TULUNGAGUNG- Chery Tiggo Cross menjadi salah satu SUV yang menawarkan kelengkapan fitur dengan banderol di bawah Rp300 juta. Mobil ini merupakan penerus Chery Tiggo 5X yang mendapat pembaruan desain, fitur, hingga teknologi keselamatan.
Dalam video ulasan Fitra Eri, Chery Tiggo Cross disebut memiliki ukuran yang cukup besar di kelasnya. Panjang bodinya mencapai 4,3 meter dengan lebar lebih dari 1,8 meter. Dimensi tersebut membuat kabin dan ruang bagasinya terasa lega.
Dari sisi desain, Chery memberikan sentuhan yang cukup kuat. Bagian depan menggunakan grille berbentuk shield yang disebut terinspirasi dari harimau yang sedang mengaum. Lampu depan mengusung filosofi tiger claw dengan tiga elemen di sisi kanan dan kiri.
Desain belakang juga mengambil inspirasi dari belang harimau. Detail tersebut dipadukan dengan panel kaca berwarna hitam yang memanjang hingga bagian belakang sehingga tampilannya terlihat lebih modern.
Fitur eksterior lainnya juga cukup lengkap. Chery Tiggo Cross sudah menggunakan sunroof sebagai fitur standar, antena shark fin, serta roof rail yang dapat digunakan untuk membawa roof box.
Di bagian belakang, mobil ini dilengkapi spoiler, wiper, elemen pemanas kaca, sensor parkir, dan kamera mundur. Kamera tersebut terintegrasi dengan tiga kamera lain di bagian depan dan samping sehingga menghasilkan sistem kamera 360 derajat.
Ruang bagasi menjadi salah satu keunggulan lainnya. Selain berukuran lega, bagian bawah bagasi masih menyediakan tempat untuk ban serep model space saver. Menurut ulasan tersebut, mobil ini juga menyediakan ruang tambahan setelah bangku belakang dilipat sehingga kapasitas angkut bisa lebih dari 1.000 liter.
Kabin belakang turut mendapat perhatian. Dengan tinggi pengemudi 177 sentimeter, ruang kaki dan ruang kepala di baris kedua masih terasa lega. Jok menggunakan material perforated dan bagian trim tidak seluruhnya berupa panel keras karena terdapat material lembut pada sejumlah bagian.
Masuk ke depan, Chery Tiggo Cross menggunakan dua layar digital. Masing-masing berfungsi sebagai layar infotainment dan panel instrumen. Layar tersebut berukuran 10,25 inci.
Meski mengandalkan teknologi digital, Chery masih mempertahankan sejumlah tombol fisik. Tombol untuk audio, volume, kamera 360 derajat, menu, dan home tetap tersedia. Panel pengaturan AC juga dipisahkan dari layar infotainment sehingga pengemudi dan penumpang depan dapat mengatur suhu melalui panel masing-masing.
Mobil ini menggunakan rem parkir elektrik dengan auto hold. Setir sudah memiliki pengaturan tilt dan telescopic. Infotainment juga mendukung Apple CarPlay dan Android Auto.
Baca Juga: Chery Omoda E5 Tembus 472 Km, Lewati Klaim Jarak Tempuh 430 Km
Salah satu sektor yang paling menonjol adalah fitur keselamatan. Chery Tiggo Cross memiliki total 15 fungsi ADAS. Di antaranya adaptive cruise control, lane keep assist, traffic jam assist, rear collision warning, blind spot detection, forward collision warning, automatic emergency braking, lane departure warning, hingga rear cross traffic braking.
Traffic jam assist memungkinkan mobil mengikuti kondisi lalu lintas dalam situasi kemacetan. Sementara adaptive cruise control dapat menjaga laju kendaraan dengan mengikuti mobil di depan.
Fitur lain yang tersedia antara lain intelligent high beam, ambient light dengan tujuh pilihan warna, intelligent voice assistance, serta intelligent high beam. Mobil ini juga memiliki teknologi internet of vehicle yang memungkinkan kendaraan terhubung dengan gadget melalui aplikasi.
Dari sisi mesin, Chery Tiggo Cross menggunakan mesin bensin 1.500 cc empat silinder. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 116 PS dan torsi 138 Nm yang disalurkan ke roda depan melalui transmisi CVT.
Saat dikendarai, karakter suspensinya disebut cukup lembut. Unit yang diuji memang memiliki tekanan ban sekitar 42-45 PSI, lebih tinggi dibanding tekanan yang disebut berada di kisaran 30-an PSI, sehingga masih terasa getaran kecil dari permukaan jalan.
Baca Juga: Chery Omoda 5 RZ Diuji di Jakarta-Bogor, Konsumsi BBM Tembus 10,65 Km per Liter
Meski demikian, kabin dinilai cukup tenang. Pada kecepatan 70 hingga 90 kilometer per jam, suara angin masih minim. Sistem ADAS juga terasa bekerja halus ketika mobil keluar jalur dengan memberikan peringatan sekaligus sedikit input pada setir.
Konsumsi bahan bakar pada unit yang telah menempuh sekitar 600 kilometer tercatat 9,3 liter per 100 kilometer. Setelah digunakan dalam kondisi berkendara lebih santai, angkanya turun hingga sekitar 6,6-6,7 liter per 100 kilometer.
Dengan kabin lega, ground clearance tinggi, fitur keselamatan yang lengkap, mesin 1.500 cc, serta berbagai fitur kenyamanan, Chery Tiggo Cross dinilai menawarkan value for money yang kuat bagi konsumen yang mencari SUV untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh dengan anggaran di bawah Rp300 juta.
Editor : Syarifatul InsaniyahSumber : Diolah dari berbagai sumber