Motor Listrik Yamaha Punya Torsi 30,2 Nm, Bisa Tempuh 104 Km Sekali Cas

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 19:55 WIB
Motor listrik Yamaha menawarkan torsi 30,2 Nm, jarak tempuh 104 km, dan fast charging. Saat ini masih dalam tahap pengumpulan data. (Gemini AI)
Motor listrik Yamaha menawarkan torsi 30,2 Nm, jarak tempuh 104 km, dan fast charging. Saat ini masih dalam tahap pengumpulan data. (Gemini AI)

JAKARTA - Motor listrik Yamaha yang diuji dalam program pengumpulan data Yamaha Indonesia menawarkan performa hingga 10,8 HP dan torsi 30,2 Nm. Motor ini juga dibekali baterai 4,9 kWh dengan jarak tempuh yang diklaim mencapai 104 kilometer dalam mode Eco.

Motor listrik Yamaha tersebut belum dipasarkan untuk umum. Yamaha Indonesia masih mengumpulkan data dan masukan dari masyarakat sebelum menentukan model produksi yang sesuai kebutuhan konsumen Indonesia.

Program tersebut berlangsung selama satu tahun. Sebanyak 20 unit motor akan disebar di empat kota, yakni Jakarta, Bandung, Medan, dan Bali.

Baca Juga: Mitsubishi Xpander Hybrid Pakai Mesin Baru 1.600 CC, Torsi Motor Listrik 255 Nm

Targetnya mencapai 4.000 orang yang mencoba motor tersebut. Peserta yang ingin menjajalnya harus tinggal maksimal 30 kilometer dari lokasi store yang ditentukan.

Motor kemudian digunakan untuk mendapatkan data penggunaan di kondisi nyata. Setelah proses pengumpulan data selesai, Yamaha akan mempersiapkan model yang dinilai sesuai dengan masukan pengguna.

Waktu penjualan dan harga motor listrik Yamaha ini belum ditentukan. Yamaha juga masih mempertimbangkan kesesuaian baterai yang digunakan sebelum masuk tahap penjualan.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Motor Listrik 2026, Ada yang Tembus 140 Km Sekali Cas

Torsi Besar dan Tiga Mode Berkendara

Dari sisi performa, motor listrik Yamaha ini menggunakan dinamo yang ditempatkan di bagian tengah. Tenaga kemudian disalurkan ke roda belakang melalui belt, reduction gear, dan final gear.

Kombinasi tersebut membuat karakter tenaganya terasa lebih halus. Reduction gear juga membantu mengatur torsi besar yang tersedia sejak putaran rendah.

Motor ini menyediakan tiga mode berkendara, yaitu Eco, Standard, dan Power. Mode Power menghasilkan tenaga 10,8 HP dengan torsi 30,2 Nm.

Baca Juga: Zongshen ES5 Meluncur, Motor Listrik Hibrida dengan Jarak Tempuh hingga 300 Km

Sementara mode Standard memiliki tenaga yang sama, tetapi torsinya lebih rendah, yakni 24,5 Nm. Adapun mode Eco menghasilkan tenaga 7,2 HP dan torsi 21,4 Nm.

Besarnya torsi menjadi salah satu karakter yang paling terasa ketika motor digunakan. Dalam pengujian, motor tetap terasa bertenaga saat melewati tanjakan meski menggunakan mode Eco.

Kecepatan maksimal mode Eco berada di angka 68 kilometer per jam. Untuk mode Standard dan Power, motor dapat mencapai sekitar 100 kilometer per jam.

Baca Juga: Mitsubishi Xpander Hybrid Pakai Mesin Baru 1.600 CC, Torsi Motor Listrik 255 Nm

Sebagai pembanding, NMAX yang disebut dalam pengujian memiliki tenaga 15,1 HP dan torsi 13,9 Nm. Motor listrik Yamaha memang memiliki tenaga lebih kecil, tetapi menawarkan torsi yang jauh lebih besar sejak putaran rendah.

Baterai 4,9 kWh dan Bisa Fast Charging

Motor listrik Yamaha ini menggunakan baterai tetap atau fixed battery yang berada di bagian tengah. Kapasitasnya mencapai 4,9 kWh dengan tegangan 87,6 volt dan arus 56,3 ampere.

Baterai tidak dapat dilepas untuk dibawa ke tempat lain. Yamaha menyebut salah satu pertimbangannya adalah menjaga kualitas baterai agar pengguna dapat merawat baterai dengan lebih terkontrol.

Untuk pengisian daya, tersedia beberapa pilihan. Charger portable dapat digunakan melalui listrik rumah dengan kebutuhan daya minimal 2.200 watt.

Baca Juga: Motor Listrik Terbaik 2026, Harga Mulai Rp15,5 Juta hingga Jarak 140 Km

Pengisian menggunakan charger portable membutuhkan waktu sekitar 14 jam. Sementara wall charger dapat memangkas waktu pengisian menjadi sekitar lima jam.

Ada pula fasilitas fast charging yang mampu mengisi baterai hingga 90 persen dalam waktu sekitar satu jam. Sistem tersebut dibuat dengan batas pengisian tertentu untuk alasan keamanan.

Dalam mode Eco, jarak tempuh yang diklaim mencapai 104 kilometer. Angka tersebut membuat motor cukup menarik untuk penggunaan harian, terutama bagi pengguna yang membutuhkan jarak tempuh cukup jauh.

Baca Juga: Mitsubishi Xpander Hybrid Pakai Mesin Baru 1.600 CC, Torsi Motor Listrik 255 Nm

Selain performa dan baterai, motor ini juga memiliki fitur pengereman regeneratif ketika gas ditutup. Sistem tersebut membuat deselerasi terasa seperti pengereman sekaligus membantu pengelolaan energi.

Motor juga dapat berjalan mundur dengan kombinasi tombol tertentu. Panel instrumennya menampilkan informasi seperti kecepatan, mode berkendara, baterai, trip, serta pengaturan kendaraan.

Fitur lain yang menarik adalah konektivitas GPS. Motor dapat mengirimkan sinyal ke cloud server sehingga posisi parkir terakhir dan pergerakan motor dapat dipantau.

Baca Juga: Zongshen ES5 Meluncur, Motor Listrik Hibrida dengan Jarak Tempuh hingga 300 Km

Dari sisi kenyamanan, posisi baterai yang berada di tengah dan bagian bawah membuat bobot motor terasa lebih rendah. Pengujian juga menilai motor tetap lincah saat bermanuver, sementara suspensinya terasa nyaman ketika melewati jalan rusak.

Dengan kombinasi performa, jarak tempuh, fitur konektivitas, dan kenyamanan tersebut, motor listrik Yamaha ini masih menunggu hasil evaluasi dari ribuan pengguna sebelum akhirnya diputuskan untuk dipasarkan di Indonesia.T

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : OTOMOTIF TV
Motor Listrik Yamaha kendaraan listrik yamaha indonesia yamaha motor listrik