Yadea Osta Punya Jarak Tempuh 150 Km, Harga Mulai Rp19,9 Juta

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 21:20 WIB
Yadea Osta menawarkan jarak tempuh 150 km, baterai 45 Ah, GPS, TCS, HDC, cruise control, dan harga mulai Rp19,9 juta. (Gemini AI)
Yadea Osta menawarkan jarak tempuh 150 km, baterai 45 Ah, GPS, TCS, HDC, cruise control, dan harga mulai Rp19,9 juta. (Gemini AI)

JAKARTA - Yadea Osta menjadi motor listrik terbaru yang menawarkan jarak tempuh hingga 150 kilometer dalam sekali pengisian. Skuter listrik ini juga membawa sejumlah fitur pintar dan keselamatan, mulai dari GPS tracking, OTA update, cruise control, TCS, HDC, hingga push assist.

Yadea Osta hadir dalam dua varian, yakni H dan P. Varian P menjadi tipe tertinggi yang dibekali baterai 72 volt 45 Ah atau setara 3,24 kWh.

Dalam ulasan kanal YouTube OTW Indonesia, Yadea Osta dinilai memiliki desain retro modern dengan garis bodi yang elegan. Warna bodinya juga terlihat seperti kombinasi dua warna dengan nuansa lembayung.

Baca Juga: Yadea Velux U Tembus 80 Km/Jam, Jarak Tempuh 130 Km

Bodi motor menggunakan teknologi anti-UV yang diklaim mampu menjaga warna agar tidak pudar selama lima tahun. Dimensinya memiliki panjang 1.890 mm, lebar 715 mm, tinggi 1.135 mm, serta wheelbase 1.330 mm.

Ground clearance motor tercatat 145 mm. Sementara tinggi jok mencapai 770 mm dengan desain jok yang dibuat pipih. Panjang jok mencapai 750 mm sehingga ruang untuk penumpang belakang disebut masih cukup lega.

Desain Retro dan Motor 1.500 Watt

Bagian depan Yadea Osta menggunakan lampu utama LED berbentuk heksagonal. Lampu sein juga sudah LED dengan desain yang menjadi salah satu ciri khas tampilan motor.

Baca Juga: Yadea G8S Pro Dipakai 2 Tahun, Biaya Listrik Cuma Rp50 Ribu tapi Ada Catatan Penting

Pada bagian pengereman, motor ini menggunakan rem cakram dengan kaliper dua piston. Ukuran bannya 90/90 ring 12. Rangka Yadea Osta juga disebut telah melalui pengujian hingga satu juta kali getaran.

Suspensi belakang menggunakan dual shock. Dalam pengujian, suspensinya dinilai cukup empuk untuk melewati jalan yang bergelombang dan memiliki banyak tambalan.

Motor listrik yang digunakan memiliki daya 1.500 watt dengan penggerak hub drive. Karakter tenaganya disebut halus dan bertahap sehingga dinilai cocok untuk penggunaan di perkotaan.

Baca Juga: Motor Listrik Yadea GT80 Dibanderol di Bawah Rp30 Juta, Punya Baterai 50 Ah dan Klaim Jarak 120 Km

Yadea Osta menyediakan tiga mode berkendara, yakni Eco, Sport, dan Free. Mode Eco memiliki kecepatan maksimum 47 km/jam, sedangkan mode Sport dapat mencapai sekitar 71 km/jam berdasarkan hasil pengujian.

Mode Free memungkinkan pengendara mengatur karakter tenaga melalui aplikasi Yadea. Selain itu, tersedia fitur T-Power yang memberikan tambahan tenaga ketika tuas gas ditarik dua kali.

Fitur tersebut disebut berguna saat membutuhkan akselerasi tambahan, terutama ketika menyalip kendaraan lain.

Baca Juga: Motor Listrik Yadea GT80 Dibanderol di Bawah Rp30 Juta, Punya Baterai 50 Ah dan Klaim Jarak 120 Km

Untuk kebutuhan harian, tersedia kompartemen depan yang cukup dalam. Area tersebut dapat digunakan menyimpan botol air mineral berukuran 600 ml dan dompet. Yadea juga menyediakan dua USB-C dan satu USB-A untuk pengisian perangkat.

Bagasi di bawah jok dinilai cukup untuk menyimpan charger dan masih menyisakan ruang untuk jas hujan. Pembukaan jok dapat dilakukan melalui tiga cara, yakni menggunakan kunci, tombol pada motor, atau aplikasi.

Punya Lima Fitur Keselamatan

Salah satu daya tarik Yadea Osta adalah fitur keselamatannya. Motor ini membawa traction control system (TCS) yang membantu menjaga traksi ketika melewati permukaan licin.

Baca Juga: 2 Tahun Pakai Yadea G8S Pro, Pengguna Bongkar Kelebihan dan Masalah Baterainya

Ada pula Hill Descent Control (HDC) yang membantu mengurangi laju motor ketika melewati turunan curam. Sistem tersebut bekerja dengan melakukan pengereman secara otomatis.

Fitur berikutnya adalah cruise control. Berdasarkan pengujian, cruise control dapat digunakan mulai kecepatan 42 km/jam. Pengendara cukup mengaktifkannya melalui tombol, kemudian motor mempertahankan kecepatan tanpa perlu terus menarik gas.

Yadea Osta juga memiliki push assist untuk membantu pengendara ketika mendorong motor, termasuk saat melewati area parkir yang menanjak. Kecepatannya dibatasi maksimal sekitar 5 km/jam.

Baca Juga: Review Yadea G8S Pro Setelah 2 Tahun: Baterai Jadi Catatan Penting

Selain itu, tersedia reverse mode yang memudahkan proses memundurkan motor tanpa perlu mengandalkan dorongan kaki.

Fitur pintar menjadi bagian lain yang ditonjolkan. Melalui aplikasi Yadea, pengguna dapat menyalakan dan mematikan motor, membuka jok, memantau posisi kendaraan melalui GPS, serta melakukan pembaruan software melalui OTA.

Yadea Osta juga mendukung geo-fencing dan navigasi yang dapat ditampilkan pada layar instrumen. Riwayat perjalanan dapat dipantau melalui aplikasi, termasuk jarak, kecepatan rata-rata, serta penggunaan baterai.

Baca Juga: 2 Tahun Pakai Yadea G8S Pro, Pengguna Bongkar Kelebihan dan Masalah Baterainya

Panel instrumen menggunakan layar TFT dan menampilkan berbagai informasi berkendara. Sistem tersebut juga mendukung screen mirroring untuk navigasi dari ponsel.

Yadea Osta dijadwalkan meluncur pada 2 April 2026. Harga varian H mulai Rp19,9 juta, sedangkan varian P dibanderol Rp24,8 juta.

Dengan jarak tempuh hingga 150 kilometer, baterai 45 Ah, serta fitur pintar dan keselamatan yang cukup lengkap, Yadea Osta dinilai cocok untuk mobilitas harian di dalam kota.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : OTW Indonesia
Yadea Indonesia Yadea Osta motor listrik 150 km motor listrik Yadea Motor listrik 2026