Honda EM1 e Jadi Motor Listrik Resmi AHM, Ini Spek dan Harga Terbarunya

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 20:20 WIB
Honda EM1 e merupakan motor listrik resmi AHM dengan desain futuristik, kecepatan hingga 49 km/jam dan pilihan varian standar serta Plus.(pinterest)
Honda EM1 e merupakan motor listrik resmi AHM dengan desain futuristik, kecepatan hingga 49 km/jam dan pilihan varian standar serta Plus.(pinterest)

JAKARTA - Honda EM1 e hadir sebagai motor listrik yang dipasarkan secara resmi oleh PT Astra Honda Motor (AHM) di Indonesia. Motor ini menawarkan desain futuristik, bodi ramping, serta karakter berkendara yang dibuat untuk kebutuhan mobilitas harian.

Honda EM1 e tersedia dalam dua pilihan, yaitu EM1 e dan EM1 e Plus. Perbedaan kedua varian tersebut terletak pada bagian belakang. Versi Plus sudah dilengkapi dudukan untuk memasang box, sedangkan versi standar tidak memiliki komponen tersebut.

Motor ini sepenuhnya menggunakan tenaga listrik dan bukan kendaraan hybrid. Dari sisi desain, Honda membuat tampilan EM1 e berbeda dari motor bermesin bensin. Meski begitu, dimensinya yang ramping membuatnya sekilas mengingatkan pada Honda BeAT.

Salah satu bagian yang terlihat menonjol adalah dek yang cukup lebar. Area tersebut memberikan ruang pijakan yang lebih luas sehingga tetap nyaman untuk pengendara dengan postur tubuh besar atau tinggi.

Full LED dan Panel Instrumen Sederhana

Honda EM1 e mengusung lampu full LED. Lampu utama berada di bagian bawah, sedangkan lampu jauh ditempatkan di bagian atas. Di bagian depan juga terdapat DRL dan lampu sein LED.

Baca Juga: Logam Mulia Galeri 24 Pegadaian: Kelebihan dan Kekurangan Sebelum Investasi

Desain lampunya dibuat cukup modern dengan sejumlah detail berbahan metal yang sudah dipoles. Pelek depan menggunakan ukuran ring 12 dengan ban 90/90. Sementara bagian belakang memakai ring 10 dengan ban 100/90.

Untuk pengereman, bagian depan sudah menggunakan cakram dengan perangkat Nissin. Namun, rem belakang masih mengandalkan tromol. Honda juga membekali motor ini dengan standar samping dan standar tengah.

Suspensi depan menggunakan model teleskopik. Di bagian belakang terdapat dua shockbreaker tanpa subtank maupun pengaturan tambahan. Swing arm yang digunakan terlihat kokoh, sementara foot step untuk penumpang menggunakan bahan aluminium.

Beralih ke dashboard, Honda EM1 e masih memakai kunci konvensional dan belum menggunakan keyless. Terdapat port USB dengan keluaran 2,1 ampere serta ruang penyimpanan kecil di bagian depan.

Panel instrumennya berbentuk bulat dengan layar LCD. Informasi yang tersedia mencakup kecepatan, odometer, trip meter, jam, serta indikator kapasitas baterai.

Di bawah jok terdapat kompartemen baterai. Honda EM1 e menggunakan satu baterai dengan bobot sekitar 10 kilogram. Ukuran baterai tersebut membuat ruang penyimpanan di bawah jok menjadi terbatas.

Kecepatan Maksimal 45 Km/Jam

Dalam pengujian, Honda EM1 e memiliki karakter berkendara yang cukup nyaman. Tarikan motor terasa halus ketika tuas gas diputar dan tidak memberikan hentakan berlebihan.

Baca Juga: Perbedaan Emas Antam UBS dan Galeri 24, Ini Kelebihan serta Kekurangannya

Handling-nya juga dinilai lincah. Suspensi depan dan belakang terasa nyaman ketika digunakan. Bahkan, reviewer menilai kenyamanan suspensi Honda EM1 e lebih baik dibandingkan Honda BeAT berdasarkan pengalaman berkendaranya.

Namun, performa menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan. Honda EM1 e memiliki klaim kecepatan maksimal sekitar 45 km per jam pada mode Standard. Ketika diuji, motor ini mampu mencapai sekitar 49 km per jam.

Jika menggunakan mode Eco, kecepatannya menjadi lebih rendah, yakni sekitar 30 km per jam. Karakter tersebut membuat Honda EM1 e lebih sesuai untuk perjalanan dengan kecepatan rendah hingga menengah.

Untuk pengisian baterai, tersedia dua metode. Pengguna dapat melakukan battery swap atau mengisi baterai sendiri di rumah. Namun, charger tidak termasuk dalam paket penjualan sehingga harus dibeli secara terpisah.

Dari sisi harga, Honda EM1 e disebut berada di kisaran Rp40 jutaan, sedangkan varian Plus memiliki harga sekitar Rp4,5 juta lebih tinggi dalam informasi yang disampaikan reviewer. Namun, harga tersebut masih berkaitan dengan skema subsidi pemerintah.

Reviewer juga menemukan harga di marketplace yang berada di kisaran Rp30 jutaan. Perbedaan tersebut disebut kemungkinan berasal dari harga setelah mendapatkan potongan subsidi.

Dengan desain modern, handling lincah, dan kenyamanan suspensi, Honda EM1 e menawarkan pendekatan berbeda di segmen motor listrik. Namun, calon pembeli tetap perlu memperhitungkan kecepatan maksimal yang terbatas serta biaya charger yang belum masuk dalam paket pembelian.

Editor : Maylanni Diana Fitri
motor listrik Honda Honda EM1 e Honda EM1 e Plus Astra Honda Motor motor listrik