JAKARTA - Toyota Kijang Innova Zenix hadir sebagai generasi ketujuh Kijang dengan perubahan besar pada konstruksi, sistem penggerak, hingga pilihan mesin. Mobil ini meninggalkan sasis ladder frame dan penggerak roda belakang yang selama ini identik dengan Kijang, kemudian beralih ke struktur monokok serta penggerak roda depan.
Perubahan tersebut membuat Toyota Kijang Innova Zenix disebut sebagai salah satu transformasi paling revolusioner dalam perjalanan panjang Kijang. Selain perubahan rancang bangun, model ini juga tidak lagi menawarkan mesin diesel. Pilihan yang tersedia terdiri atas mesin bensin 2.000 cc dan mesin hybrid generasi kelima berkapasitas 2.000 cc.
Innova Zenix dipasarkan dalam tiga varian, yakni G, V, dan Q. Masing-masing tersedia dalam pilihan mesin bensin maupun hybrid. Dalam tayangan Otodriver, rentang harga yang disebutkan berada dari kisaran Rp400 jutaan hingga Rp611 juta untuk varian tertinggi.
Dari sisi desain, Innova Zenix tampil berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Toyota memberikan tampilan yang lebih membulat dan berusaha menghadirkan karakter SUV pada sebuah MPV. Guratan bodi dibuat lebih tegas, sementara bagian belakang memiliki desain lampu yang memberikan kesan lebih modern.
Varian V Hybrid yang ditampilkan menggunakan ban berukuran 215/60 R17. Sistem pengereman cakram juga telah digunakan pada keempat roda.
Mesin Hybrid Jadi Andalan Baru
Salah satu perubahan terbesar Toyota Kijang Innova Zenix berada di sektor dapur pacu. Varian bensin menggunakan mesin 2.000 cc empat silinder Dual VVT-i dengan tenaga 174 PS dan torsi 205 Nm.
Baca Juga: Suzuki Baleno Sudah Discontinue, Simak Fitur Lengkap Hatchback yang Masih Tersisa di Dealer
Sementara varian hybrid memakai mesin bensin 2.000 cc yang menghasilkan tenaga 152 PS dan torsi 187 Nm. Mesin tersebut dipadukan motor listrik dengan tenaga 113 PS serta torsi 206 Nm.
Toyota menyebut tenaga kombinasi sistem hybrid mencapai 186 PS. Pilihan mesin tersebut menjadikan Innova Zenix Hybrid sebagai Kijang dengan tenaga terbesar menurut pembahasan dalam video.
Kedua pilihan mesin menyalurkan tenaga ke roda depan melalui transmisi CVT. Transmisi tersebut juga memiliki mode perpindahan manual enam percepatan. Tidak ada lagi pilihan transmisi manual pada Kijang generasi terbaru ini.
Teknologi hybrid juga menjadi pengganti mesin diesel yang sebelumnya identik dengan Toyota Innova. Sistem tersebut menawarkan karakter berkendara yang lebih halus, sekaligus memungkinkan kendaraan berjalan menggunakan tenaga listrik dalam kondisi tertentu.
Dalam pengujian awal, pengemudi merasakan mobil dapat mulai bergerak ketika mesin bensin belum menyala. Sistem regenerative braking juga bekerja saat kendaraan melaju di jalan menurun untuk mengubah energi kinetik menjadi listrik dan mengembalikannya ke baterai.
Klaim konsumsi bahan bakar yang disebutkan berada di kisaran 20 km per liter. Namun, pengujian konsumsi bahan bakar secara menyeluruh belum dilakukan dalam tayangan tersebut.
Platform Baru, Kabin Lebih Lapang
Toyota Kijang Innova Zenix menggunakan platform TNGA-C yang juga disebut memiliki kesamaan dengan Toyota Voxy. Penggunaan platform baru ini membuat mobil lebih ringan sekitar 170 kilogram dibandingkan generasi sebelumnya meski dimensinya membesar.
Baca Juga: Toyota Innova Zenix Hybrid Tipe V Lebih Murah Rp77 Juta, Fitur Ini Tetap Dibawa dari Tipe Q
Panjang dan lebar mobil masing-masing bertambah 20 mm, sedangkan wheelbase bertambah hingga 100 mm. Ground clearance tetap berada di angka 185 mm.
Peralihan ke penggerak roda depan turut memberikan dampak terhadap kelapangan kabin. Tidak adanya terowongan untuk sistem penggerak roda belakang membuat ruang tengah kabin menjadi lebih lega.
Bangku baris ketiga kini dirancang untuk mengakomodasi tiga penumpang. Bagasi juga tetap menjadi salah satu keunggulan mobil ini. Dalam kondisi tiga baris kursi tegak, ruang belakang masih disebut mampu menampung dua koper berukuran sedang.
Fitur yang tersedia juga semakin lengkap. Toyota menyematkan panoramic roof, Toyota Safety Sense 3.0, Dynamic Radar Cruise Control, Lane Departure Alert, electric parking brake, rear seat entertainment, hingga konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto.
Untuk tipe tertinggi, tersedia jok individual dengan ottoman elektrik, enam airbag, panoramic view monitor, serta sejumlah fitur keselamatan lainnya.
Dari impresi awal pengujian, Innova Zenix Hybrid dinilai memiliki karakter berkendara yang lebih halus dibandingkan generasi sebelumnya. Suspensi terasa nyaman, getaran mesin berkurang, dan kabin menjadi lebih lega.
Transformasi dari ladder frame ke monokok, penggunaan penggerak roda depan, serta hadirnya teknologi hybrid menjadi perubahan mendasar yang membedakan Toyota Kijang Innova Zenix dari generasi-generasi Kijang sebelumnya.
Editor : Maylanni Diana Fitri