JAKARTA - Gesit Raya bekas keluaran 2023 kini bisa ditemukan dengan harga sekitar Rp10 juta. Motor listrik ini menawarkan kenyamanan berkendara, suspensi empuk, serta konsumsi baterai yang diklaim lebih irit dibanding Gesits G1. Namun, penyusutan harga menjadi salah satu catatan yang disorot setelah motor digunakan sekitar dua tahun.
Dalam ulasan tersebut, Gesit Raya dibandingkan dengan Gesits G1. Perbedaan utamanya berada pada sistem penggerak dan kontroler. Gesit Raya menggunakan dinamo 1.500 watt dengan kontroler EM50, sedangkan Gesits G1 memakai motor dan kontroler yang lebih besar.
Karakter tersebut membuat performa Gesit Raya tidak sekuat G1. Tenaganya disebut cukup untuk penggunaan dalam kota, terutama ketika digunakan di jalan lingkungan atau perkampungan.
Baca Juga: Gesits Raya G Dibanderol Rp27,9 Juta, Top Speed 70 Km/Jam dan TKDN 60 Persen
Dari sisi desain, Gesit Raya membawa tampilan yang menyerupai skuter konvensional. Bagian depan dilengkapi lampu dengan lampu jauh berada di tengah, sedangkan lampu dekat berada di bagian samping. Lampu sein menggunakan model running.
Kaki-kaki depan menggunakan rem cakram dengan kaliper double piston. Peleknya disebut memiliki kemiripan dengan Vario. Namun, salah satu persoalan yang ditemukan adalah seal pada bagian depan yang mudah mengalami kebocoran.
Gesit Raya juga memiliki dek yang cukup luas. Posisi berkendara terasa agak selonjor sehingga dianggap nyaman. Joknya lebar dan posisi jok dengan pijakan membuat pengendara tidak terasa terlalu jongkok.
Baca Juga: Gesits Kembali Ngegas, Motor Listrik Lokal Ini Punya Jarak Tempuh hingga 100 Km
Suspensi Jadi Salah Satu Kelebihan
Ketika digunakan untuk berkendara, suspensi menjadi bagian yang paling mendapat apresiasi. Suspensi depan dan belakang dinilai empuk. Bagian belakang bahkan disebut sangat nyaman ketika melintasi jalan yang tidak rata.
Kenyamanan tersebut menjadi salah satu keunggulan Gesit Raya dibandingkan motor lain yang pernah digunakan dalam pengujian. Handling juga dinilai enak dan karakter berkendaranya disebut mirip Vario.
Sistem penggeraknya menggunakan mid drive, bukan hub drive. Konstruksi ini membuat roda belakang lebih mudah diganti ketika mengalami kerusakan atau masalah pada pelek. Bagian penggerak juga menggunakan belt yang masih dapat dikustomisasi menggunakan komponen lain atau diganti dengan rantai.
Baca Juga: Gesits, Pionir Motor Listrik Indonesia yang Berawal dari Kolaborasi ITS dan Garansindo
Untuk baterai, Gesit Raya menggunakan baterai standar Gesits. Klaim jarak tempuhnya mencapai 60 kilometer untuk satu baterai. Namun, dalam penggunaan nyata, jarak efektif disebut kemungkinan berada di kisaran 50 kilometer lebih, tergantung cara berkendara.
Karakter baterainya dianggap lebih hemat karena motor menggunakan dinamo 1.500 watt dan kontroler yang lebih kecil. Konsekuensinya, tarikan tidak sekuat Gesits G1.
Meski demikian, karakter tersebut justru dianggap sesuai untuk penggunaan santai. Gesit Raya dinilai cukup nyaman digunakan untuk perjalanan dalam kota dengan kecepatan yang tidak terlalu tinggi.
Baca Juga: Gesits Raya G Dibanderol Rp27,99 Juta, Punya Jarak Tempuh 60 Km
Harga Bekas Jadi Perhatian
Catatan paling besar dalam ulasan Gesit Raya justru bukan soal kenyamanan atau performa, melainkan nilai jual kembali. Unit keluaran 2023 yang ketika baru berada di kisaran Rp23 juta hingga Rp25 juta kini disebut bisa didapatkan sekitar Rp10 juta dalam kondisi bekas.
Penyusutan tersebut menjadi pertimbangan ketika membandingkan klaim penghematan motor listrik dengan kendaraan bermesin bensin. Dalam ulasan itu, penghematan biaya bahan bakar dihitung sekitar Rp300 ribu per bulan sebagai ilustrasi.
Dengan demikian, penghematan penggunaan listrik perlu dilihat bersama penurunan harga kendaraan. Motor listrik memang tidak membutuhkan penggantian oli dan memiliki biaya operasional yang berbeda, tetapi nilai jual kembali juga menjadi faktor penting.
Baca Juga: Gesits Raya G Dibanderol Rp27,9 Juta, Top Speed 70 Km/Jam dan TKDN 60 Persen
Selain itu, ulasan tersebut menyoroti bahwa klaim jarak tempuh tidak selalu sama dengan kondisi penggunaan sebenarnya. Gaya berkendara sangat menentukan konsumsi baterai. Penggunaan lebih agresif akan membuat daya lebih cepat berkurang.
Secara keseluruhan, Gesit Raya dinilai memiliki kenyamanan, suspensi, handling, dan konsumsi energi yang cukup untuk penggunaan dalam kota. Namun, calon pembeli motor listrik bekas tetap perlu memperhitungkan kondisi baterai, komponen kaki-kaki, serta penyusutan harga sebelum membeli.a
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : Ikhsan Jumaris