JAKARTA - Alva Cervo menjadi salah satu motor listrik yang mendapat sorotan karena desain futuristis dan performanya yang kencang. Berdasarkan pengalaman penggunaan dalam video, motor listrik ini menawarkan sensasi torsi instan dan karakter berkendara sporty, meski masih memiliki sejumlah catatan pada suspensi, posisi kaki, hingga handling.
Motor listrik buatan Indonesia dari Grup Indika tersebut dinilai memiliki desain yang menjadi salah satu daya tarik utamanya. Warna bodinya bahkan terlihat seperti berubah ketika dilihat dari beberapa sudut. Meski warna dasarnya putih, tampilannya bisa memunculkan nuansa kuning hingga kehijauan.
Dari sisi pencahayaan, Alva Cervo menggunakan lampu depan dengan low beam dan high beam. Lampu tersebut dinilai cukup terang untuk digunakan berkendara malam hari. Motor ini juga dibekali LED daytime running light atau DRL pada bagian depan.
Baca Juga: 10 Kekurangan Alva Cervo Setelah 3 Bulan Dipakai, Baterai Bisa Susut 3 Persen Sehari
Desain Futuristis dengan Sejumlah Catatan
Desain Alva Cervo disebut terlihat futuristis dan mampu menarik perhatian ketika digunakan di jalan. Bagian depan memiliki tampilan yang dianggap menarik, termasuk bentuk kunci keyless, emblem, sepatbor, serta desain pelek.
Motor ini menggunakan ban depan berukuran 110/80 dengan pelek 14 inci. Namun, ban bawaan dinilai agak licin sehingga pengendara yang gemar menikung disarankan mempertimbangkan penggantian ban dengan pilihan yang lebih baik.
Di balik desain tersebut, terdapat kompromi pada aspek kepraktisan. Area tengah motor cukup lebar karena menjadi tempat baterai. Kondisi itu membuat posisi kedua kaki pengendara menjadi lebih melebar.
Baca Juga: Bursa Transfer 2026: Barcelona, MU hingga PSG Bergerak, Alvarez Jadi Rebutan
Posisi tersebut juga terasa ketika membawa penumpang. Kaki penumpang di belakang berpotensi bersentuhan dengan kaki pengendara ketika pengendara menurunkan kaki.
Alva Cervo menggunakan dua baterai sebagai bawaan. Berat masing-masing baterai disebut sekitar 60 kilogram jika dihitung berdasarkan keterangan dalam video, sehingga total keduanya mencapai sekitar 120 kilogram. Namun, motor ini juga bisa menggunakan satu baterai.
Panel instrumennya menampilkan informasi seperti kecepatan, RPM, odometer, trip, dan estimasi jarak. Pengendara juga bisa memilih mode Eco, Urban, dan Sport. Tersedia pula tombol boost untuk memberikan tambahan tenaga dalam waktu singkat.
Fitur boost tersebut hanya dapat digunakan beberapa detik. Dalam video disebutkan durasinya sekitar 5 hingga 10 detik. Penggunaan secara terus-menerus berpotensi membuat motor listrik mengalami overheat karena sistem motor belakangnya tidak memiliki pendinginan.
Tenaga Kencang, Suspensi Masih Keras
Saat digunakan berkendara, performa menjadi salah satu keunggulan Alva Cervo yang paling terasa. Respons gas disebut cukup halus, sementara akselerasinya terasa kuat, terutama ketika mode Sport dan fitur boost digunakan.
Tanpa boost pun, motor ini dinilai sudah memiliki tenaga yang sangat baik. Karakter tersebut membuat Alva Cervo terasa cocok bagi pengendara yang menyukai sensasi torsi instan dari motor listrik.
Baca Juga: Barcelona Incar Rodri dan Julian Alvarez, Strategi Senyap Hansi Flick Mulai Terbongkar
Namun, kenyamanan menjadi salah satu catatan. Suspensi depan terasa keras, sedangkan suspensi belakang dinilai lebih keras lagi dalam kondisi standar. Bahkan setelah suspensi belakang diganti, karakter berkendaranya masih dianggap cukup keras.
Posisi berkendara juga menjadi perhatian. Stang yang relatif pendek membuat posisi tangan terasa kurang lebar. Menurut pengalaman dalam video, perubahan posisi stang menjadi lebih lebar dan mundur berpotensi membuat handling lebih nyaman.
Selain itu, jok dinilai cukup tebal dan lebar untuk perjalanan jarak pendek. Posisi penumpang belakang juga disebut cukup nyaman selama motor tidak dikendarai dengan akselerasi agresif.
Baca Juga: Barcelona Transfer 2026: Lautaro Martinez Jadi Alternatif Jika Gagal Dapat Julian Alvarez
Motor ini memiliki bagasi yang cukup besar dan masih bisa digunakan untuk menyimpan helm. Namun, ukuran helm tertentu dapat membuat ruang bagasi terasa lebih terbatas.
Alva Cervo juga terhubung dengan aplikasi ponsel untuk memantau kondisi motor, kapasitas baterai, dan lokasi. Karena aplikasi tetap terhubung ketika motor dalam kondisi diam, baterai disebut dapat berkurang sekitar 2 persen dalam sehari.
Dalam video juga disinggung Alva Cervo Q sebagai tipe terbaru. Varian tersebut disebut sudah memiliki fast charging yang mampu mengisi baterai dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu 30 menit, serta menggunakan sistem pengereman ABS.
Baca Juga: Transfer Barcelona 2026: Gordon Resmi, Alvarez Dibidik Rp1,8 Triliun
Secara keseluruhan, Alva Cervo dinilai menawarkan kombinasi desain futuristis dan performa sporty. Kekurangan pada suspensi, handling, posisi kaki, dan beberapa detail kontrol menjadi catatan, tetapi tenaga motor tetap menjadi daya tarik utamanya.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : Ridwan Hanif