Gesits Motor Listrik Buatan Indonesia Dibanderol Rp27,5 Juta, Sekali Cas Bisa 50 Km

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 18:20 WIB
Gesits motor listrik dibanderol Rp27,5 juta. Simak spesifikasi baterai, jarak tempuh, mode berkendara, fitur, dan biaya pengisian dayanya. (Gemini AI)
Gesits motor listrik dibanderol Rp27,5 juta. Simak spesifikasi baterai, jarak tempuh, mode berkendara, fitur, dan biaya pengisian dayanya. (Gemini AI)

JAKARTA - Gesits motor listrik buatan Indonesia kembali mendapat perhatian setelah melalui pengembangan dari versi prototipe. Motor listrik ini kini dipasarkan dengan harga sekitar Rp27,5 juta dan menawarkan sejumlah fitur, termasuk tiga mode berkendara, baterai yang dapat dilepas, fitur mundur, serta koneksi ke smartphone.

Dalam pengembangannya, produksi dan distribusi Gesits disebut dipegang oleh Wika Industri Manufaktur. Motor ini menggunakan sejumlah komponen yang dikembangkan untuk kebutuhan kendaraan listrik, termasuk baterai dan motor penggerak.

Dari sisi desain, tampilan Gesits dinilai jauh lebih rapi dibandingkan versi prototipe yang sebelumnya diperlihatkan. Bagian depan dilengkapi lampu DRL sekaligus lampu sein. Lampu utama menggunakan proyektor dan disebut mampu memberikan penerangan yang terang.

Baca Juga: Gesits Raya G Dibanderol Rp27,99 Juta, Bisa Tempuh 60 Km dan Tambah Baterai

Konstruksi motor juga dibuat dengan mempertimbangkan kebutuhan pengguna yang ingin melakukan modifikasi. Bagian tengah motor menggunakan konstruksi yang membuat penggantian ban, pelek, maupun komponen aftermarket lebih mudah dilakukan.

Gesits menggunakan baterai lithium 72 volt dengan kapasitas 19,4 Ah. Baterai tersebut memiliki bobot sekitar 8 kilogram dan dapat dilepas untuk diisi daya di dalam rumah. Pengisian dari kondisi kosong hingga penuh membutuhkan waktu sekitar tiga sampai empat jam.

Baterai juga dilengkapi sistem yang disebut mampu memberikan perlindungan ketika terjadi pengisian berlebih. Indikator pada baterai membantu pengguna mengetahui kondisi pengisian tanpa harus menyalakan motor.

Dalam penggunaan normal, satu baterai diklaim mampu menempuh jarak sekitar 50 kilometer. Namun, hasil pengujian menunjukkan jarak tersebut sangat bergantung pada mode berkendara dan gaya pengguna dalam membuka gas.

Baca Juga: Gesits Raya G Dibanderol Rp27,99 Juta, Punya Jarak Tempuh 60 Km

Gesits menyediakan tiga mode berkendara, yakni Eco, Urban, dan Sport. Mode Eco digunakan untuk berkendara lebih santai dan hemat energi, sedangkan Urban berada di antara mode hemat dan performa. Mode Sport memberikan respons dan tenaga yang lebih besar, tetapi konsumsi baterainya juga meningkat.

Dalam pengujian yang diceritakan dalam video, mode Sport dengan penggunaan agresif hanya menghasilkan jarak sekitar 31 kilometer. Sebaliknya, penggunaan yang lebih santai dapat menghasilkan jarak hingga sekitar 58 kilometer.

Motor listrik Gesits menggunakan motor BLDC atau brushless DC dengan tenaga nominal 2 kW dan kemampuan hingga 5 kW. Torsinya mencapai 30 Nm. Karakter tenaga terasa kuat pada putaran awal sehingga memberikan respons yang cukup cepat ketika gas dibuka.

Kecepatan maksimum juga berbeda tergantung mode. Dalam pengujian tanpa beban, motor dapat melaju lebih tinggi dibandingkan angka klaim yang disebutkan untuk masing-masing mode. Namun, performa tersebut sangat bergantung pada kondisi baterai dan cara berkendara.

Baca Juga: Gesits Raya Bekas Rp10 Juta, Nyaman Dipakai tapi Penyusutannya Bikin Geleng Kepala

Salah satu keunggulan lain adalah posisi motor listrik yang berada di bagian tengah, bukan pada hub roda. Konstruksi ini membuat motor penggerak tidak langsung menerima benturan ketika melewati jalan rusak. Gesits juga menggunakan belt sebagai penggerak roda belakang.

Fitur yang tersedia cukup beragam. Panel instrumen dapat menyesuaikan tampilan siang dan malam. Pengguna juga bisa melihat informasi baterai, jarak tempuh, temperatur, serta mode berkendara.

Motor ini dapat terhubung dengan smartphone melalui Bluetooth. Aplikasinya memungkinkan pengguna memantau kondisi baterai, estimasi jarak, temperatur, mode berkendara, hingga informasi diagnostik kendaraan.

Baca Juga: Gesits, Pionir Motor Listrik Indonesia yang Berawal dari Kolaborasi ITS dan Garansindo

Gesits juga memiliki fitur mundur dengan kecepatan rendah. Fitur tersebut dapat membantu ketika motor harus dikeluarkan dari area parkir atau lokasi yang sulit untuk didorong secara manual.

Dari sisi biaya operasional, penggunaan listrik disebut jauh lebih murah. Dengan kapasitas baterai sekitar 1,4 kWh dan asumsi tarif listrik Rp1.500 per kWh, biaya pengisian penuh berada di kisaran Rp2.000.

Meski demikian, motor ini masih memiliki keterbatasan. Jarak tempuh sekitar 50 kilometer membuat pengguna harus memperhitungkan rute sebelum berkendara. Pengisian ulang selama sekitar tiga hingga empat jam juga jauh lebih lama dibandingkan mengisi bensin.

Baca Juga: Gesits Rayan Dibanderol di Bawah Rp21 Juta, Sekali Cas Diuji Tembus 41 Km

Salah satu solusi yang ditawarkan adalah menggunakan dua baterai. Dengan dua baterai, jarak tempuh secara teoritis dapat bertambah. Namun, penggunaan baterai tambahan juga mengurangi ruang penyimpanan di bawah jok.

Dengan harga sekitar Rp27,5 juta, Gesits menawarkan motor listrik buatan Indonesia dengan fitur yang cukup lengkap. Keunggulannya terletak pada biaya operasional rendah, fitur berkendara yang beragam, serta karakter motor listrik yang senyap dan responsif. Namun, keterbatasan jarak tempuh dan waktu pengisian tetap menjadi pertimbangan sebelum menggunakannya sebagai kendaraan harian.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : OTOMOTIF TV
Gesits Motor Listrik Gesits motor listrik indonesia kendaraan listrik motor listrik