Yamaha E01 Punya Torsi 30,2 Nm, Nyaman seperti NMAX dan Bisa Fast Charging

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 20:16 WIB
Yamaha E01 punya torsi 30,2 Nm, bobot 158 kg, bagasi 23 liter, dan fast charging hingga 90 persen dalam satu jam. (Gemini AI)
Yamaha E01 punya torsi 30,2 Nm, bobot 158 kg, bagasi 23 liter, dan fast charging hingga 90 persen dalam satu jam. (Gemini AI)

JAKARTA - Yamaha E01 menawarkan sensasi berkendara seperti motor konvensional, tetapi menggunakan tenaga listrik. Motor maksi listrik ini memiliki bobot 158 kilogram, torsi 30,2 Nm, serta fitur fast charging yang mampu mengisi baterai hingga 90 persen dalam satu jam.

Yamaha E01 sebelumnya diperkenalkan pada MS 2022. Dalam sesi media test ride, motor listrik tersebut akhirnya diuji secara langsung untuk merasakan posisi berkendara, performa, handling, fitur, hingga kemampuan pengisian baterai.

Dari sisi ergonomi, Yamaha E01 memiliki karakter yang disebut sangat mirip NMAX. Posisi stang, pijakan kaki, dan jok membuat pengendara dapat duduk santai seperti mengendarai motor cruiser.

Baca Juga: 30 Motor Yamaha Gas ke Bromo, Rayakan Kemerdekaan Sekaligus Perkuat Soliditas Komunitas

Tinggi joknya mencapai 755 milimeter. Angka tersebut hanya berbeda sekitar satu sentimeter dibandingkan NMAX. Jok Yamaha E01 juga terasa lebih empuk dan memungkinkan pengendara bersandar lebih nyaman.

Performa Yamaha E01 dan Tiga Mode Berkendara

Yamaha E01 menyediakan tiga pilihan mode berkendara, yakni Eco, Standard, dan Power. Masing-masing mode memiliki karakter tenaga dan torsi yang berbeda.

Mode Power menjadi pilihan untuk berkendara lebih agresif. Tenaganya mencapai 10,8 horsepower dengan torsi 30,2 Nm.

Baca Juga: Harga Motor Yamaha, Mulai Rp18,7 Juta hingga Rp455 Juta, Ini Daftar Lengkapnya

Sementara itu, mode Standard tetap menghasilkan tenaga 10,8 horsepower, tetapi torsinya turun menjadi 24,5 Nm. Mode Eco menjadi pilihan paling irit dengan tenaga 7,2 horsepower dan torsi 21,4 Nm.

Karakter tenaga Yamaha E01 juga dibuat tidak mengejutkan ketika gas dibuka. Responsnya terasa lebih mudah dikontrol sehingga pengendara dapat beradaptasi seperti saat mengendarai motor bermesin konvensional.

Menariknya, mode Eco tetap mampu digunakan untuk melewati tanjakan dan kondisi stop and go di Bukit Pelangi, Bogor. Sementara itu, mode Power dapat memberikan tenaga yang lebih agresif ketika dibutuhkan.

Baca Juga: MAXi Yamaha Day 2026 di Mataram dan Banjarmasin, Ditutup dengan Kemeriahan Solidaritas Para Pengguna

Bobot 158 kilogram juga tidak terlalu terasa ketika motor dikendarai. Penempatan baterai di bagian bawah dan tengah membantu menghasilkan distribusi bobot yang membuat Yamaha E01 tetap lincah sekaligus stabil.

Suspensinya disebut memiliki karakter empuk. Bantingannya tetap nyaman ketika melewati kondisi jalan yang beragam.

Untuk pengereman, Yamaha E01 sudah menggunakan double disc brake dengan ABS dual channel. Motor ini juga dilengkapi traction control system dan regenerative braking untuk membantu deselerasi.

Baca Juga: MAXi Yamaha Day 2026 di Mataram dan Banjarmasin, Ditutup dengan Kemeriahan Solidaritas Para Pengguna

Bagasi 23 Liter dan Pengisian hingga Satu Jam

Yamaha E01 memiliki dua kompartemen tertutup di bagian panel depan. Salah satunya menyediakan slot 12 volt untuk mengisi daya perangkat.

Bagasi di bawah jok memiliki kapasitas 23 liter tanpa portable charger. Ruang tersebut disebut cukup untuk membawa satu helm half face. Bahkan ketika portable charger disimpan di dalamnya, masih terdapat ruang untuk barang lain.

Untuk pengisian baterai, Yamaha E01 menawarkan tiga metode. Portable charger membutuhkan waktu sekitar 14 jam untuk mengisi baterai dari 0 hingga 100 persen.

Pilihan berikutnya adalah standard charging menggunakan wall mount. Metode ini memangkas waktu pengisian menjadi sekitar lima jam dari kondisi 0 hingga 100 persen.

Baca Juga: Daftar Harga Motor Yamaha Terbaru, Vega Force Rp19,9 Juta hingga TMAX Rp455 Juta

Sementara fast charging mampu mengisi baterai dari 0 hingga 90 persen hanya dalam satu jam. Fitur tersebut menjadi salah satu keunggulan yang ditampilkan dalam sesi pengujian.

Yamaha E01 juga memiliki fitur mundur untuk membantu manuver. Fitur ini bekerja dengan menekan tombol R hingga indikator mundur muncul, kemudian tombol mode digunakan untuk menjalankannya.

Kecepatan mundur dibatasi sekitar 1 kilometer per jam. Fitur tersebut dinilai membantu karena motor memiliki bobot cukup berat, terutama ketika digunakan untuk bermanuver di area parkir.

Baca Juga: Hari Pelanggan Nasional, Yamaha Beri Kejutan Special Delivery untuk Konsumen di Ngantru Tulungagung

Dari sisi konektivitas, Yamaha E01 sudah memiliki sistem elektronik SIM sehingga dapat mengirimkan data ke satelit tanpa bergantung pada ponsel. Melalui aplikasi Y-Connect, pengguna dapat mengetahui status baterai, waktu pengisian, jarak tempuh, odometer, hingga rute perjalanan.

Motor juga dapat memperbarui lokasi parkir setiap satu jam. Selain itu, tersedia informasi terkait energi dan riwayat perjalanan.

Dalam pengujian saat hujan, Yamaha E01 tetap dapat dinyalakan dan digunakan secara normal. Tidak ditemukan indikator peringatan setelah motor terkena hujan.

Baca Juga: Yamaha Grand Filano 2026 Punya 3 Warna Baru, Makin Maskulin dan Tetap Irit

Meski menawarkan banyak fitur, Yamaha E01 masih memiliki satu catatan. Motor tersebut belum dilengkapi artificial sound khusus untuk memberikan peringatan kepada pengendara lain di sekitar.

Untuk pasar Indonesia, Yamaha belum memastikan kapan E01 akan dijual. Motor ini digunakan dalam program proof of concept untuk mendapatkan masukan masyarakat terkait pengembangan produk dan harga yang dianggap sesuai.

Yamaha E01 dapat dicoba melalui dealer flagship Yamaha di Jakarta, Bandung, Bali, dan Medan dalam program uji coba yang disebut berlangsung selama satu tahun. Motor hanya dapat digunakan dari pagi hingga sore dan harus dikembalikan pada hari yang sama.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : AutonetMagz
Yamaha E01 Motor Listrik Yamaha yamaha Nmax motor listrik