JAKARTA - Honda Vario 125 disulap menjadi motor bergaya Honda Zoomer oleh Katros Garage. Proyek custom ini mengubah sebagian besar bodi dan sasis agar tampil minimalis, sekaligus tetap nyaman digunakan pemiliknya untuk kebutuhan harian.
Honda Vario 125 custom Zoomer tersebut dibuat dengan konsep yang terinspirasi gaya Rukus atau Zoomer. Proses pengerjaannya tidak sekadar mengganti bodi, tetapi juga merombak konstruksi motor secara cukup masif.
Dalam proyek ini, sasis standar hanya digunakan sebagian. Bagian tengah hingga belakang dibuang dan dibuat ulang menggunakan pipa besi. Sementara area depan juga mendapat sejumlah penyesuaian untuk mengejar proporsi khas Zoomer.
Baca Juga: Diduga Kurang Konsentrasi Saat Melintas, Dua Honda Vario Bertabrakan di Jalan Masuk Ketanon
Katros Garage menyebut proyek tersebut dibuat untuk seorang pelanggan perempuan. Karena itu, aspek ergonomi dan penggunaan harian turut menjadi pertimbangan dalam menentukan desain.
Bodi Minimalis dan Tangki Dipindah
Salah satu ciri utama Honda Vario 125 custom Zoomer ini adalah area bawah jok yang dibuat kosong. Kondisi tersebut menyerupai konsep Honda Zoomer yang memperlihatkan bagian rangka dan ruang bawah dek.
Masalahnya, Vario standar menempatkan tangki bahan bakar di bawah jok. Untuk menyesuaikan konsep tersebut, posisi tangki kemudian dipindahkan ke bawah dek.
Baca Juga: Bingung Pilih Skutik? Ini 5 Rekomendasi Motor Matic Terbaik 2026, dari Honda Vario 160 hingga BeAT
Tangki baru dibuat khusus menggunakan plat galvanis. Bentuknya disesuaikan dengan ruang yang tersedia di bawah dek sehingga tetap dapat digunakan untuk mengisi bahan bakar dari bagian depan.
Bagian box depan juga menjadi salah satu komponen penting. Katros membuatnya ulang menggunakan plat galvanis dengan dimensi yang dijiplak dari box Honda Zoomer.
Box tersebut bukan digunakan sebagai tempat tangki bahan bakar. Fungsinya lebih kepada tempat berbagai perangkat elektrikal seperti aki, ECU, dan komponen kelistrikan lainnya.
Selain box depan, bagian dek juga menggunakan kombinasi material besi dan plastik. Kombinasi itu dibuat agar konstruksi tidak terlalu berat sekaligus menghasilkan sambungan yang tetap rapi.
Pakai Pelek Ring 12 dan Suspensi Aftermarket
Ubahan juga dilakukan pada bagian kaki-kaki. Pelek standar Vario berukuran ring 14 diganti dengan pelek monoblock aftermarket ring 12.
Untuk mendapatkan tampilan yang tetap padat, pelek ring 12 tersebut dipadukan dengan ban berprofil tebal. Ban yang digunakan berukuran 100/90 di depan dan 110/90 di belakang.
Baca Juga: Kurang Konsentrasi, Vario Tabrak PCX Pengendara Luka Ringan Dilarikan ke RSUD dr Iskak
Karena pelek tersebut bukan dibuat khusus untuk Vario, bagian gear belakang harus dikustom agar dapat terpasang pada motor.
Suspensi belakang juga diganti menggunakan produk aftermarket KTC. Katros membuat mounting baru untuk menyesuaikan konstruksi sasis yang sudah dibuat lebih rendah.
Sementara itu, bagian depan mendapatkan spakbor custom dari plat galvanis. Spakbor belakang dibuat lebih panjang untuk mendukung penggunaan harian, terutama ketika motor digunakan saat hujan atau melewati jalan becek.
Baca Juga: Kurang Konsentrasi, Vario Tabrak PCX Pengendara Luka Ringan Dilarikan ke RSUD dr Iskak
Sistem pengereman turut mendapat peningkatan. Selang rem diganti dengan produk aftermarket bermotif menyerupai karbon.
Untuk sektor penerangan, motor ini menggunakan dua lampu utama LED berukuran sekitar 3,5 inci. Lampu sein menggunakan produk aftermarket, sedangkan lampu belakang memakai LED 3-in-one yang ditanam pada sasis belakang.
Stang Naked hingga Knalpot Yamaha Bison
Karakter Zoomer semakin kuat berkat penggunaan stang model naked. Posisi stang dibuat sedikit lebih rendah dari bawaan Vario, tetapi menurut Katros masih terasa seperti mengendarai motor matic pada umumnya.
Baca Juga: Bingung Pilih Skutik? Ini 5 Rekomendasi Motor Matic Terbaik 2026, dari Honda Vario 160 hingga BeAT
Panel instrumen juga diganti dengan speedometer aftermarket berukuran kecil. Tujuannya menyesuaikan tampilan minimalis pada area kokpit.
Bagian jok dibuat lebih kecil sehingga motor ini tidak dirancang untuk membawa penumpang. Material jok menggunakan dua jenis bahan untuk memberikan perbedaan tekstur.
Sentuhan terakhir terlihat pada sistem pembuangan. Katros menggunakan silencer dari knalpot Yamaha Bison, kemudian bagian cover dan leher knalpot disesuaikan kembali.
Baca Juga: Bingung Pilih Skutik? Ini 5 Rekomendasi Motor Matic Terbaik 2026, dari Honda Vario 160 hingga BeAT
Leher knalpot dibuat menggunakan stainless steel. Bagian silencer juga mendapat penyesuaian dan tambahan glass wool untuk menghasilkan suara yang tetap bertenaga tanpa terdengar terlalu kasar.
Sempat mengalami kendala ketika akan dihidupkan, motor akhirnya kembali normal setelah aki lama yang sudah soak diganti. Setelah seluruh proses perakitan selesai, Honda Vario 125 tersebut resmi tampil sebagai motor custom bergaya Zoomer.
Hasil akhirnya menggabungkan bodi minimalis, sasis terbuka, pelek ring 12, serta sejumlah komponen custom untuk menciptakan karakter yang berbeda dari Vario standar.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : Atenx Katros