JAKARTA - Yamaha E01 kembali diuji dalam sesi test ride untuk media setelah sebelumnya dipajang di IMS 2022. Skutik listrik Yamaha ini menawarkan sejumlah fitur menarik, mulai dari torsi hingga 30 Nm, baterai 4,9 kWh, regenerative braking, konektivitas smartphone, hingga fitur mundur.
Dalam sesi uji coba tersebut, Yamaha E01 menunjukkan karakter yang berbeda dari skutik listrik dengan baterai yang bisa dilepas. Baterainya menggunakan model fixed atau terpasang permanen di dalam bodi.
Secara dimensi, Yamaha E01 sekilas memiliki kemiripan dengan Yamaha Nmax. Posisi berkendaranya juga dibuat santai dengan ruang kaki yang memungkinkan pengendara selonjoran.
Baca Juga: Hari Pelanggan Nasional, Yamaha Beri Kejutan Special Delivery untuk Konsumen di Ngantru Tulungagung
Namun, sistem penggeraknya memiliki karakter tersendiri. Motor listrik Yamaha E01 berada di bagian tengah atau mid-drive dan menggunakan rasio penggerak yang dilengkapi oli.
Tenaga dari motor listrik tersebut kemudian disalurkan ke roda belakang menggunakan belt. Yamaha E01 memiliki tenaga 10,83, tetapi torsi yang ditawarkan jauh lebih besar.
Torsi Besar dan Tiga Mode Berkendara
Yamaha E01 menyediakan tiga pilihan riding mode, yakni Eco, Standard, dan Power. Pengaturan tersebut dapat diubah melalui tombol mode yang tersedia di bagian setang.
Baca Juga: Harga Motor Yamaha, Mulai Rp18,7 Juta hingga Rp455 Juta, Ini Daftar Lengkapnya
Mode Eco menjadi pilihan dengan karakter paling kalem. Tenaganya berada di sekitar 7, sementara torsinya sekitar 20 Nm.
Pada mode Standard, torsi meningkat hingga sekitar 27 Nm. Sementara mode Power mampu menghasilkan torsi hingga 30 Nm.
Perbedaan karakter tersebut terasa saat motor digunakan di jalan. Mode Eco lebih mengutamakan jarak tempuh, sedangkan Standard dan Power memberikan respons yang lebih kuat.
Baca Juga: Yamaha Jupiter Z1 2026 Langka, Dealer Kediri Masih Ready Stock dengan Harga Rp22,55 Juta
Dengan baterai penuh, Yamaha E01 disebut mampu mencapai jarak hingga 104 kilometer. Catatan tersebut berlaku ketika motor digunakan dalam mode Eco dan kecepatan berkendara sekitar 60 kilometer per jam.
Jika menggunakan mode Standard atau Power dengan kecepatan yang bisa mencapai 100 kilometer per jam, jarak tempuhnya menjadi lebih pendek.
Yamaha E01 juga memiliki regenerative braking. Ketika motor melaju di turunan, sistem tersebut bekerja dan memberikan sensasi seperti engine brake pada motor bermesin konvensional.
Baca Juga: Konsumsi BBM Yamaha Grand Filano Hybrid Capai 62,5 Km/L
Bisa Mundur hingga Terhubung ke Smartphone
Salah satu fitur yang cukup unik adalah sistem mundur. Yamaha E01 memiliki tombol R yang digunakan untuk mengaktifkan fitur tersebut.
Untuk menggunakannya, tombol R ditekan bersamaan dengan tombol mode. Motor kemudian bergerak mundur dengan kecepatan sekitar 1 kilometer per jam.
Fitur tersebut dirancang untuk membantu pengendara ketika mengatur posisi motor, terutama saat berada di area parkir.
Baca Juga: Harga Motor Yamaha Terbaru: Vega Force Rp19,9 Juta, NMAX Rp34,65 Juta
Yamaha E01 juga dilengkapi ABS dan traction control. Panel instrumennya sudah menggunakan layar digital yang menampilkan berbagai informasi, seperti kecepatan, kapasitas baterai, riding mode, odometer, trip, persentase baterai, jarak tempuh tersisa, serta suhu.
Motor ini juga memiliki konektivitas smartphone melalui aplikasi Y-Connect. Sistem tersebut terhubung dengan SIM card dan cloud sehingga sejumlah data kendaraan dapat tersimpan dan diperiksa melalui aplikasi.
Untuk pengisian baterai, tersedia tiga pilihan. Portable charger membutuhkan waktu sekitar 14 jam, pengisian standar sekitar lima jam, sedangkan fast charging membutuhkan waktu sekitar satu jam.
Baca Juga: Yamaha Grand Filano 2026 Punya 3 Warna Baru, Makin Maskulin dan Tetap Irit
Charger portable dapat disimpan di area bawah jok. Bagasi tersebut masih menyediakan ruang untuk membawa barang lain seperti jas hujan.
Meski menawarkan sejumlah fitur, Yamaha E01 belum dijual untuk konsumen. Yamaha Indonesia masih menjalankan program tes pasar dengan melibatkan target 4.000 konsumen di empat kota besar Indonesia.
Sebanyak 20 unit disebut akan dipinjamkan secara bergantian kepada konsumen untuk mengumpulkan data mengenai kebiasaan dan kebutuhan pengguna di Indonesia.
Baca Juga: Konsumsi BBM Yamaha Grand Filano Hybrid Capai 62,5 Km/L
Masukan tersebut nantinya menjadi bahan evaluasi. Yamaha masih ingin mengetahui apakah baterai fixed sudah sesuai kebutuhan, apakah performanya mencukupi, serta fitur apa saja yang perlu disesuaikan.
Dalam sesi test ride, Yamaha E01 dinilai memiliki tenaga yang kuat dan tetap nyaman ketika digunakan menanjak maupun berboncengan. Posisi baterai di bagian bawah juga membuat titik gravitasi rendah sehingga motor terasa lincah dan memiliki traksi yang baik.
Dengan berbagai pertimbangan tersebut, Yamaha E01 saat ini masih berada dalam tahap pengujian pasar. Waktu penjualan dan versi produksi yang nantinya ditawarkan belum disebutkan dalam transkrip.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : GridOto News