JAKARTA - Alva Cervo ternyata masih memiliki sejumlah kekurangan setelah digunakan selama tiga bulan. Pengguna yang melakukan evaluasi pada 10 Oktober dengan odometer 478 kilometer itu mencatat setidaknya 10 hal yang dianggap mengganggu dalam penggunaan sehari-hari.
Evaluasi tersebut sengaja berfokus pada kekurangan Alva Cervo. Pemilik menyebut motor listrik itu memang memiliki banyak kelebihan yang sebelumnya sudah dibahas oleh sejumlah reviewer lain.
Salah satu masalah yang dianggap paling merepotkan adalah tidak adanya kunci emergency untuk membuka jok. Fitur tersebut dinilai penting karena pengguna motor listrik biasanya menyimpan charger di bawah jok.
Baca Juga: 10 Kekurangan Alva Cervo Setelah 3 Bulan Dipakai, Baterai Bisa Susut 3 Persen Sehari
Masalah itu pernah dialami langsung oleh pemilik. Motor tidak digunakan selama beberapa hari hingga baterainya habis. Ketika hendak mengisi daya, charger ternyata masih tersimpan di bawah jok.
Karena baterai habis, motor tidak bisa dinyalakan. Sementara itu, jok juga tidak dapat dibuka untuk mengambil charger.
Pemilik kemudian menghubungi layanan pelanggan Alva. Solusi yang diberikan adalah menggunakan kunci emergency, tetapi menurut pengalamannya, kunci tersebut hanya membuka cover baterai.
Baca Juga: Bursa Transfer 2026: Barcelona, MU hingga PSG Bergerak, Alvarez Jadi Rebutan
Kondisi itu dianggap belum menyelesaikan persoalan karena baterai tidak bisa digunakan untuk mengisi daya di luar motor. Solusi berikutnya yang disebutkan adalah melakukan towing.
Akhirnya, pemilik memilih meminjam charger dari pengguna Cervo lain. Masalah tersebut pun dapat diselesaikan tanpa harus melakukan towing.
Baterai Berkurang dan Gas Bisa Hilang
Kekurangan berikutnya adalah baterai yang disebut menyusut sekitar 3 persen per hari meski motor tidak digunakan. Pemilik menilai angka tersebut cukup besar.
Baca Juga: Barcelona Transfer 2026: Lautaro Martinez Jadi Alternatif Jika Gagal Dapat Julian Alvarez
Jika motor ditinggalkan selama satu minggu, kapasitas baterai menurut pengalamannya bisa berkurang sekitar 20 persen. Solusi yang disarankan adalah mencabut baterai ketika motor tidak digunakan dalam waktu lama.
Namun, langkah itu memiliki konsekuensi. Ketika baterai dicabut, pemilik tidak bisa memantau kondisi motor, termasuk mengecek sisa baterai dan menggunakan GPS.
Masalah lain muncul ketika motor melewati turunan panjang. Gas disebut tiba-tiba tidak berfungsi sehingga motor tidak dapat kembali digas.
Baca Juga: Barcelona Transfer 2026: Lautaro Martinez Jadi Alternatif Jika Gagal Dapat Julian Alvarez
Menurut informasi dari layanan pelanggan Alva yang disampaikan dalam video, kondisi tersebut berkaitan dengan kesalahan software. Solusinya adalah membawa motor ke AEC untuk melakukan pembaruan software.
Pemilik mengaku belum melakukan pembaruan tersebut karena lokasi AEC dianggap cukup jauh.
Range, Suspensi, hingga Bagasi
Alva Cervo juga mendapat catatan mengenai jarak tempuh. Motor ini disebut memiliki klaim jarak tempuh hingga 125 kilometer, tetapi pengalaman penggunaan menunjukkan angka tersebut sulit dicapai dalam kondisi berkendara bebas.
Baca Juga: Transfer Barcelona 2026: Gordon Resmi, Alvarez Dibidik Rp1,8 Triliun
Pemilik menyebut ada sejumlah kondisi yang harus dipenuhi agar jarak tempuh bisa mendekati 100 kilometer. Motor harus dikendarai sendirian, melewati jalan lurus dan mulus tanpa tanjakan, menggunakan mode Eco, serta menjaga kecepatan tidak lebih dari 30 kilometer per jam.
Jika salah satu kondisi tersebut tidak terpenuhi, menurut pengalaman pemilik, jarak 125 kilometer akan sulit dicapai.
Catatan berikutnya menyasar suspensi belakang. Saat motor digunakan sendirian, shock breaker belakang dianggap cukup keras. Kondisi tersebut disebut lebih terasa dibandingkan ketika motor digunakan berboncengan.
Baca Juga: Bursa Transfer 2026: Barcelona, MU hingga PSG Bergerak, Alvarez Jadi Rebutan
Posisi kaki penumpang juga dinilai kurang nyaman untuk perjalanan jauh. Menurut pengalaman istri pemilik, kaki terasa pegal. Pemilik menduga kondisi itu berkaitan dengan posisi step yang dianggap terlalu tinggi.
Selain itu, engsel jok disebut terasa goyang. Pemilik khawatir bagian tersebut dapat terlepas.
Cover baterai juga menjadi sorotan karena dianggap terlalu tipis. Padahal, baterai disebut memiliki harga yang cukup mahal sehingga pemilik menilai bagian penutup tersebut seharusnya memberikan rasa aman lebih baik.
Terakhir, bagian bagasi mendapat catatan meski ukurannya dinilai cukup lebar. Bentuk bagian tengah yang menonjol membuat tas berukuran besar sulit dimasukkan.
Helm juga disebut tidak dapat masuk ke bagasi tersebut. Menurut pengalaman pemilik, ruang penyimpanan itu lebih cocok digunakan untuk barang berukuran kecil.
Pemilik menegaskan daftar tersebut merupakan pengalaman penggunaan selama sekitar tiga bulan dengan jarak tempuh 478 kilometer. Ia juga membuka kemungkinan memperbarui daftar tersebut jika menemukan kekurangan lain pada Alva Cervo.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : Auto Setrum