spek Stok Terakhir yang Digantikan Fronx

Dia membandingkan langkah Mitsubishi dengan beberapa pabrikan lain yang sudah mulai agresif menawarkan teknologi hybrid di Indonesia.

Kondisi tersebut membuat pertanyaan mengenai kapan Mitsubishi Xpander Hybrid masuk Indonesia terus muncul.

Sebelumnya, pihak PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia memang pernah menyatakan teknologi hybrid telah tersedia. Namun, perusahaan saat itu masih mempelajari waktu yang tepat untuk memperkenalkannya ke pasar Indonesia dan belum mengumumkan jadwal peluncuran.

Selain Xpander, ANO juga menaruh perhatian pada Mitsubishi XForce Hybrid. Menurutnya, varian elektrifikasi dapat menjadi pembeda bagi XForce di tengah persaingan SUV yang semakin ketat.

Ia menilai basis XForce sebenarnya sudah cukup menarik. Namun, kehadiran teknologi hybrid berpotensi memberikan tambahan efisiensi sekaligus meningkatkan daya tarik produk tersebut.

ANO berharap Mitsubishi tidak terlambat memanfaatkan momentum pertumbuhan kendaraan elektrifikasi. Sebab, ketika pabrikan lain semakin aktif menghadirkan model hybrid, konsumen Indonesia kini memiliki semakin banyak pilihan.

Bagi Mitsubishi, Xpander Hybrid bisa menjadi jawaban bagi konsumen yang menginginkan MPV keluarga dengan konsumsi bahan bakar lebih efisien tanpa harus beralih sepenuhnya ke mobil listrik.

Namun, sampai ada pengumuman resmi, kapan Xpander Hybrid benar-benar masuk Indonesia masih menjadi pertanyaan yang belum terjawab.

Editor : Maylanni Diana Fitri
Mitsubishi Indonesia Xpander Hybrid Indonesia Mitsubishi Xpander Hybrid mobil hybrid mitsubishi xpander